Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 27


__ADS_3

" Jangan menatapku seperti itu , atau kamu mau aku colek matamu ." Ancam Fardan .


" Kamu ini kenapa sih , senang sekali mengancamku ." Gerutu Kevin .


" Oh ya , kenapa kamu menerima tawaran Om Riko untuk menjadi Ceo di perusahaan ini ." Tanya Kevin penasaran .


" Sebenarnya aku ingin sekali menolak , tapi aku tidak mau ayah kecewa ." Jelas Fardan .


" Lalu bagaimana dengan perusahaan papamu , bukankah beliau juga akan menyerahkan perusahaan itu terhadapmu ."


" Kalau soal perusahaan papa ,nanti aku akan bicara dengannya , aku yakin papa pasti mau mengerti keadaanku ."


" Iya juga sih , lalu... bagaimana dengan malam pertamamu , pasti seru kan..." Goda Kevin .


" Seru apanya ,dia saja tidak mencintaiku ,mana mungkin aku melakukan hal lebih terhadapnya ." Batin Fardan .


" Hei kok malah bengong sih... pasti lagi mikirin yang tadi malam kan..." Goda Kevin lagi .


" Kamu ini tidak tau atau pura-pura tidak tau sih ." Ucap Fardan kesal .


" Maksudmu ."


" Menghela napas panjang . Kamu kan tau sendiri kalau dia tidak mencintaiku ."


" Jadi...kamu tidak..."


" Apa ??? Dasar otak mesum ." Fardan melototkan matanya terhadap Kevin .


" Santai bro... gak usah melotot gitu kali , nanti kalau matanya keluar , entar aku yang repot lagi ." Canda Kevin .


" Sialan kamu... " Umpat Fardan dan ...


Bug


Satu lemparan bantal sofa berhasil mendarat di wajah tampan kevin , membuat Fardan tertawa lepas merasa menang karena kekesalannya terbalaskan .


" Seneng banget kamu ngelemparin bantal ke wajah tampanku ." Sinis Kevin dengan kesal .


" Mau sampai kapan kamu ketawa seperti itu ."


" Sampai aku puas lah... "


" Lah... terus kapan kita berangkatnya kalau kamu ketawa terus , kita akan ada temu janji sama klien sekarang ."


" Ah iya , hampir aja lupa ."


" Bukan lupa lagi ,tapi emang udah lupa ." Cibir Kevin .


" Kebisaan..." Batin Kevin .


-----


Alifa tengah duduk santai di sofa yang berada di ujung kamarnya sambil membaca novel di aplikasi Mangatoon .


Tiba-tiba Alifa mendengar kalau bel rumahnya berbunyi .


" Sepertinya ada tamu ." Ucap Alifa sembari beranjak dari duduknya .


Alifa pun bergegas turun ke lantai bawah dan langsung berjalan menuju pintu depan . Saat Alifa membuka pintu itu Alifa melihat lima wanita paruh baya tengah berdiri di depan rumahnya .


" Mereka siapa ." Batin Alifa sembari menatap mereka .


" Maaf... kalian mencari siapa ya ??? " Tanya Alifa sembari terus menatap mereka .

__ADS_1


" Apa benar ini rumah tuan Fardan ." Tanya salah satu dari mereka .


" Iya benar , kalian siapa ya ,dan ada keperluan apa dengan Kak Fardan ."


" kita orang yang di kirim tuan Kevin untuk bekerja disini sebagai Asisten rumah tangga ."


" Oh ya ,silahkan masuk ." Alifa mempersilahkan mereka untuk masuk .


"Kenapa sampai lima orang , apa tidak terlalu banyak ." Batin Alifa .


" Ayo silahkan duduk ." Ucap Alifa ramah .


" Eh... tidak usah nona , kita langsung ke kamar saja ."


" Hmmm baiklah , mari aku antar ke kamar kalian ." Alifa mengantar mereka ke kamar yang ada di belakang yang memang di khususkan untuk para Art di rumahnya .


" Oh ya ,nama kalian siapa ya ." Tanya Alifa saat sudah sampai di depan kamar para Art itu .


" Nama saya Susi dan ini teman-teman saya namanya Ani, Nirma , Yuli dan Wani ." Ucap Susi sambil menunjuk ke arah teman-temannya .


" Oke , namaku Alifa istrinya Kak Fardan , semoga kalian betah bekerja disini ." Ucap Alifa . Sedangkan mereka tertegun mendengar Alifa sudah menikah , rasanya mereka tidak percaya karena Alifa masih sangat muda .


" Kalian kenapa ??? " Tanya Alifa yang melihat raut wajah mereka yang terlihat seperti keheranan .


" Ah tidak nona , terima kasih nona sudah mengantar kita ." Ucap Bi Susi .


" Sama-sama , kalau begitu aku balik ke kamar dulu ya ." Alifa pun kembali ke kamarnya .


Sesampainya di kamar , Alifa langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya .


Triiinggg... Notifikasi Pesan masuk di WhatsApp nya Alifa .


" Assalamu'alaikum pengantin baru , apa kabar ??? "


" Wa'alaikum salam sahabatku , alhamdulillah kabarku baik ." Balas pesan Alifa .


" Syukurlah kalau gitu , terus... gimana nieh... dengan malam pertamanys , seru nggak..." Aila menggoda Alifa .


" Ih... apaan sih ,dasar kepo ." balas pesan Alifa .


" Ayolah... cerita ."


" Apanya yang mau di ceritain , kamu kan tau kalau Kak Fardan tuh nikahin aku karena terpaksa ."


" Ah masak sih , gak yakin aku , bisa aja kan selama ini dia diam-diam suka sama kamu , eh ternyata malah jodoh ,iya kan..."


" Nggak usah ngarang deh ,mana mungkin dia suka sama aku , lagian aku tuh gak mau berharap lebih sama dia ."


" Loh kenapa , dia kan suami kamu ,seharusnya tuh kamu belajar mencintai dia ."


" Ya seharusnya gitu sih , tapi bagaimana dengan perempuan itu ."


" Perempuan itu ??? maksud kamu siapa sih , aku gak ngerti ."


" Aku juga gak tau siapa perempuan itu ,tapi aku pernah melihat Kak Fardan sedang berduaan dengan seorang perempuan cantik di cafe dan sepertinya mereka terlihat sangat akrab ."


" Hemmm ,bisa aja kan perempuan itu klayen nya ."


" Kayaknnya gak mungkin deh ,ah sudahlah kenapa jadi ngebahas ini sih ."


" Oh ya , kamu jadi gak sih kuliyah di Universitas yang sama denganku ."


" Entahlah aku juga tidak tau , soalnya aku masih belum membicarakan soal ini sama Kak Fardan ."

__ADS_1


" Owh... gitu ya ."


" He'emm ."


" Udah dulu ya ,aku mau sholat dzuhur dulu , bye... assalamu'alaikum ."


Alifa mengakhiri chatnya .


" Wa'alaikum salam ." Pesan terakhir yang belum di baca oleh Alifa .


-----


Pukul 19.30


Alifa yang baru saja selesai sholat isya' buru-buru pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam untuk suaminya .


Namun sesampainya di ruang makan ,dia menghentikan langkahnya saat melihat banyak makanan yang sudah tertata rapi di atas meja .


" Siapa yang masak ." Batin Alifa .


Dia lupa bahwa kini di rumahnya telah memiliki Asisten rumah tangga .


" Eh... Nona Alifa , baru saja saya ingin pergi ke kamar Nona Alifa untuk bilang kalau makan malamnya sudah siap ." Ucap Bi Ani .


" Eh iya Bi , awalnya aku kesini mau menyiapkan makan malam untuk Kak Fardan , tapi ternyata kalian sudah menyiapkan semuanya , terima kasih ya ."


" Nona Alifa tidak perlu berterima kasih , ini memang sudah menjadi tugas kami menyiapkan makan malam untuk Nona Alifa dan Tuan muda ."


Tiba- tiba Alifa mendengar suara mobil , ia segera keluar menyambut kedatangan suaminya . Fardan turun dari mobil berjalan menghampiri Alifa .


Alifa menarik tangan Fardan dan mencium tangan Fardan .


" Kenapa kamu disini ??? , ayo masuk , lain kali kamu tidak perlu menungguku di luar ." Ucap Fardan lalu masuk ke dalam dan di susul oleh Alifa .


Alifa segera menghampiri Fardan dan mengambil tas yang di pegang oleh Fardan , Fardan melepaskan jasnya dan memberikannya kepada Alifa ,


Alifa menerimanya dan menyimpan nya di dalam kamar .


Visual Ifan .



Visual Aila .



Pesan : Jika ingin di hargai , maka harus


belajar menghargai .


-


-


-


-


-


**JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE , KOMEN END VOTE .


KARENA AUTHOR BUTUH DUKUNGAN DARI KALIAN .

__ADS_1


TERIMA KASIH...😉😉😉**


__ADS_2