
Di tengah-tengah acara , ada acara dansa dan acara di buka dengan Erlin yang berdansa dengan daddy nya .
Setelah itu berlanjut para tamu undangan ikut berdansa , termasuk Alifa dan Fardan . Banyak orang yang menatap kagum saat melihat Alifa dan Fardan berdansa bersama , karena mereka sangat serasi , bahkan orang tua Alifa sangat senang melihat putrinya tersenyum bahagia .
" Yah , lihat putri kita , terlihat sangat bahagia bersama Fardan ." Ucap Rita sambil terus menatap ke arah putrinya .
" Ya... ayah bahagia karena ternyata Fardan bisa membuat Alifa bahagia ." Ucap Riko sambil tersenyum kecil .
Sedangkan Ifan yang memang statusnya jomblo , dia hanya duduk berdiam diri sambil menatap dua insan yang terlihat sangat bahagia itu ,yang tak lain adalah Alifa dan Fardan .
" Sepertinya Alifa sangat bahagia bersama Kak Fardan ." Batin Ifan sambil tersenyum . Dia ikut bahagia saat melihat orang yang di cintainya bahagia .
" Hei... kenapa kamu malah berdiam diri disini , kenapa kamu tidak ikut berdansa ." Tanya Erlin yang kini duduk di sebelah Ifan .
" Owh... atau jangan-jangan adik nakalku ini sudah insaf dari playboy nya dan sekarang malah jadi jones ."Goda Erlin .
Ya... Erlin sudah menganggap Ifan seperti adiknya sendiri , karena mereka sudah cukup akrab semenjak pertemuan tak di sengaja mereka saat di rumah sakit , dan saat itu Ifan sudah tau kalau Erlin adalah kakak kandung Fardan .
" Kak Erlin tidak usah meledekku , lagian apa kabar dengan Kak Erlin yang sampai saat ini juga masih jomblo ." Ucap Ifan .
" Ya...ya....ya... sepertinya kita memang senasib ." Ucap Erlin sambil tertawa kecil , begitu pun dengan Ifan .
" Hai Kak Ifan ." Sapa Aila yang juga menghampiri mereka .
" Hmmm ." Jawab Ifan cuek .
" Kok Kak Ifan gak ikutan dansa sih ??? " Tanya Aila .
" Siapa bilang , Kak Erlin maukah kamu berdansa denganku ." Ajak Ifan sambil mengulurkan tangannya .
" Plis dong Kak , aku gak mau dansa sama cewek jahat ini ." Batin Ifan sambil menatap Erlin dengan penuh harap .
" Sepertinya Ifan sengaja mengajakku , karena dia tidak mau jika sampai berdansa dengan Aila ." Batin Erlin yang mengerti dengan tatapan Ifan .
" Dengan senang hati ." Ucap Erlin sambil menerima uluran tangan Ifan .
Erlin dan Ifan pun berdansa . Dan tentu saja hal itu membuat Aila merasa kesal , karena dia berharap bahwa Ifan mau mengajaknya berdansa , tapi nyatanya Ifan malah mengajak Erlin untuk berdansa dengannya .
" Benar-benar menyebalkan , kenapa dia malah mengajak cewek sok cantik itu sih , dasar cowok gak peka ." Aila menggerutu dalam hati .
Dia pun pergi meninggalkan pesta dengan raut wajah yang terlihat sangat kesal .
Lain halnya dengan Alifa yang tengah duduk sambil terus tersenyum bersama sang suami .
Namun tiba-tiba saja Azazian memanggil Fardan dan memintanya untuk bergabung dengan para rekan bisnisnya .
" Sayang , kamu tidak apa kan jika aku tinggal sebentar ." Pamit Fardan .
__ADS_1
" Aku tidak apa-apa Kak , pergilah... aku akan menunggumu disini ." Ucap Alifa .
" Ya sudah aku ke sana dulu ya ."
" Hemmm ." Jawab Alifa .
Fardan pun pergi menemui Azazian dan rekan bisnis mereka .
Galang yang memang sedari tadi menatap Alifa dari kejauhan , langsung berjalan menghampiri Alifa saat dia melihat Alifa tengah duduk seorang diri .
" Hai... " Sapa Galang saat sudah sampai di depan Alifa .
Bahkan kini dia duduk di samping Alifa .
" Kamu kan cowok yang waktu di kantin itu kan... ??? Tanya Alifa memastikan .
" Ternyata kamu masih ingat juga sama aku ." Ucap Galang sambil tersenyum .
" Oh ya kenalin aku Galang , aku senior kamu di kampus ." Ucap Galang sambil mengulurkan tangannya .
" Aku Alifa ." Jawab Alifa sambil mengatupkan kedua tangan nya di depan dada .
" Oh... " Ucap Galang sembari menarik kembali tangan nya .
" Maaf ya , bukannya aku sok jual mahal , atau apalah , tapi aku hanya melakukan apa yang syariat islam ajarkan , seperti tidak bersentuhan dengan orang yang bukan mahromnya ." Ucap Alifa menjelaskan .
Ifan yang melihat Alifa tengah berbincang dengan seorang cowok yang tidak di kenalnya ,langsung berjalan menghampiri mereka dengan di ikuti Erlin di belakangnya .
" Alifa , dia siapa ??? " Tanya Ifan tanpa basa basi .
" Dia Galang , senior kita di kampus ." Ucap Alifa .
" Ya... kenalin aku Galang ." Ucap Galang sambil menjulurkan tangan nya .
" Ifan ." Jawab Ifan sembari menjabat tangan Galang .
" Entah kenapa aku merasa kalau cowok ini memiliki perasaan lebih terhadap Alifa ." Batin Ifan .
" Oh ya Lif , Fardan mana ." Tanya Erlin .
" Tuh... dia sedang berbincang bincang dengan daddy dan rekan bisnis nya ."Jelas Alifa .
" Oh... " Erlin hanya berOria .
" Eh tunggu... apa-apaan nih , kenapa cewek itu pegang-pegang tangan Kak Fardan , dan kenapa Kak Fardan hanya diam saja saat tangan nya di pegang oleh cewek ganjen itu ." Batin Alifa sambil mengepalkan tangan nya .
Saat Fardan menemui mereka , ternyata ada salah satu rekan bisnis daddy nya yang sengaja membawa anak gadisnya , karena orang itu tau kalau Azazian memiliki seorang putra yang tampan yang akan menggantikan posisinya di Arfiansyah Grup .
__ADS_1
" Tuan muda kenalkan ini Desi putriku satu-satunya ." Ucap Wanto pada Fardan .
" Saya Desi tuan muda ." Ucap Desi sambil mengulurkan tangan nya .
" Fardan ." Ucap Fardan cuek ,dan dengan terpaksa dia menjabat tangan Desi ,karena dia tidak mau mempermalukan daddy nya di depan rekan bisnis nya namun siapa sangka , Desi malah memegang erat tangan Fardan dan tak mau melepasnya .
Dan tentu saja hal itu membuat Fardan marah sehingga dia menarik tangan nya dengan kasar .
Fardan merasa jijik melihat melihat penampilan Desi yang terkesan terlalu seksi dengan menggunakan dress selutut yang sangat ketat .
" Kak Fardan keterlaluan ." Ucap Alifa kesal karena dia hanya melihat Fardan yang sedang di pegang tangan nya , namun dia tidak melihat saat Fardan menarik tangan nya dengan kasar .
Alifa beranjak dari duduknya dan ingin pergi , namun karena dia pergi dalam keadaan kesal dan cemburu menjadi satu , membuat dia tidak sengaja menabrak seorang perempuan hingga minuman yang di pegang perempuan itu tumpah mengenai baju Alifa .
" Awsh... " Seru Alifa terkejut .
" Maaf mbak , saya tidak sengaja ."Ucap perempuan itu merasa bersalah .
" Tidak apa , bukankah seharusnya aku yang minta maaf , karena tidak sengaja menabrakmu dan membuat minuman kamu tumpah ."Ucap Alifa .
Melihat hal itu secara bersamaan Ifan dan Galang berjalan menghampiri Alifa , namun sayangnya sebelum mereka sampai Fardan terlebih dahulu datang menghampiri istrinya .
" Sayang... kamu gak papa kan...??? " Tanya Fardan khawatir dan memakaikan jas nya pada Alifa karena dia takut istrinya merasa kedinginan akibat bajunya yang basah .
" Aku tidak apa-apa ." Ucap Alifa dingin .
Bahkan dia menghempaskan tangan Fardan yang tengah memegang pundaknya .
" Ya sudah , kalau begitu aku antar kamu ke kamar ya , biar kamu cepat ganti baju ." Ucap Fardan .
" Tidak usah , aku bisa sendiri ." Ucap Alifa dingin .
-
-
-
-
-
DUKUNG TERUS KARYAKU
DENGAN LIKE , KOMEN DAN VOTE SEBANYAK BANYAKNYA .
TERIMA KASIH...
__ADS_1