
" Cukup... kalian bisa diem gak sih ."Ucap Galang kesal . Dia pun beranjak dari duduknya dan berjalan menuju kelasnya .
" Honey... kok aku di tinggal sih ." Teriak Sonya sembari berjalan cepat menyusul Galang .
-----
Setelah selesai jam kuliyah , Alifa mengajak Aila dan Ifan pergi ke kantin untuk makan siang .
" Kita ke kantin yuk Ai ." Ajak Alifa .
" Sorry deh Lif , kali ini aku gak bisa nemenin kamu ke kantin , soalnya aku ada urusan mendadak , jadi aku harus segera pulang ." Ucap Aila .
" Owh... gitu , ya gak papa deh ."
" Maaf ya... " Ucap Aila merasa tak enak hati karena telah menolak ajakan sahabatnya .
" Iya gak papa , kamu hati-hati ya ."
" Oke ,kalau gitu aku duluan yah ,bye... " Ucap Aila sembari pergi .
" Bye... "Ucap Alifa sembari melambaikan tangannya .
" Kak Ifan ke kantik yuk ." Ajak Alifa .
" Gak bisa Lif , aku harus pulang cepat , soalnya aku ada janji sama temen aku , maaf ya ." Tolak Ifan .
" Temen... siapa Kak ??? " Tanya Alifa penasaran .
" Ada deh... ya udah aku pergi dulu ya ." Pamit Ifan . Dia pun pergi .
Alhasil... Alifa pun terpaksa pergi seorang diri ke kantin .
Sesampainya di kantin , Alifa memilih duduk di kursi yg berada di pojokan .
" Huh... apes banget sih aku hari ini ,masak aku di tinggal sendirian kayak gini , mana aku gak ada yang kenal lagi , lagian tuh mereka kok bisa kompak begitu sih ." Oceh Alifa seorang diri .
Hingga tanpa dia sadari sedari tadi ada sepasang mata yang memperhatikannya , yang tak lain adalah Galang .
" Cantik... " Batin Galang .
Tanpa sadar dia tersenyum tipis melihat Alifa mengoceh seorang diri , entah kenapa baginya Alifa terlihat lucu dan menggemaskan saat seperti itu .
" Loh... itukan cewek cantik yang gue ceritain sama kalian tadi pagi ." Ucap Choki sembari menatap ke arah Alifa yang tengah duduk seorang diri .
" Ah yang bener lo , mana sih orangnya kok gue jadi penasaran sama tuh cewek ." Ucap Semi sembari mengikuti arah pandangan Choki ,begitu pun dengan Galang .
" Ternyata cewek yang di maksud Choki adalah cewek yang sudah bisa mengalihkan pandanganku untuk menatapnya ." Batin Galang .
" Gila , tuh cewek cantik banget ya ." Ucap Semi sambil menatap Alifa dengan kagum .
" Gue bilang juga apa , kalian pasti akan langsung tertarik saat melihat langsung cewek itu ." Ucap Choki .
" Lo bener ki , buktinya Galang sampe gak berkedip tuh saat melihat cewek itu ." Ucap Semi sambil menatap Galang yang masih asyik menatap Alifa .
Bahkan dia tidak sadar bahwa kedua sahabatnya tengah menatap dirinya .
" Ehem... kayaknya ada yang lagi terpesona nieh ." Goda Choki .
" Apaan sih , biasa aja kali ." Ucap Galang cuek .
__ADS_1
" Bilangnya biasa aja , tapi ngeliatnya sampe segitunya ." Gerutu Choki .
" Gimana kalo kita samperin dia ,mumpung masih sendiri ." Ajak Semi .
" Ide bagus tuh ." Ucap Choki antusias .
" Kalian aja lah , gue mah ogah ." Tolak Galang .
" Udah ayo ,entar nyesel lo ." Choki tetap menarik paksa lengan Galang ,hingga mau tidak mau dia mengikuti kedua sahabatnya .
" Hai... boleh kita duduk sini nggak ??? " Tanya Choki saat sudah sampai di hadapan Alifa .
Alifa yang memang tengah asyik memainkan ponselnya sembari menikmati jus jeruk yang baru saja dia pesan , mendongakkan kepalanya saat mendengar suara seseorang yang tengah bertanya terhadapnya .
" Silahkan... " Jawab Alifa jutek .
" Terima kasih... " Ucap Choki senang .
Mereka pun duduk satu meja dengan Alifa . Namun baru saja mereka mendudukkan pantatnya , Alifa langsung beranjak dari duduknya .
" Loh kamu mau kemana??? " Tanya Semi saat melihat Alifa ingin pergi .
" Bukankah kalian ingin duduk disini , jadi aku yang akan pergi , karena tidak baik seorang perempuan duduk dengan laki-laki yang bukan mahromnya ." Ucap Alifa .
Dia pun pergi meninggalkan tiga cowok tampan yang masih terpaku mendengar ucapan Alifa barusan .
" Baru kali ini ada seorang cewek yang menolak untuk duduk satu meja dengan kita ." Ucap Choki heran .
" Lo benar , dan sepertinya cewek itu tidak mudah untuk tidak di dekati ." Ucap Semi .
" Benar-benar gadis yang menarik ."Batin Galang .
-----
" Kevin mana sih , kok lama banget ." Gerutu Alifa .
Tiba-tiba sebuah mobil mewah tengah berhenti tepat di depannya .
Dan seorang pria tampan turun dari mobil dan membukakan pintu untuk Alifa .
" Silahkan nona muda ."Ucap pria itu yang tak lain adalah Kevin .
" Terima kasih ." Ucap Alifa .
" Sama-sama Nona ."Jawab Kevin .
" Anterin aku ke kantor Kak Fardan , karena aku ingin mengantarkan dia makan siang , tapi sebelumnya tolong berhenti di cafe yang ada di depan sana , soalnya aku ingin membeli makanan untuknya ." Perintah Alifa .
" Baik nona ." Jawab Kevin .
Kevin pun berhenti di depan sebuah cafe yang biasa di kunjungi Alifa .
Saat Alifa ingin turun , Kevin melarangnya , dia menawarkan diri untuk membelikan makanan yang ingin Alifa pesan .
" Nona muda tidak perlu turun , biar saya saja yang pergi membeli makanannya ." Ucap Kevin .
" Baiklah , tapi kamu tau kan apa makanan kesukaan Kak Fardan ??? " Tanya Alifa .
" Iya nona ." Jawab Kevin .
__ADS_1
" Lalu nona muda mau saya pesankan apa ??? " Lanjut Kevin .
" Samakan saja dengan makanan kesukaan Kak Fardan ."
" Baik nona ." Kevin pun pergi .
Setelah cukup lama Alifa menunggu , Kavin pun datang dengan membawa beberapa makanan di tangannya .
Dia pun kembali melanjutkan perjalanannya menuju kantor Fardan .
-----
Alifa sudah sampai di depan gedung ARM Group .
Kevin segera turun dan bergegas membukakann pintu untuk nona mudanya .
" Terima kasih ." Ucap Alifa .
Dia pun turun dan melangkahkan kakinya masuk menuju perusahaan itu setelah pintu kaca yang ada di hadapannya saat ini terbuka lebar di hadapannya .
Semua orang yang melihat kedatangan istri dari pemilik perusahaan itu , langsung menunduk memberi hormat kepadanya . Dan tentu saja hal itu membuat Alifa merasa tak nyaman dengan perlakuan mereka yang menurut Alifa itu terlalu berlebihan .
Namun dia tidak menghiraukannya , karena dia ingin segera bertemu dengan suaminya .
Di ruangan Ceo Fardan .
Fardan tengah sibuk berkutat dengan laptop nya sampai seseorang mengetuk pintu ruangannya .
" Masuk ." Ucapnya dari dalam .
Alifa pun masuk dan berjalan mendekati sang suami .
" Sibuk amet sih , sampe istrinya datang aja gak di hiraukan ." Ucap Alifa sembari berdiri di hadapan Fardan .
Mendengar suara istrinya , Fardan mendongakkan kepalanya menatap sang istri .
" Sayang... kok kamu kesini ??? " Tanya Fardan sembari beranjak menghampiri Alifa dan menariknya untuk duduk di sofa .
" Pertanyaan macam apa itu , memangnya tidak boleh ya ,jika aku datang ke kantor suamiku sendiri ." Gerutu Alifa .
" Bukan begitu sayang , tentu saja kamu boleh datang ke sini , hanya saja aku merasa heran kenapa kamu tiba-tiba datang kesini ." Ucap Fardan sambil menggenggam tangan Alifa .
" Aku kesini karena aku ingin makan mengantarkan makan siang untukmu , sekaligus aku ingin makan siang bersamamu ." Ucap Alifa .
" Wah... terima kasih sayang , ya sudah kalau gitu kita makan siang bersama ." Ucap Fardan senang .
-
-
-
-
-
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN LIKE ,KOMEN DAN VOTE SEBANYK BANYAK NYA .
TERIMA KASIH...😆😆😆
__ADS_1