Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 31


__ADS_3

" Siapa juga yang mau sama cewek yang bawelnya kebangetan kayak kamu ." Ketus Ifan .


Alifa yang sudah merasa sangat kesal dengan tingkah sahabat dan kakaknya ,pergi begitu saja meninggalkan mereka .


" Tuh... liat gara-gara kamu , Alifa jadi ninggalin aku kan ,dasar ngeselin ." Oceh Aila .


" Alifa tunggu ." Panggil Aila ,Dia pun mempercepat langkahnya agar bisa mengejar Alifa .


" Selalu... aja aku yang di salahin , selalu... aja aku yang di tinggalin , mereka emang bener-bener ya ." Oceh Ifan , dengan wajah kesal dia menyusul Alifa dan Aila ke kantin .


Wajah tampan Ifan mampu membuat para pecinta cogan berteriak histeris saat melihat Ifan tengah berjalan di koridor kampus , begitu pun dengan Alifa yang tak kalah cantik , banyak pasang mata yang memperhatikannya .


Alifa yang berjalan dengan rasa kesal yang masih memuncak membuatnya tak memperhatikan jalan sehingga dia tidak sengaja menabrak seseorang hingga terpental . Begitu juga dirinya .


" Aduh maaf ya... aku tidak sengaja ." Alifa mendekati perempuan itu .


Mengulurkan tangan untuk membantynya berdiri .


" Kamu tak apa ?" Tanya Alifa .


Setelah mengibaskan rok nya perempuan itu mendongak .


Deg


Alifa terbalalak saat menatap perempuan di hadapannya . Tubuhnya terpaku .


Dia tak percaya bisa bertatap muka secara langsung dengan perempuan yang selama ini mengganggu pikirannya dan mengusik ketenangannya .


" Bukankah dia perempuan yang bersama Kak Fardan di maal dan di cafe waktu itu ,kenapa dia bisa ada disini ???" Batin Alifa sembari terus menatap perempuan cantik di hadapannya .


" Aku tidak apa-apa ." Jawab perempuan itu sembari tersenyum ramah ,membuat Alifa tersadar dari keterkejutannya .


" Eh... syukurlah kalau begitu ,sekali lagi aku minta maaf ." Ucap Alifa mencoba menutupi keterkejutannya .


" Iya tidak masalah ,lagian ini bukan sepenuhnya salahmu ,tadi aku berjalan dengan cepat ,jadi aku juga minta maaf ."


" Oh ya ,kamu siswa baru disini ya..."


" Iya ." Jawab Alifa .


" Kalau begitu... kenalin aku Erlin , aku salah satu dosen di kampus ini ." Ucap Erlin sambil tersenyum ramah .


" Aku Alifa ." Ucap Alifa sambil menerima uluran tangan Erlin .


" aku tidak menyangka bisa bertemu dengannya sekarang , dan gadis ini sangat cantik , pantas saja Fardan sangat mencintainya ." Gumam Erlin dalam hati .


" Ya sudah ,aku pergi dulu ." Erlin pun pergi .


" Siapa sebenarnya gadis itu , apa benar dia kekasih Kak Fardan ??? tapi jika itu benar ,pantas saja Kak Fardan mencintainya , sepertinya dia gadis yang baik , cantik lagi ." Oceh Alifa bicara sendiri . Dia pun kembali melangkahkan kakinya menuju kantin dan entah kenapa saat ini perasaannya tak karuan semenjak bertemu dengan gadis yang bernama Erlin .


Sesampainya di kantin , Alifa memilih duduk di kursi yang ada di sudut ruangan itu agar lebih nyaman .


" Kok kamu ninggalin aku sih Lif ?." Tanya Aila yang kini sudah mendudukan tubuhnya di kursi kosong di samping Alifa . Namun yang di tanya malah melamun , Alifa masih kepikiran dengan pertemuan yang tak sengaja dengan gadis yang menurut dia kekasih suaminya .

__ADS_1


" Hei... Alifa... " Panggil Aila dengan agak berteriak , membuat lamunan Alifa buyar .


" Ck... Apaan sih... bisa gak , kalau gak teriak-teriak ." Ketus Alifa dengan wajah di tekuk .


" Abisnya kamu sih ngeselin banget , udah ninggalin aku dan sekarang malah melamun tanpa menghiraukan keberadaanku ." Oceh Aila .


" Buat apa aku nungguin orang yang lagi sibuk bertengkar ." Ucap Alifa .


" Hmm baiklah ,aku tau aku salah ."


" Kamu masih belum pesan makanan ? " Tanya Aila lagi .


" Belum ." Jawab Alifa singkat .


" Ya udah aku pesan kan dulu , kamu mau makan apa ? " Tanya Aila .


" Samakan saja denganmu ." Jawab Alifa sambil melihat handphone nya , karena dia mendapat pesan dari suami tampan nya .


" Oke..." Aila pun memanggil pelayan kantin untuk memesan makanan mereka .


{ Kak Fardan }


" Satu jam lagi aku akan menjemputmu ."


{ Istri Impian... }


" Baiklah... aku tunggu ." Balas pesan Alifa .


Ya... Fardan sudah mengubah nama kontak Alifa dengan " Istri Impian..." karena selama ini dia bermimpi untuk bisa menikah dengan gadis yang sangat di cintainya .


Tiba-tiba seorang pemuda tampan berjalan menghampiri mereka .


Siapa lagi kalau bukan Ifan . Dia pun mendudukkan tubuhnya di samping kanan Alifa .


" Seneng banget kamu ya Lif , ninggalin kakak tampanmu ini ." Oceh Ifan .


" Dari pada Kak Ifan ngoceh gak jelas , mendingan Kak Ifan pesan makanan ya kan... " Ucap Alifa .


" Udah gak nafsu makan ." Ifan memperlihatkan wajah kesalnya .


" Owh... ya udah ." Jawab Alifa .


" Kok jawabnya gitu doang sih... dasar adik gak peka ." Batin Ifan .


Ifan yang sebenarnya merasa sangat lapar , akhirnya memesan makanan .


" Katanya gak nafsu makan ." Ledek Alifa .


" Gak nafsu makannya gak jadi ." Ucap Ifal dengan wajah di tekuk .


Alifa yang melihat wajah Ifan yang terlihat di tekuk hanya tersenyum kecil .


" Kenapa senyum-senyum , naksir ya... " Ucap Ifan kesal melihat Alifa tersenyum .

__ADS_1


" Dih... ge er amet , maaf ya... aku dah punya suami ."


" Ya... kali aja selama ini kamu diam-diam suka sama aku ,tapi sayangnya kamu malah nikah sama Kakakku ." Ucap Ifan dengan begitu pede nya .


" Bukannya kebalik ya... " Kali ini Aila yang angkat bicara .


Deg


Seketika mulut Ifan menjadi bungkam mendengar ucapan Aila , bahkan jantungnya terasa sesak , karena ucapan Aila memang benar adanya .


" Kenapa dia bisa tau , tapi mana mungkin... atau dia hanya menebak saja ." Batin Ifan .


" Kenapa diam , benar begitu kan..." Lanjut Aila .


" Ya... kamu memang benar ." Ucap Ifan dengan begitu santainya .


Deg


Kali ini Aila yang merasakan sesak di dadanya , pasalnya selama ini dia diam-diam menaruh rasa pada cowok tampan di depannya , namun sayangnya orang yang di cintainya malah mencintai sahabat baiknya yaitu Alifa .


Sedangkan Alifa hanya bersikap biasa saja seolah tidak terjadi apa-apa , karena menurutnya Ifan hanya bercanda saja , jadi tidak bisa di percaya .


" Alifa kan adik kesayanganku, jadi tentu saja aku menyukainya sebagai adik , tidak lebih ." Jelas Ifan sembari tersenyum manis .


" Benarkah... " Tanya Aila memastikan .


" Tentu saja ." Jawab Ifan .


Jawaban Ifan membuat Jantung Aila berdetak dengan semestinya dan rasa seseak itu mulai hilang dengan sendirinya .


Setelah selesai makan , mereka pun langsung pergi menuju parkiran kampus .


" Lif ,kamu gak ingin pulang bareng aku , apa kamu tidak ingin berkunjung ke rumah untuk menemui bunda , aku yakin bunda pasti senang kalau kamu datang ." Ucap Ifan .


" Sebenarnya sih aku ingin... sekali pulang ke rumah , tapi... " belum selesai Alifa bicara ,tiba-tiba sebuah mobil mewah sudah berhenti tepat di depan mereka .


-


-


-


-


-


Maaf ya... author baru bisa up .


Maklum lah... author sibuk di dunia nyata .


Jadi author mohon maaf sebesar besarnya .


Dan terima kasih... karena kalian masih setia menunggu kelanjutan dari novelku.

__ADS_1


**JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE KOMEN DAN VOTE .


TERIMA KASIH...😊😊😊**


__ADS_2