Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 38


__ADS_3

Tiga hari pun berlalu , dan selama itu Alifa melewati hari-harinya tanpa Fardan . Dan entah kenapa ketidak beradaan Fardan di sampingnya , membuat Alifa merasa ada yang hilang dari hidupnya , mungkinkah dia sudah membuka hatinya untuk Fardan ???


Entahlah hanya dia dan author yang tau...


Di pagi hari , Alifa tengah sibuk menyiapkan sarapan dengan di bantu para ART nya , namun tanpa bantuan sang bunda . Karena Alifa melarang Rita untuk membantunya dengan alasan bundanya baru sembuh dari sakit , Rita sudah menjelaskan panjang lebar terhadap putri semata wayangnya itu , bahwa dirinya sudah baik-baik saja , namun Alifa tetap tidak mengijinkan Rita untuk ikut membuat sarapan bersamanya .


Bahkan menurut Rita , sikap Alifa tidak jauh berbeda dengan Ayahnya , dia menjadi posesif jika sudah menyangkut kesehatan dirinya .


Tak butuh waktu lama Alifa sudah menyelesaikan masakannya . Dia pun menatap satu persatu masakannya yang kini sudah tertata rapi di atas meja .


" Bi , tolong panggilkan yang lainnya , kalau sarapannya sudah siap , aku mau ke kamar dulu mau mandi ." Ucap Alifa .


" Baik non ." Jawab Bi Asih .


Alifa bergegas pergi ke kamarnya , dan sesampainya di kamar dia langsung menuju kamar mandi , karena sudah tidak tahan dengan tubuhnya yang terasa lengket akibat keringat yang menempel di tubuhnya .


Hari ini Alifa berniat untuk pergi ke kampus , karena bundanya sudah sembuh , dan dia juga sudah sangat merindukan celotehan sahabatnya yang sering kali membuat Alifa tersenyum saat mendengarnya .


Setelah selesai bersiap , Alifa berjalan menuju ruang makan .


" Pagi Yah , pagi Bun , pagi Kak Ifan ." Sapa Alifa pada mereka .


" Pagi sayang ." Jawab Rita .


" Pagi Putri kesayangan Ayah ." Jawab Riko sambil tersenyum menatap putrinya .


" Pagi adekku yang super ngeselin bin nyebelin ." Jawab Ifan .


" Tapi ngangenin..." Lanjut Alifa sambil tersenyum kecil .


" Ih... pede amet... " Cetus Ifan .


" Bodo ." Jawab Alifa .


" Hei sudah , kapan makannya jika kalian masih terus bertengkar seperti ini ." Rita melerai perdebatan mereka .


" Iya bun ." Jawab mereka serempak .


Mereka pun sibuk menghabiskan sarapan mereka masing-masing tanpa ada yang bicara .


Setelah selesai sarapan , Alifa dan Ifan pun pamit untuk berangkat ke kampus .


" Yah , bun , kita berangkat ya ." Pamit Alifa pada kedua orang tuanya , tak lupa dia mencium punggung tangan ayah dan bundanya . Begitu pun dengan Ifan .


" Iya , hati-hati di jalan ." Nasehat Rita .


" Iya bundaku sayang... " Ucap Ifan sembari tersenyum kecil menatap sang bunda .


Di dalam mobil...


Hening...


Tak ada salah satu dari mereka yang angkat bicara , karena keduanya kini tengah sibuk dengan pikiran mereka masing- masing .

__ADS_1


" Bukankah Kak Fardan bilang dia hanya tiga hari di luar kota , tapi kenapa sampai sekarang dia belum pulang juga , dan lebih parahnya lagi dia gak ngasih kabar sama sekali , apa dia terlalu sibuk sampai-sampai dia tidak punya waktu walau hanya sekedar menelpon istrinya ." Batin Alifa .


" Kamu kenapa sih Lif , dari tadi aku perhatiin kamu melamun terus ." Tanya Ifan .


" Nggak kok , perasaan Kak Ifan aja kali ." Elak Alifa .


Setelah empat puluh lima menit mereka pun sampai di kampus .


Saat mereka berjalan menyusuri koridor kampus , banyak pasang mata yang memperhatikan mereka , apalagi Alifa yang terlihat begitu cantik dengan mengenakan gamis berwarna orange dan kerudung yang senada dengan warna gamis yang ia kenakan .


Sesampainya di kelas , Alifa langsung di sambut oleh Aila .


" Hai... kok baru masuk ? " Sapa Aila sambil tersenyum manis menatap Alifa .


" Kemarin bunda lagi sakit , jadi tidak mungkin kan aku meninggalkannya ." Ucap Alifa .


" Owh... emangnya tante Rita sakit apa ?"


Tanya Aila .


" Demam , Oh ya gimana OSPEK kemaren , seru nggak ???" Tanya Alifa penasaran .


" Seru banget... apalagi banyak cogan nya ." Ucap Aila antusias .


" Aish... kau ini , cogan mulu yang ada di pikiran kamu ." Ucap Alifa .


" Ya iyalah... dia kan jones... " Ledek Ifan .


" Gak usah ikut-ikutan deh ,kamu kan juga jones... " Ketus Aila .


" Hadeh.... mulai lagi ." Batin Alifa .


-----


Sepulang dari kampus Alifa tidak langsung pulang ke rumahnya , karena Aila mengajak Alifa makan siang di luar berdua tanpa ada Ifan yang mengikuti mereka .


Awalnya Ifan tetap ngotot untuk ikut mereka , namun Aila tidak memperbolehkannya begitu pun dengan Alifa . Maka dengan berat hati Ifan menyetujuinya , ia langsung bergegas pulang .


Kini Alifa dan Aila tengah berada di cafe favorit mereka .


" Kamu mau pesan apa ? " Tanya Aila saat pelayan cafe sudah berada di hadapan mereka dan sudah siap untuk mencatat pesanan mereka .


" Seperti biasa , nasi goreng pedas dan minumnya jus mangga ." Jawab Alifa . pelayan itu pun mencatat pesanan Alifa .


" Saya juga sama kayak dia mbak , cuma kalau minumnya jus avokad ." Ucap Aila .


Setelah selesai mencatat pesanan mereka , pelayan itu pun pergi .


" Oh ya Ai... tumben kamu gak ngebolehin Kak Ifan ikut kita ?" Tanya Alifa penasaran , karena baru kali ini Aila melarang Ifan untuk ikut mereka .


" Ya gak papa sih... aku cuma lagi pengen makan berdua aja sama kamu , lagian kamu tau sendiri kan... kalau aku udah ketemu sama dia , bukan gak mungkin kalau aku gak ribut sama dia , kakak kamu itu kan nyebelin , jadi males aja kalau makan siang kita di gangguin dia ." Oceh Aila .


" Iya juga sih... tapi ingat ya , benci itu bisa jadi cinta loh..." Goda Alifa .

__ADS_1


" Kamu ngomong apa sih , gak jelas banget ." Gerutu Aila yang hanya di balas senyuman oleh Alifa .


Tak lama kemudian pesanan mereka datang ,dan mereka pun mulai menyantap makanan mereka , karena mereka memang sudah sangat lapar , apalagi setelah melihat nasi goreng pedas kesukaan mereka .


Saat mereka tengah asyik menyantap makanannya , tiba-tiba ponsel Aila berdering . Aila pun mengangkatnya .


" Halo... " Ucap Aila .


"............ "


" Apa...??? oke aku akan pulang sekarang ." Ucap Aila , dia pun mengakhiri pembicaraannya .


" Kenapa Ai... kok kamu keliatan panik gitu ?" Tanya Alifa penasaran saat melihat perubahan raut wajah Aila yang terlihat panik .


" Daddy sakit , jadi aku harus segera pulang ." Ucap Aila .


" Owh ya udah kalau gitu kamu cepat pulang ."


" Tapi gimana dengan kamu ."


" Aku gak papa kok , aku bisa pulang naik taxi online ."


" Beneran gak papa Lif , aku tinggalin kamu disini ."


" Iya gak papa ."


" Aku minta maaf ya , aku... "


" Udah gak usah di pikirin , sebaiknya kamu cepat pulang , kasian daddy kamu ." Ucap Alifa .


" Oke aku pulang duluan ya ,makasih atas pengertiannya ."


" Iya sama-sama ." Aila pun pergi dengan tergesa gesa.


" Yah... jadi sendiri deh , sebaiknya aku juga pulang aja kali ya ,dari pada sendirian disini ." Batin Alifa .


Setelah membayar semua pesanannya , Alifa segera berjalan keluar dari cafe itu , namun saat dia ingin keluar , dia melihat seseorang yang tak asing baginya tengah duduk seorang diri di sudut ruangan itu .


Yang tak lain adalah Hafiz .


-


-


-


-


-


**Jangan lupa tinggalkan jejak kalian


Dengan like , komen dan vote .

__ADS_1


TERIMA KASIH...😊😊😊**


__ADS_2