Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 52


__ADS_3

" Tidak usah , aku bisa sendiri ." Ucap alifa dingin . Dia pun pergi begitu saja meninggalkan Fardan yang merasa keheranan dengan perubahan sikap istrinya yang tiba-tiba menjadi dingin .


" Kenapa dia tiba-tiba menjadi dingin begitu , apa aku sudah melakukan kesalahan ." Batin Fardan . Dia pun berjalan menyusul sang istri .


Baru saja Alifa menginjakkan kakinya di tangga pertama , namun tiba-tiba saja tubuhnya merasa melayang karena Fardan mengangkat tubuhnya ala bridal styl .


" Ah... " Alifa terkejut dengan perlakuan Fardan yang secara tiba-tiba .


" Apa yang Kak Fardan lakukan , cepat turunkan aku ." Ucap Alifa .


" Aku menggendong istriku yang sedang di landa rasa cemburu ,dan jangan pernah bermimpi kalau aku akan menurunkanmu ." Jawab Fardan yang mulai mengerti kenapa tiba-tiba saja istrinya bersikap seperti itu .


" Siapa yang cemburu , aku tidak cemburu kok ." Elak Alifa .


" Tidak usah mengelak , aku ini tipe suami yang selalu peka terhadap perasaan istri ." Jawab Fardan .


Dan tentu saja hal itu tidak luput dari pandangan para tamu yang hadir di acara itu .


" Mereka romantis sekali ya ." Ucap Erlin sembari tersenyum .


" Kenapa mereka terlihat romantis begitu ,apa laki-laki itu pacarnya Alifa ." Batin Galang sambil terus menatap mereka yang kini sudah hampir mencapai tangga paling atas .


Fardan membawa Alifa ke kamarnya dan menurunkannya di sofa .


" Kenapa Kak Fardan membawaku ke sini ??? " Tanya Alifa .


" Lalu aku harus membawamu kemana , ke kandang sapi ??? " Tanya Fardan .


" Ya nggak juga lah , masak aku ganti baju di kandang sapi ." Gerutu Alifa .


" Oh ya , aku kan gak bawa baju ganti Kak ." Sambung Alifa .


" Kamu tenang aja , kamu bisa pinjam baju tidur Kak Erlin ." Ucap Fardan .


" Loh kok baju tidur sih , acaranya kan masih belum selesai ."


" Tidak... kamu tidak boleh balik lagi ke pesta , lebih baik kamu istirahat saja ." Ucap Fardan tegas .


" Tapi aku merasa gak enak hati sama daddy dan Kak Erlin kalau aku gak balik ke lantai bawah ,apa lagi bunda dan ayah masih belum pulang kan..."


" Kamu tidak perlu memikirkan hal itu , aku yakin daddy dan Kak Erlin pasti akan mengerti , begitu juga dengan yang lainnya ."


" Tapi Kak... "


" Sekali lagi kamu membantah , akan aku hukum ." Ancam Fardan .


" Menghela napas panjang ,Baiklah... " Ucap Alifa mengalah .


Tok...tok...tok...


Terdengar ketukan pintu dari luar .


" Itu pasti Kak Erlin ." Tebak Fardan .


Dia pun berjalan membuka pintu .


Dan benar saja bahwa orang yang telah mengetuk pintu kamarnya adalah Erlin .


" Nih... baju tidur untuk istri kamu ." Ucap Erlin sambil memberikan baju tidur pada Fardan .


" Terima kasih ." Ucap Fardan .

__ADS_1


" Sama-sama ,ya sudah aku pergi dulu ." Erlin pun pergi meninggalkan kamar itu .


Fardan kembali menutup pintunya dan berjalan menghampiri sang istri .


" Sekarang kamu cepat ganti baju , atau... kamu mau aku yang menggantikannya ." Goda Fardan .


" No... aku bisa sendiri ." Alifa pun beranjak dari duduk nya dan bergegas pergi ke kamar mandi .


" Ternyata istri kecilku itu bisa cemburu juga ya ." Gumam Fardan sembari tersenyum .


beberapa menit kemudian...


Ceklek...


Alifa keluar dari kamar mandi dengan menggunakan baju tidur yang di berikan Fardan tadi . Dan dia mendapati Fardan tengah memainkan ponselnya sambil duduk berselonjoran di atas ranjang dengan menyandarkan tubuhnya pada sandaran ranjang .


Fardan yang menyadari kedatangan istrinya langsung meletakkan ponselnya di atas nakas samping kanan ranjang .


" Kemarilah ." Panggil Fardan .


" Tidak mau... " Tolak Alifa sambil berjalan melewati suaminya , namun dengan cepat Fardan meraih lengan Alifa dan menariknya hingga membuat Alifa jatuh ke pangkuannya .


" Kak Fardan apa-apaan sih , lepaskan aku ." Ucap Alifa sembari bergerak gerak di atas pangkuan suaminya , karena saat ini Fardan memeluk tubuh istrinya dengan sangat erat .


" Tidak akan... " Ucap Fardan .


" Lepasin... " Alifa tidak mau diam dan terus saja bergerak gerak berusaha untuk lepas dari pelukan suaminya , namun usahanya malah membuat di bawah sana mengeras dan ingin segera masuk ke sarangnya .


" Kamu sudah membangunkan Fardan junior , jadi kamu harus bertanggung jawab ." Ucap Fardan sambil menahan hasratnya .


" Membangunkan Fardan junior , maksud Kak Fardan ap... emmmh..." Fardan membungkam mulut istrinya dengan bibir nya . Bahkan dia mengigit kecil bibir bawah Alifa sehingga sang istri membuka mulutnya , dan Fardan dengan cepat memasukkan lidahnya dan memporak poranda apa saja yang ada di dalamnya .


Perlahan tapi pasti , Fardan mulai membuka kancing pertama baju tidur istrinya , namun...


" Kak Fardan stop ." Ucap Alifa menahan tangan Fardan yang sudah siap membuka kancing kedua baju tidurnya .


" Kenapa ??? " Tanya Fardan heran .


" Aku lagi datang bulan ." Jawab Alifa , karena dia tidak mau Fardan kebablasan .


" Sejak kapan ??? " Tanya Fardan lagi .


" Tadi pagi ." Jawab Alifa .


" Menghela napas panjang , Kenapa baru bilang sih ." Gerutu Fardan putus asa karena hasratnya tak dapat tersalurkan .


" Gimana aku mau bilang , kalau sedari tadi Kak Fardan tidak memberikan aku kesempatan untuk berbicara ." Gerutu Alifa .


" Ya sudahlah ,kalau gitu aku mandi saja ." Ucap Fardan . Dia pun menurunkan Alifa dari pangkuan nya dan bergegas pergi ke kamar mandi untuk menghilangkan hawa panas pada tubuhnya .


" Sial... kenapa bulan nya datang sekarang sih , kenapa gak datang besok aja ??? " Batin Fardan sambil menjambak rambut nya karena frustasi .


Cukup lama Fardan mengguyur tubuhnya dengan air dingin , karena hasratnya begitu membuncah sehingga dia menghabiskan waktu satu jam di kamar mandi .


Setelah selesai mandi dan hawa panas pada tubuhnya pun menghilang , Fardan segera keluar dari kamar mandi dan mendapati sang istri sudah terlelap di atas ranjang .


" Rupanya dia sudah tidur ." Ucap Fardan .


Dia pun pergi ke ruang ganti .


Setelah selesai memakai bajunya , Fardan berjalan menuju ranjang dan merebahkan tubuhnya di sana .

__ADS_1


Cup


Fardan mengecup kening Alifa dengan cukup lama .


" I love you istri kesayanganku ." Ucap Fardan sambil tersenyum menatap wajah cantik alami istrinya .


Dia pun tidur dengan memeluk tubuh istrinya .


Di tengah malam...


Alifa merasa sangat lapar sehingga dia terbangun dari tidur nyenyak nya .


" Kenapa aku merasa sangat lapar ya ." Ucap Alifa pelan .


" Oh ya , saat di pesta semalam aku kan gak sempat makan apapun ." Ucap Alifa .


Dia pun turun dari ranjang .


" Kamu mau kemana ???" Tanya Fardan saat melihat Alifa sudah memegang gagang pintu .


" Aku lapar Kak , aku mau pergi ke dapur untuk mencari makanan ." Ucap Alifa sambil menatap Fardan yang kini sudah berdiri di depannya .


" Maaf ya... aku lupa kalau semalam kamu gak sempat makan apapun saat di pesta ." Ucap Fardan merasa bersalah .


" Tidak apa ." Jawab Alifa .


" Ayo... aku temani kamu ke dapur ." Ajak Fardan .


" Tidak usah , aku bisa sendiri ." Tolak Alifa .


" Sudah ayo ." Fardan menarik tangan Alifa dan membawanya ke dapur .


-


-


-


-


-


HAI READERS SETIAKU....


MAAF YA... AUTHOR BARU UP


KARENA SEJUJURNYA AUTHOR MERASA PATAH SEMANGAT KARENA GAK ADA YANG BANTU VOTE .


WALAUPUN ADA HANYA SATU ORANG


DAN AUTHOR PIKIR BUAT APA DI LANJUTIN KALAU GAK ADA YANG DUKUNG AUTHOR DAN BANTU VOTE .


APALAGI SAAT INI AUTHOR LAGI ADA MASALAH KELUARGA SEHINGGA MEMBUAT AUTHOR JATUH SAKIT .


JADI BAGI KALIAN JIKA INGIN CERITANYA DI LANJUTIN


TOLONG BANTU AUTHOR DENGAN VOTE SEBANYAK BANYAKNYA ....


DAN JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE DAN KOMEN .


TERIMA KASIH...😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2