Cinta Di Balik Sandiwara

Cinta Di Balik Sandiwara
Episode 48


__ADS_3

" Mana mungkin aku membiarkan Alifa berangkat ke kampus dengan orang yang diam-diam mencintainya , aku tidak perduli mau dia sepupunya , atau saudaraku sekalipun , tapi yang jelas aku tetap tidak suka ." Batin Fardan .


" Ya udah kita sarapan dulu yuk , pasti ayah dan bunda udah nungguin kita ." Ajak Alifa .


" Ayo ." Fardan menggandeng tangan Alifa dan pergi ke ruang makan untuk sarapan .


Sesampainya di ruang makan , terlihat Riko , Rita dan Ifan tengah menunggu mereka .


" Berhubung yang di tunggu udah dateng , kita langsung sarapan aja ." Ucap Ifan .


" Makan aja yang kamu pikirin ." Ketus Fardan .


" Suka-suka aku lah , lagian dari pada mikirin istri orang , mendingan mikirin makan ." Ucap Ifan tak kalah ketusnya .


" Bisa mulai sekarang sarapannya ??? " Tanya Alifa yang mencoba menghentikan perdebatan dua pria tampan namun menyebalkan ' pikir Alifa .


" Tentu saja ." Ucap Rita .


Setelah itu tidak ada lagi yang berbicara , apalagi berdebat seperti tadi .


Semuanya tengah sibuk menghabiskan sarapannya masing-masing .


Setelah selesai sarapan , Fardan dan Alifa pamit untuk berangkat , begitu pun dengan Ifan .


" Yah , bun , kita berangkat ya ." Pamit Fardan .


" Iya , hati-hati di jalan ." Pesan Rita pada putra putrinya .


" Iya bun ." Jawab Fardan .


" Aku juga berangkat bun ." Pamit Ifan .


Mereka bertiga tidak lupa mencium punggung tangan ayah dan bundanya .


Sesampainya di depan rumahnya , Alifa mendapati Kevin tengah berdiri di dekat mobil milik Fardan yang biasa di bawa oleh Kevin untuk mengantar jemput Fardan .


" Selamat pagi tuan muda , nona muda dan juga tuan muda kecil ." Ucap Kevin .


" Selamat pagi Kak Kevin ."Jawab Alifa .


" Sudah ku bilang , panggil saja Kevin ." Ucap Fardan tidak suka .


" Iya , selamat pagi Kevin ." Alifa mengulangi lagi ucapannya .


" Dasar cemburuan ." Ketus Ifan .


" Bukan urusanmu ."Ucap Fardan dingin .


" Ya... terserah kau saja , dan untuk kamu Kak Kevin , apakah kamu tidak melihat kalau tubuhku sudah se gede ini , jadi berhentilah memanggilku tuan muda kecil ." Ucap Ifan kesal .


" Baik tuan muda ." Jawab Kevin .


" Sudah , kapan berangkat nya kalau berdebat terus ." Ucap Alifa kesal .


" Maaf sayang... ya udah kita berangkat ." Fardan membukakan pintu mobilnya untuk Alifa .


" Kak Fardan , boleh nggak aku ikut kamu??? ." Tanya Ifan .

__ADS_1


" Memangnya mobil mu kemana ???" Fardan balik nanya .


" Mobilku ada sih... , cuman ban nya bocor ." Jelas Ifan .


" Baiklah , kamu boleh ikut mobilku ." Ucap Fardan .


Ifan pun duduk di depan bersama Kevin ,sedangkan Fardan duduk di jok belakang bersama Alifa .


Di dalam mobil...


" Sayang... nanti pulangnya biar Kevin yang jemput ya , soal nya aku ada urusan , gak papa kan ??? " Tanya Fardan sambil menggenggam tangan Alifa .


" Tidak papa Kak ." Jawab Alifa sembari tersenyum menatap suaminya .


Cup


Fardan mencium pipi Alifa , dan tentu saja hal itu membuat Alifa terkejut , karena Fardan menciumnya secara tiba-tiba .


" Kak Fardan apa-apaan sih ." Ucap Alifa .


" Memangnya kenapa sayang , apa salah jika mencium istri sendiri ." Ucap Fardan .


" Bukan gitu , tapi... "


" Sudahlah tidak apa , lagian mereka tidak melihat ya kan Fan... " Tanya Fardan sambil menatap mata Ifan yang sedari tadi memperhatikan Alifa lewat kaca spion .


" Eh... iya , aku tidak melihat ya kan Kak Kevin ." Ucap Ifan agak gugup , karena dia sudah ketahuan kalau dirinya sedari tadi diam-diam memperhatikan Alifa .


Dan tentu saja Fardan sengaja melakukan itu , karena dia ingin Ifan tau bahwa Alifa adalah miliknya .


" Iya ." Jawab Kevin .


" Aduh... aku ini kenapa sih , udah tau kalau Alifa sudah menikah , tapi masih saja memperhatikannya ." Batin Ifan .


Tak butuh waktu lama , mereka pun sampai di kampus tempat Alifa dan Ifan kuliyah .


Sebelum keluar dari mobil mobil , Alifa meraih tangan Fardan dan mencium punggung tangan nya , begitu pun dengan Fardan , dia mencium pucuk kepala Alifa dan mengecup singkat bibir merah muda istrinya .


Sedangkan Ifan sudah turun terlebih dahulu ,karena dia tidak mau melihat adengan mesra dua insan yang tengah di mabuk cinta itu ,karena itu akan hanya membuat hatinya terasa sakit , karena sampai saat ini Ifan masih belum bisa melupakan Alifa .


Alifa pun turun dan berjalan menyusul Ifan yang sudah masuk terlebih dahulu .


" Kak Ifan tunggu ."Teriak Alifa .


Ifan pun menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya menatap Alifa .


" Ada apa ??? " Tanya Ifan datar .


" Tungguin aku lah ." Ucap Alifa .


" Gimana aku bisa lupain kamu ,kalau kamu begini terus ." Batin Ifan .


Mereka berjalan menyusuri koridor kampus , dan tentu saja mereka tak luput dari pandangan mahasiswa dan mahasiswi yang menatap kagum ke arah mereka , terlebih lagi Alifa , wajah cantiknya mampu membuat mahasiswa yang menatapnya terpesona .


" Gila , tuh cewek cantik banget ya ." Kata sie A .


" Itu tipe gue banget ." Kata Sie B .

__ADS_1


Dan masih banyak lagi desas desus yang membicarakan kecantikan Alifa .


Namun Alifa tidak memperdulikannya ,dia hanya bersikap biasa saja seolah olah dia tidak mendengarnya .


Sesampainya di kelas Alifa langsung duduk di bangku kosong di samping Aila yang tengah sibuk memainkan ponselnya ,hingga dia tidak menyadari kedatangan Alifa dan Ifan .


" Ehemmm... serius amet sih ." Ucap Alifa .


" Eh kamu udah datang ." Ucap Aila sambil menaruh ponselnya ke dalam tas nya .


" Dia kenapa , kok sepertinya dia sengaja menaruh ponselnya , seakan akan dia tidak mau Alifa melihatnya , aneh ." Batin Ifan .


" Kamu lagi chattan sama siapa sih , jangan-jangan sama pacar kamu ya ."Tebak Alifa .


" Ya nggak lah , aku kan gak punya pacar ." Ucap Aila sembari melirik ke arah Ifan .


" Kenapa dia melirikku seperti itu ." Batin Ifan .


" Sepertinya Aila menyukai Kak Ifan deh ." Batin Alifa .


-----


Di kantin...


" Eh lo tau nggak tadi gue lihat ada cewek junior yang cantik banget , pake hijab lagi ." Ucap Choki salah satu senior tampan di kampus .


" Ah yang bener lo ??? " Tanya Semi penasaran .


" Ya iyalah masak gue bohong , jangankan lo , Galang sekali pun pasti akan jatuh hati sama tuh cewek ." Ucap Choki .


" Gue jadi penasaran secantik apa sih cewek itu ." Batin Galang


Galang adalah seorang aktivis yang terkenal karena prestasinya segudang dan karena ia juga dari keluarga kaya raya . Parasnya yang tampan membuat banyak cewek-cewek di kampus menggandrunginya , meskipun tampak dingin dan kaku . Dan tak ada satu pun dari mereka yang membuatnya tertarik .


" Alah... palingan juga lebih cantik gue dari pada cewek itu ." Ucap Sonya , seorang aktivis juga yang kerjanya ngikutin Galang kemana mana , meskipun sudah puluhan kali Galang menolaknya ,namun tetap saja cewek itu mengejar ngejar Galang .


" Lo tuh gak ada apa-apanya kalau di bandingin sama cewek itu ." Ucap Choki .


" Jaga omongan lo ya ."Ucap Sonya tersulut emosi .


" Cukup... kalian bisa diem gak sih ." Ucap Galang kesal .


-


-


-


-


-


DUKUNG TERUS KARYA AUTHOR


DENGAN LIKE , KOMEN DAN VOTE SEBANYAK BANYAKNYA .


TERIMA KASIH...😉😉😉

__ADS_1


__ADS_2