Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 08 ( Revisi )


__ADS_3

" Loh itu kan Kak Fardan , siapa perempuan itu kenapa dia terlihat sangat akrab dengan Kak Fardan , bahkan mereka terlihat sangat mesra , apa mungkin perempuan itu pacar Kak Fardan ." Begitu banyak pertanyaan yang muncul di benak Alifa .


" Ada apa Lif ." Tanya Aila saat melihat Alifa seperti orang kebingungan .


" Tidak apa2 , ayo kita ke sana ." Ajak Alifa .


sedangkan Ifan lebih memilih menunggu di mobil .


Setelah mendapatkan barang yang Alifa inginkan mereka pun langsung pulang .


Di dalam mobil...


" Kalian kok lama banget sih , emang beli apa aja ." Tanya Ifan yang merasa kesal karna dia menunggu terlalu lama .


" Biasa lah Kak , namanya juga perempuan kalau belanja pasti lama ." Ucap Alifa .


" Belanja apaan , kamunya aja cuma bawa satu paper bag dan itu berarti kamu lama2 di mall itu tapi hanya beli satu barang ."Oceh Ifan .


" Ya... niatnya kan aku emang cuma mau beli barang ini ."


" Beli itu aja lamanya minta ampun..." Gerutu Ifan .


" Lagian Kak Ifan kenapa sih dari tadi marah-marah.... mulu kayak perempuan lagi pms aja ." Oceh Alifa .


Sedangkan Aila yang duduk di jok penumpang hanya tersenyum kecil mendengar perdebatan kakak beradik itu .


Sebelum pulang ke rumahnya Ifan terlebih dahulu mengantarkan Aila ke rumahnya , karna kebetulan hari ini Aila tidak membawa mobil sendiri dan jalan menuju rumah mereka pun searah .


Tak butuh waktu lama mereka pun sampai di halaman rumah Aila .


" Makasih ya, Kak Ifan udah nganterin aku ." Ucap Aila saat sudah turun dari mobil .


" Sama- sama ." Jawab Ifan .


" Kalian gak mau mampir dulu ."Tawar Aila .


" Nggak Ai... makasih , kita langsung pulang aja ." Jawab Alifa .


" Ya udah gak papa ." Ifan pun melajukan mobilnya meninggalkan halaman rumah Aila .


Setibanya di rumah , Alifa langsung berjalan menuju kamarnya , begitu pun dengan Ifan .


Sesampainya di kamar Alifa melemparkan tasnya ke sofa yang ada di kamarnya .


Dia pun duduk di tepi ranjangnya sambil membuka paper bag yang dia bawa .


" Bagus banget surban ini , semoga aja Kak Fardan suka ." Ucap Alifa sambil menatap surban yang di pegangnya .


" Meskipun Kak Fardan tidak mau ulang tahunnya di rayakan, tapi setidaknya aku tetap bisa ngasih dia kado seperti


di tahun - tahun sebelumnya ."


Dia pun kembali teringat dengan apa yang dia lihat di mall tadi .


" Kira - kira perempuan itu siapa ya , tidak mungkin kan kalau dia pacarnya Kak Fardan , karna setauku Kak Fardan paling anti sama perempuan , apalagi sampai bergandengan tangan dengan lawan jenisnya ."


" Apa aku tanya aja nanti ya , tapi kalau dia marah gimana , ah kenapa aku jadi pusing sendiri sih ,ini nih efeknya kalau jadi orang suka kepo jadi pusing sendiri kan... " Ucapnya dia pun menjatuhkan tubuhnya di ranjangnya .


-----

__ADS_1


Di kantor ARM Group .


Fardan tengah duduk di kursi kebesarannya sambil menatap fokus pada layar laptopnya .


Triiinggg.... Notifikasi pesan masuk di WhatsApp nya fardan...


Dia pun mengalihkan pandangannya dari laptop nya saat mendengar deringan ponselnya .


Fardan meraih ponselnya yang ia letakkan di meja kerjanya .


" Chat dari Alifa , tumben tuh anak chat aku ." Batin Fardan .


" Assalamu'alaikum Kak... maaf mengganggu , aku cuma mau nanya


apa malam ini Kak Fardan akan makan malam di rumah atau nggak ."


" Wa'alaikum salam... kamu gak ganggu kok , memangnya kenapa ." Balas pesan Fardan .


" Gini kak , rencananya malam ini aku mau masak makanan spesial kesukaan Kak Fardan , soalnya hari ini kan hari ultahnya Kak Fardan , jadi aku harap Kak Fardan bisa makan malam di rumah ." Balas Alifa .


" Aduh... gimana ya , kalau aku nolak gak enak sama Alifa , itu sama aja aku gak ngehargain niat baiknya ." Gumam Fardan pelan namun masih dapat di dengar oleh Kevin yang sedang duduk di sofa yang tak jauh dari Fardan .


" Ya jangan di tolak lah... gitu aja kok repot , lagian kan sore ini kita gak ada meeting dan semua pekerjaan kamu hampir selesai kan..." Ucap Kevin .


" Iya juga sih ..."


" Insya allah, hari ini akan aku usahakan pulang cepat , tapi aku gak bisa janji ya..." Balas Fardan .


" Oke aku tunggu ." Balas Alifa .


sambil tersenyum di seberang sana .


Pukul 19.00


Di kediaman Mahendra .


Seorang gadis cantik tengah sibuk berkutat dengan peralatan masaknya di dapur yang di bantu pembantunya .


" Biar saya saja yang menyelesaikan ini nona , sebaiknya Nona Alifa istirahat dulu , nona Alifa pasti capek kan dari tadi mondar mandir terus ." Ucap Bi Asih


Ya .... gadis cantik itu adalah Alifa .


Setelah selesai sholat isya' Alifa langsung bergegas pergi ke dapur .


Sebenarnya Alifa melarang Bi Asih membantunya , namun karna Bi Asih tetap memaksa maka Alifa pun membiarkannya .


" Tidak usah bi , lagian ini sudah hampir selesai ." Ucap Alifa sembari tersenyum ramah .


Setengah jam kemudian makanannya pun sudah tertata rapi di meja makan .


" Alhamdulillah akhirnya makanannya udah siap ." Ucap Alifa bernafas lega karna makanannya sudah siap sebelum Fardan pulang .


" Bi aku mau ke kamar dulu ya , nanti kalau Kak Fardan datang tolong bukain pintu ."


" Baik non ." Jawab Bi Asih .


Alifa pun bergegas pergi ke kamarnya .


Sesampainya di kamar dia merebahkan tubuhnya sejenak di atas ranjangnya untuk sekedar menghilangkan rasa lelahnya .

__ADS_1


" Capek juga ya ." Batin Alifa .


Setelah dia merasa cukup dengan istirahatnya , dia pun memutuskan untuk membersihkan diri karna dia merasa tubuhnya lengket dan membuatnya merasa tidak nyaman .


Selesai mandi Alifa mengenakan pakaiannya dan berjalan menuju meja rias dia mengoleskan sedikit krim malam pada wajah cantiknya tak lupa dia memakai hijabnya yang menambah kecantikannya .


Setelah di rasa sudah cukup , Alifa bergegas pergi ke ruang makan .


Di ruang makan...


Terlihat Bi Asih sedang berdiri tak jauh dari meja makan .


" Apa Kak Fardan masih belum pulang Bi ." Tanya Alifa .


" Belum Nona ." Jawab Bi Asih .


" Apa Kak Fardan makan malam di luar kali ya ." Batin Alifa .


" Widiiiih... tumben Lif , kamu masak sebanyak ini ." Tanya Ifan yang tiba- tiba sudah berdiri di samping meja makan .


" Tunggu... kayaknya makanan ini adalah makanan kesukaan Kak Fardan semua , gak ada satu pun makanan kesukaanku ." Ucap Ifan heran .


" Iya aku memang sengaja memasak semua makanan kesukaan Kak Fardan , karna hari ini adalah hari spesialnya ." Jelas Alifa .


" Hari spesialnya maksudnya..." Tanya Ifan tak mengerti .


" Maksudnya hari ini adalah ulang tahun Kak Fardan makannya aku masakin makanan kesukaannya ."


" Hhh...Kak Fardan lagi, Kak fardan lagi , hanya dia yang selalu kamu perhatiin, gak pernah sekali pun kamu merhatiin aku ." Batin Ifan sambil tersenyum kecut .


" Ya... aku tau kalau kakak kesayangan kamu kan cuma Kak Fardan " Ucap Ifan sambil berlalu pergi ke kamarnya .


" Kak Ifan , bukan begitu maksudku ." Ucap Alifa merasa bersalah .


" Duh... kok Kak Ifan jadi ngambek sih aku kan tidak bermaksud seperti itu , lagian kenapa sih dia kok sikapnya jadi aneh gitu , udah kayak orang yang lagi cemburu buta aja ." Gerutu Alifa .


Dia pun menyusul Ifan ke kamarnya .


Sesampainya di kamar Ifan menutup pintunya dengan keras .


Dia benar-benar kecewa karena diaQ merasa Alifa lebih menyayangi kakaknya dari pada dirinya .


" Selalu saja Fardan yang dia perhatikan ." Gerutu Ifan yang merasa kesal .


-


-


-


-


-


Semoga kalian suka ya gays...


sama karya pertamaku


jangan lupa tinggalkan like komen dan vote .

__ADS_1


TERIMA KASIH....😉😉😉


__ADS_2