Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 56


__ADS_3

Saat dokter yang menangani Alifa sudah keluar , Fardan buru-buru menghampirinya dan menanyakan keadaan istrinya .


" Bagaimana keadaan istriku , apa dia baik-baik saja ??? " Tanya Fardan .


" Nona Alifa tidak apa-apa tuan , hanya di bagian wajahnya saja yang agak bengkak akibat tamparan yang kuat , jadi tuan tidak perlu khawatir ." Jelas dokter cantik itu .


" Kamu yakin , apa tidak ada luka yang serius pada bagian tubuhnya ??? "


" Tidak ada tuan , semuanya baik-baik saja ."


" Baiklah , terima kasih ."


" Sama-sama tuan , kalau begitu saya pergi dulu ."


" Hemmm..." Fardan hanya berdehem .


Setelah dokter itu pergi , Fardan bergegas masuk menemui istrinya .


" Sayang... bagian mana yang sakit ,cepat katakan... " Ucap Fardan sambil memeriksa bagian tubuh Alifa .


" Aku tidak apa-apa Kak , jadi berhenti meraba raba tubuhku ."


" Aku hanya ingin memastikan kalau kamu baik-baik saja , bisa saja kan dokter tadi tidak begitu teliti saat memeriksamu ." Jawab Fardan .


" Aku tidak apa-apa kak , sungguh... " Ucap Alifa .


" Hmmm... syukurlah ." Ucap Fardan lega .


" Ini pasti sakit kan... " Tanya Fardan sambil mengusap pelan kedua pipi Alifa .


" Tidak , ini sudah tidak terlalu sakit ." Jawab Alifa sambil memegang tangan Fardan .


Tanpa berkata lagi Fardan langsung memeluk erat tubuh istrinya .


" Maafkan aku sayang , ini semua salahku karena sudah lalai dalam menjagamu , apalagi kamu harus menjadi korban dari orang yang memiliki dendam terhadapku , sekali lagi aku minta maaf ." Ucap Fardan merasa bersalah .


" Sudahlah , Kak Fardan tidak perlu menyalahkan diri sendiri ." Ucap Alifa .


Tanpa di duga air mata Alifa jatuh begitu saja .


Fardan melepaskan pelukannya dan menatap wajah Alifa .


" Hei kenapa kamu menangis , apa aku menyinggungmu ??? " Tanya Fardan khawatir .


Dengan cepat Alifa menggelengkan kepalanya .


" Lalu kenapa , apa ada yang menyakitimu , katakan padaku , biar aku kasih pelajaran sama orang itu ." Ucap Fardan emosi .


" Tidak Kak ." Jawab Alifa dengan wajah yang sendu .


" Lalu kenapa ??? " Tanya Fardan bingung .


Tanpa menjawab , Alifa langsung memeluk tubuh suaminya .


" Apa sejak awal kamu sudah tau kalau sebenarnya Aila sudah tiada , apa kamu sudah tau kalau orang yang selama ini aku kira Aila ternyata adalah Tina ??? " Tanya Alifa sambil terisak .


" Maafkan aku sayang , karena telah menyembunyikan semua ini dari kamu , tapi aku melakukan ini demi kebaikanmu ." Jelas Fardan .


" Kak Fardan jahat , kenapa kamu tidak bilang kalau sebenarnya Aila sudah meninggal , kenapa Kak ??? Teriak Alifa sambil berusaha melepaskan pelukannya .


" Sayang dengarkan aku ." Fardan kembali melepasakan pelukannya dan memegang kedua pipi imuot Alifa .

__ADS_1


" Sebenarnya Aila tidak meninggal , dia masih hidup ." Ucap Fardan meyakinkan Alifa .


" Tidak , kamu pasti bohong kan... kamu bilang seperti itu karena kamu tidak mau aku sedih kan..."


" Tidak sayang... aku tidak bohong , sungguh ." Fardan meyakinkan istrinya .


" Kalau Aila memang masih hidup , lalu dimana dia sekarang ??? " Tanya Alifa .


" Saat ini dia ada di tempat yang aman ." Jawab Fardan .


" Tapi bagaimana mungkin Aila masih hidup , bukankah di dalam video itu sudah terlihat jelas kalau Aila di buang ke laut dalam keadaan tangan dan kakinya di ikat ."


" Sayang... itu hanya sandiwara , karena yang melakukan itu adalah anak buahku yang menyamar sebagai orang suruhan Tina , jadi aku membuat sandiwara itu seperti nyata supaya Tina mengira kalau Aila benar-benar sudah tiada , dan soal Aila yang di buang ke laut , di bawah kapal itu sebenarnya sudah ada beberapa orang yang sudah siap untuk menolong Aila dan ikatannya pun tidak terlalu kuat ." Jelas Fardan panjang kali lebar .


" Benarkah...??? " Tanya Alifa masih belum percaya .


" Menghela napas panjang . Sekali lagi kamu bertanya , jangan salahkan aku jika aku menciummu ." Ancam Fardan , karena dia sudah merasa lelah berdebat dengan istri bawelnya .


" Ih... dasar mesum ." Oceh Alifa .


" Apa kamu ingin mencoba seperti apa kemesuman suamimu ini ." Goda Fardan sambil mengedipkan sebalah matanya .


" Kak Fardan apaan sih ." Alifa mengerucutkan bibirnya .


" Kamu mau menggodaku " Tanya Fardan sambil terus menatap ke arah bibir yang semerah ceri milik Alifa .


" Siapa yang menggodamu , Kak Fardan aja yang selalu berpikiran mesum ." Oceh Alifa kesal


Fardan hanya tersenyum gemas melihat Alifa yang terlihat kesal akibat dirinya .


" Ya sudah , sebaiknya kamu istirahat ." Ucap Fardan .


" Tapi kamu kan masih sakit ."


" Aku baik-baik saja kak , masak cuma luka bengkak akibat tamparan pake harus di rawat inap segala , apa kata dunia ." Oceh Alifa .


" Kata dunia " kamu turutin saja apa kata suamimu ." Begitu ." Jawab Fardan sambil tersenyum kecil .


" Sejak kapan dunia bisa bicara ??? "


" Sejak kamu menjadi gadis yang bawel ."


" Kak Fardan... aku mohon , aku ingin pulang , aku tidak mau di rawat inap , plisss... " Ucap Alifa memohon sambil menampilkan wajah imutnya .


" Baiklah... " Jawab Fardan pasrah .


" Yes... terima kasih suamiku ."


" Cuma makasih doang nih , gak ada hadiah nya ."


" Memangnya Kak Fardan mau minta hadiah apa ??? "


Fardan tidak menjawab , dia hanya menunjuk bibirnya dengan jari telunjuknya .


Tanpa berpikir panjang Alifa langsung mengecup pipi suaminya .


" Kok di pipi sih , aku kan mintanya di sini ." Ucap Fardan sambil menunjuk bibirnya .


" Aku gak mau , malu lah kak , ini kan masih di rumah sakit ."


" Berarti kalau sudah sampai rumah gak papa dong ." Ucap Fardan senang .

__ADS_1


" Aduh... kayaknya aku salah ngomong deh ." Batin Alifa .


" Ya sudah , ayo kita pulang ." Fardan langsung mengangkat tubuh Alifa .


" Kak Fardan turunkan aku , aku bisa jalan sendiri ."


" Diam sayang , atau kamu mau aku memakanmu disini ." Ancam Fardan .


Mendengar itu , seketika Alifa langsung diam , karena dia takut Fardan serius dengan ucapannya , padahal Fardan hanya menggertak saja .


" Ahaha... sepertinya dia menganggap ucapanku serius , padahal aku hanya menggertaknya saja , tapi baguslah , setidaknya dia tidak lagi merengek meminta untuk diturunkan ." Batin Fardan .


-----


Di apartemen...


Seorang gadis canti tengah duduk seorang diri di ruang tamu sambil sesekali dia melihat ke arah jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya .


" Kak Fardan mana sih kok lama banget , katanya sepulang dari bandara aku tidak boleh langsung pulang ke rumah , malah di suruh pulang ke apartemen dulu , padahal dia udah janji kan... kalau dia bakal jemput aku sekarang , tapi udah jam segini belum datang juga , apa dia udah lupa kali ya ." Oceh gadis itu yang tak lain adalah Aila .


Tak lama kemudian terdengar ketukan pintu dari luar apartemen nya .


" Ini pasti Kak Fardan ." Ucap Aila senang . Dia pun bergegas membuka pintu .


Ceklek


Saat pintu di buka , terlihat seorang pria tengah berdiri memunggunginya .


Tanpa berpikir panjang , Aila langsung memeluk tubuh pria itu dari belakang .


" Akhirnya Kak Fardan datang juga , aku kira Kak Fardan udah lupa sama aku ." Oceh Aila tanpa melepas pelukannya .


Benarkah pria yang di peluk oleh Aila itu adalah Fardan , ataukah pria lain...???


Silahkan jawab di kolong komentar...


-


-


-


-


-


HAI READERS...


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN LIKE , KOMEN END VOTE .


OH YA...


JANGAN LUPA JUGA UNTUK MAMPIR DI NOVEL KEDUAKU YA...


YG BERJUDUL " KETULUSAN CINTA TUAN MUDA ."


INSYA ALLAH GAK KALAH SERU...


**TERIMA KASIH...😆😆😆


SEE YOU ALL**

__ADS_1


__ADS_2