Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 59


__ADS_3

Bukkk...


Tanpa sengaja dia menabrak dada bidang seorang pemuda tampan yang tengah berdiri di belakangnya , sehingga membuatnya hampir jatuh jika saja pria itu tidak menangkapnya .


Deg...


Mata keduanya bertemu , bahkan jantung keduanya berdetak sangat kencang seakan ingin keluar dari tempatnya .


" Ekhemmmm... " Fardan berdehem .


" Kalau mau bermesraan jangan disini , cari tempat lain aja , lagian halalin dulu , baru deh main peluk pelukan ." Ledek Fardan .


Dengan cepat Ifan melepas pelukannya , dan mengalihkan pandangannya .


" Kak Fardan ngomong apaan sih , gak jelas tau nggak , lagian siapa juga yang bermesraan dengan cowok tengil ini ." Oceh Aila .


" Hei... jangan terlalu jutek , entar kalo kamu udah naksir sama aku , baru deh tau rasa ." Ucap Ifan .


" Gak mungkin dan gak akan pernah mungkin ." Ketus Aila .


" Aila... " Panggil Alifa .


Seketika Aila langsung mengalihkan pandangannya dari Ifan .


" Alifa... " Ucap Aila .


Dia pun berjalan menghampiri Alifa .


" Alifa aku sangat merindukanmu ." Ucap Aila sambil memeluk erat Alifa .


" Ck... apaan sih pake peluk-peluk segala , bukan muhrim juga ." Oceh Fardan tidak suka melihat Aila memeluk istrinya .


" Ya elah bucin nya lagi mode on ."Ledek Ifan .


" Tau nih Kak Fardan , lagian aku sama Alifa kan sesama perempuan , jadi jelas muhrim dong..."


" Apa sih , jomblo di larang ikut campur ya..." Ucap Fardan tak terima .


" Kalau nanti aku nikah , aku gak bakalan bucin kayak kamu ."


" Kita liat aja nanti , paling bucin kamu lebih akut dari aku ."


" Gak akan... yang ada istriku yang akan bucin sama aku ." Ucap Ifan dengan begitu pede nya .


" Oke , kita buktikan aja nanti ." Ucap Fardan .


" Udah , kalian kok malah ribut sih , Ifan sebaiknya kamu pergi ke kamarmu ." Ucap Alifa .


" Rasain tuh kamu di usir ." Ledek Fardan .


" Kak Fardan juga sebaiknya keluar dulu dari sini ." Usir Alifa .


" Ahahaha... emang enak di usir sama istri sendiri ." Ejek Ifan , dia pun memilih pergi ke ruang tamu untuk bergabung dengan keluarganya .


" Loh kok kamu juga ngusir aku sih yang , aku kan pengen nemenin kamu disini ." Ucap Fardan dengan wajah di buat sesedih mungkin .


" Bukan ngusir Kak , aku hanya ingin melepas rindu dulu sama Aila , kita kan udah lama gak ketemu , jadi sebaiknya Kak Fardan keluar dulu sebentar , gak papa kan... plis... lagian aku juga ingin bicara empat mata dengan Aila ." Alifa memohon .


" Baiklah... kalau gitu aku keluar dulu , tapi inget gak boleh lama-lama , kamu kan harus istirahat ."


" Iya suamiku ." Ucapnya sambil tersenyum manis .


" Ya ampun... kenapa semakin hari istriku semakin manis aja sih , rasanya aku ingin memakannya sekarang juga ." Batin Fardan sambil tersenyum .


" Ya ampun... di suruh keluar malah senyum-senyum sendiri , udah mulai gesrek tuh otak kali ya ." Oceh Aila .

__ADS_1


" Ck , apaan sih kamu , ya udah aku keluar sekarang ." Fardan keluar dengan rasa kesal .


" Aila aku sangat merindukanmu..." Ucap Alifa sambil memeluk erat sahabatnya .


" Aku juga sangat merindukanmu..." Aila membalas pelukan Alifa .


" Oh ya , bagaimana keadaanmu , aku dengar kamu di culik ???"Tanya Aila sambil melepaskan pelukannya .


" Ya... aku memang di culik , tapi aku baik-baik saja kok ."Ucap Alifa .


" Apanya yang baik-baik saja , buktinya kedua pipi kamu bengkak begini ." Ucap Aila khawatir .


" Ini hanya bekas tamparan , dan ini juga sudah di obati , jadi kamu tidak perlu khawatir ."


" Pasti wanita jahat itu kan yang melakukan semua ini terhadapmu ???" Tanya Aila .


" Kamu juga tau siapa yang sudah melakukan penculikan terhadapku ???" Alifa balik tanya .


" Tidak ,aku hanya menebak saja , karena aku berpikir bahwa dia akan melakukan hal yang sama terhadapmu setelah apa yang dia lakukan kepadaku ."


" Kamu benar , dia memiliki dendam terhadapku dan Kak Fardan , jadi tentu saja dia berencana untuk membunuhku ."


" Aku tidak habis pikir dengan wanita itu , hanya karena cinta dia sampai mau membunuh orang yang tidak bersalah ."


" Sudahlah lupakan saja , yang penting aku dan kamu baik-baik saja ."


Tiba-tiba terdengar ketukan pintu dari luar .


Tok... tok... tok...


" Alifa , boleh bunda masuk ???" Tanya Rita dari luar .


" Masuk aja bun... " Ucap Alifa agak berteriak .


Terlihat pintu kamar di buka , dan terlihatlah dua wanita cantik tengah berjalan menghampiri mereka , yang tak lain adalah Rita dan Erlin .


" Sayang... bagaimana keadaanmu sekarang ???" Tanya Rita sembari duduk di samping Alifa menggantikan Aila yang kini sudah berpindah duduk di sofa yang tak jauh dari ranjang Alifa .


" Aku sudah baikan bun , lagian aku tidak apa-apa kan..."


" Syukurlah , bunda lega mendengarnya ." Ucap Rita .


" Alifa apa kamu yakin kalau kamu tidak apa-apa ???" Kali ini Erlin yang angkat bicara .


" Iya Kak ,aku tidak apa-apa ,sungguh..." Ucap Alifa meyakinkan Erlin .


" Ya sudah , kalau begitu kamu makan siang dulu ya , biar Kakak ambilkan ." Ucap Erlin .


" Tidak usah Kak , nanti aku malah merepotkan ."


" Hei kamu bicara apa sih , justru aku malah senang jika di repotkan olehmu , tapi sayangnya sih aku sama sekali tidak merasa di repotkan ." Ucap Erlin sambil tersenyum .


-----


Pukul 19.00


Di ruang makan...


Semua orang tengah berkumpul di ruang makan , termasuk keluarga Arfiansyah .


Karena malam ini Erlin dan Azazian sudah memutuskan untuk menginap di rumah Fardan , begitu pun dengan keluarga Mahendra .


" Fardan dan Alifa kok belum turun juga ya ,apa mereka gak ikut makan malam bersama kita ???" Tanya Erlin saat melihat sepasang suami istri itu tak terlihat di antara mereka .


" Ya... mungkin mereka memilih makan di kamarnya kali Kak ." Jawab Aila .

__ADS_1


" Siapa bilang , tuh orangnya udah nongol ." Ucap Ifan sambil menatap ke arah mereka .


" Ya ampun... mereka sosweet banget sih..." Ucap Aila saat melihat Fardan menuruni tangga sambil menggendong Alifa ala bridal styl .


" Emangnya kamu mau juga kayak mereka ???" Tanya Ifan .


" Iyalah , kan sweet banget kalo gitu ."


" Ya udah entar kalo kita udah nikah , aku bakalan gendong kamu dari turun mobil sampai ke kamar pengantin , gimana sweet banget kan..." Bisik Ifan pada Aila .


Karena kebetulan Ifan duduk di kursi samping Aila .


Blussh...


Seketika Pipi Aila memerah bak kepiting rebus , bahkan pipi nya terasa panas akibat ucapan Ifan ,namun secepat mungkin dia menutupi nya dengan wajah jutek nya .


" Ngomong apaan sih , gak jelas tau nggak ." Ucap Aila ketus .


" Owh... jadi kamu minta hubungan kita di perjelas nih..." Goda Ifan .


" Idih... ogah ." Ketus Aila .


Sedangkan yang lainnya hanya tersenyum melihat tingkah dua pasangan yang terlihat berbeda , yang satunya terlihat romantis , eh yang satunya lagi bagaikan tom end jerry .


" Sudah , jangan ribut terus , sebaiknya kita makan saja ."Rita melerai perdebatan dua insan yang terlihat saling benci itu , namun sayang nya sepertinya hati mereka berkata lain .


-


-


-


-


-


ALHAMDULILLAH...


AKHIRNYA AURHOR BISA UP LAGI


MAKLUMLAH... DI MADURA LAGI MUSIM ORANG SAKIT DAN ORANG MENINGGAL


SAMPAI-SAMPAI TUKANG KALI KUBURAN KEWALAHAN .


SANA-SINI ADA TAHLILAN , BIKIN PUSING KAN...


AIH... KENAPA MALAH NGOCEH GAK JELAS NIH....😳😳😳


SORRY...🙏


AKU CUMA MAU BILANG MAKASIH SAMA PARA READERSKU TERSAYANG, TERCINTA , TERBAIK DAN TER TER POKOKNYA LAH...


KARENA KALIAN UDAH SUDI BACA KARYA AUTHOR YANG TAK TERLALU MENARIK INI , DAN TERIMA KASIH JUGA ATAS DUKUNGANNYA .


EH SEKALIAN... MOHON MAAF KARENA LAMA UP NYA YA...


SOALNYA BUNDAKU TERCINTA LAGI SAKIT DAN SETELAHNYA AKU SENDIRI YANG SAKIT .


JADI AUTHOR MOHON MAAF SEBESAR BESARNYA .🙏


TERUS DUKUNG DAN BACA KARYA AUTHOR YAH...


JANGAN LUPA JUGA UNTUK TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN LIKE , KASIH SARAN JUGA DENGAN KOMEN DAN VOTE SEBANYAK MUNGKIN...😆😆😆


TERIMA KASIH...😉😉😉

__ADS_1


__ADS_2