Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 54


__ADS_3

" Iya , Kak Fardan tidak perlu khawatir , Alifa biar pulang sama aku aja ." Ucap Aila .


" Baiklah... kalau begitu aku pergi dulu ya sayang ."


"Iya ."Jawab Alifa .


Kevin pun melajukan mobilnya meninggalkan mereka yang masih berdiri di depan gerbang kampus .


" Oh ya Ai... kenapa kamu gak ikut sarapan pagi dan kenapa juga kamu gak berangkat sama aku dan Kak Fardan ." Tanya Alifa penasaran karena tadi pagi Aila tidak ikut sarapan bersama dirinya dan keluarganya .


" Eh... tidak apa apa sih , aku hanya ada urusan penting , makannya aku berangkat pagi dan tidak ikut sarapan bersama kalian ." Jelas Aila .


" Owh... kalau boleh aku tau , urusan pentinga apa ya...???" Tanya Alifa penasaran .


" Maaf Lif ,untuk saat ini aku masih belum bisa cerita sama kamu , jadi aku harap kamu mau mengerti ."


" Baiklah... aku tidak akan memaksamu untuk cerita sama aku ." Ucap Alifa sambil tersenyum .


Sesampainya di kelas , Alifa tidak mendapati Ifan ada di sana .


" Tumben jam segini Kak Ifan masih belum dateng , biasa nya kan dia selalu datang lebih awal dari kita ." Ucap Alifa saat melihat bangku Ifan kosong .


" Mungkin masih di jalan kali ,atau mungkin dia hari ini gak bisa masuk ." Jawab Aila .


" Iya juga kali ya ." Alifa mendudukkan tubuhnya di bangku sebelah Aila .


-----


Alifa mengikuti perkuliyahan sampai selesai .


" Ai mau ikut aku ke toko buku gak ??? " Tanya Alifa pada Aila .


" Mmm... boleh deh ." Jawab Aila .


" Ya udah yuk... " Ajak Alifa .


" Tapi naik mobil aku aja ya ." Ucap Aila .


" Oke... lagian kan Kak Fardan gak bisa jemput aku ."


Mereka pun pergi dengan mengendarai mobil Aila .


Sesampainya di toko buku , Alifa sesang mencari - cari buku bacaan , begitu pun dengan Aila .


" Lif aku ke mobil sebentar ya , mau mengambil ponselku yang ketinggalan di mobil ." Pamit Aila .


" Oke ." Jawab Alifa sambil tetap fokus pada buku-buku nya .


Saat Alifa sedang asyik memilih , tiba-tiba dia mendengar teriakan Aila yang tengah meminta tolong .


" Alifa tolong aku... " Teriak Aila saat dia di paksa oleh dua pria bertubuh besar untuk masuk ke sebuah mobil yang tak di ketahui siapa pemiliknya .

__ADS_1


" Aila... " Pekik Alifa panik .


Dia pun berlari menghampiri Aila , namun sia-sia karena dua orang asing itu sudah membawa Aila pergi .


" Aila... " Teriak Alifa sambil meneteskan air matanya .


Bukkk...


Alifa langsung tidak sadarkan diri saat ada seseorang yang memukul tengkuknya dari belakang dan membawa Alifa pergi dari tempat itu .


-----


Alifa mengerjabkan matanya , dia menatap sekitar , dia menyipitkan matanya ,karena sepertinya dia merasa berada di tempat yang asing .


" Awwsh... " Alifa meringis kesakitan di bagian tengkuknya , saat dia tengah menggerakkan kepalanya .


" Aku ada dimana , dan kenapa kaki dan tanganku di ikat seperti ini ." Batin Alifa sambil terus mengedarkan pandangannya .


Ya... saat ini Alifa tengah berada di sebuah ruangan yang cukup besar dengan keadaan terduduk di atas kursi dengan kedua kaki dan tangannya terikat .


Ceklek...


Kenop pintu ruangan itu di buka , dan terlihat seorang gadis dengan menggunakan masker dan topi untuk menutupi wajahnya berjalan ke arah Alifa .


Meski gadis itu menutupi wajahnya dengan masker dan topi , tapi tetap terlihat jelas bahwa dia seorang gadis yang mungkin seumuran dengan Alifa , karena terlihat jelas dari tinggi badannya yang pendek dan bentuk tubuhnya yang ramping , bahkan bisa di bilang kurus .


" Hhh... akhirnya lo bangun juga ." Ucap gadis misterius itu .


" Ck ck ck... di saat kamu tidak berdaya seperti ini kamu masih sempat mengkhawatirkan orang lain , luar biasa... kau memang gadis lugu dan baik hati tapi bodoh ." Ucap gadis itu sambil mencengkram kuat rahang Alifa , hingga membuat Alifa meringis kesakitan .


" Tunggu... kenapa suaranya terdengar tidak asing bagiku , tapi apa mungkin dia... tidak... itu tidak mungkin ." Batin Alifa .


" Kenapa kamu hanya diam gadis bodoh , apa kamu sudah mulai menyadari siapa aku ??? " Tanya nya , dia pun melepaskan cengkaraman nya dengan kasar .


" Apa maumu... " Tanya Alifa .


" Pertanyaan yang bagus ." Ucap gadis itu sambil menatap tajam ke arah Alifa .


Dia pun mencondongkan wajahnya ke depan wajah Alifa .


" Aku mau kamu mati di tanganku , tapi aku ingin kamu mati secara perlahan-lahan dengan keadaan mengenaskan ." Ucap gadis itu , lalu ia tertawa keras .


Tawa yang terdengar sangat menakutkan bagi Alifa .


" Dan tadi kamu bertanya kan , siapa aku ,karena aku baik hati jadi sebelum kamu mati aku ingin kamu tau siapa aku sebenarnya dan kenapa aku menginginkan kematianmu , supaya kamu tidak mati dalam keadaan penasaran ." Sambung nya .


Dia merongoh ponsel yang berada di saku celananya dan memperlihatkan sebuah video pada Alifa .


" Liat ini , dia adalah sahabat baikmu yang sudah meninggal beberapa bulan yang lalu ." Ucap gadis itu sambil memperlihatkan video seorang gadis yang penuh dengan luka lebam di wajah cantiknya , dan tangan beserta kakinya di ikat dengan kuat .


Setelah gadis itu di siksa habis habisan oleh beberapa pria bertubuh besar , gadis itu di lempar dengan kuat ke dalam laut masih dengan keadaan tangan dan kakinya terikat , hingga gadis itu tak terlihat lagi , karena mungkin saja gadis itu sudah tenggelam .

__ADS_1


" A... Aila... " Ucap Alifa shok .


Bahkan air matanya tak dapat lagi dia bendung .


Ya... gadis yang Alifa liat di dalam video itu adalah Aila , sahabatnya .


" Sekarang kamu liat sendirikan kalau sahabatmu itu sudah mati dan menjadi makanan ikan-ikan di laut ." Ucap gadis itu sambil tersenyum jahat .


" Tidak mungkin... itu pasti rekayasa kan , Aila tidak mungkin meninggalkanku secepat itu , buktinya tadi pagi dia masih bersamaku ." Elak Alifa menolak kenyataan yang menyakitkan itu .


Gadis itu membuka topi beserta masker yang menutupi wajahnya .


" Apakah wajah ini yang kamu lihat tadi pagi ??? Tanya gadis itu sambil memperlihatkan wajahnya pada Alifa .


" Ka... kamu... " Ucap Alifa terbata-bata , karena dia tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini .


" Kenapa , apa karena aku tidak memakai hijab seperti sahabat bodohmu itu ???"


" Ambilkan Hijabku... " Titah gadis itu pada anak buahnya .


Tanpa menjawab anak buahnya mengambilkan hijab gadis itu dan memberikannya kepadanya .


" Liat ini baik-baik sayangkuh..." gadis itu mengenakan hijab yang sama dengan hijab yang di pakai Aila tadi pagi .


" Sangat mirip kan... apakah seperti ini wajah sahabatmu yang bodoh itu ." Sambung gadis itu .


" Tapi sayangnya aku bukan Aila , aku adalah Kristina Prasetya adik kandung dari Yudistira Prasetya ." Ucap gadis itu yang ternyata bernama Tina .


" Tina , bukankah kamu teman sekelasku saat di sekolah lama ku sewaktu aku masih SMA ." Tanya Alifa memastikan .


" Ya... tepat sekali ,rupanya kamu masih mengingatku ." Ucap Tina sembari melepaskan hijabnya dan membuangnya ke sembarang arah .


" Tapi kenapa wajahmu jadi mirip sekali dengan wajah Aila ." Tanya Alifa yang masih belum mengerti dengan semua ini .


" Karena aku melakukan operasi plastik agar wajahku mirip dengan wajah sahabatmu ." Jawab Tina santai .


-


-


-


-


-


AKHIRNYA AUTHOR BISA UP LAGI...


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN LIKE KOMEN DAN VOTE SEBANYAK MUNGKIN...


OKEY...👌

__ADS_1


TERIMA KASIH...


__ADS_2