
POV NINDY
Happy Reading....
Nama ku Anindy Bakrie, biasa di panggil Nindy. Hari ini seperti biasa aku mengayuh sepeda ku menyusuri jalanan berbatu,menuju sekolah, pohon tinggi yang menjulang di tepi nya, keadaaan di sini pun sepi tapi itu hanya untuk orang awam tidak untuk ku, di sini banyak sekali 'makhluk halus' tanpa kita sadari bahwa kita memang hidup berdampingan dengan 'mereka'.
Karena aku sudah sangat lama di sini, aku juga sudah kenal dengan sosok yang tinggal disini, setiap aku lewat pun 'mereka' atau pun aku saling tegur sapa. Aku sudah terbiasa dengan keberadaan 'mereka' tapi jika menyeramkan agak takut juga sih. Kadang 'mereka' juga jenuh melihat ku lewat disini hanya seorang diri, 'mereka'menawarkan diri ingin mengantar ku, dan menemani ku. tapi ketika mereka hampir keluar dari tempat ini mereka terpental ke belakang seperti 'mereka' terperangkap di sana, entah lah, aku juga tak tau pasti.
terus saja ku telusuri jalan berbatu ini dengan keadaan sepeda yang bisa di bilang kurang layak untuk di pakai,ya gimana lagi hanya itu alat transportasi yang ku punya
' jika ingin mencapai cita cita ya harus berusaha' itulah pikir ku tiap di perjalanan jika sesaat aku mengeluh.
Sedikit lagi aku akan sampai di jalanan yang sudah ramai orang-orang berlalu lalang dan kondisi jalanan nya pun sudah cukup baik. tapi tiba tiba sepeda ku oleng hingga tak terkendali pas di perkelokan akan memasuki jalan , tiba tiba dari arah berlawanan mobil tengah melaju dengan kecepatan tinggi aku pun menjadi tambah panik hingga aku mengambil keputusan akan mengelok kan nya ke semak semak, entah itu semak atau jurang, tapi aku lebih memilih jatuh ke jurang dari pada menabrak mobil orang, yang pasti aku tak mampu menggantinya.
"Aaaaaaaaaaa" aku berguling guling Hingga tangan ku memegang sesuatu untuk menahan tubuh, di bawah ku sudah menanti jurang yang dalam seperti ingin melahap ku, untung saja ada akar di sini aku berusaha bertahan memegangnya
__ADS_1
"tolong.... tolong..." ucap ku merintis kesakitan karena beberapa tubuh ku terkena akar dan batu batu yang tajam.
"tolong...." terus saja aku meminta tolong, berharap ada orang yang lewat atau apapun
' apa aku akan berakhir disini"'Batin ku
'sirr siiir '
"apa itu " gumam ku mencari asal suara
""tolong ........." aku berteriak sekuat tenanga,kaki yang terasa nya nyeri membuat ku susah untuk menyelamatkan diri
"tolong lah siapa pun di atas sana...hiks hiks" aku mulai linglung tak kuat lagi menahan tubuh dengan memegang akar ditambah dengan keadaan ular piton tak jauh dari arah ku, ia mendekat semakin mendekat
aku pun memejamkan mata, sudah pasrah jika sewaktu-waktu aku terjatuh atau terpatuk ular
__ADS_1
'bodoh sekali kau Nindy, memilih jatuh ke jurang" batin ku meratapi nasib
badan ku mulai lemah dan akar yang menompang tubuh ku sudah hampir putus.
tiba tiba tangan ku ada yang memegang dan menarik ku ke atas, aku yang terlalu lelah dan sekujur tubuh ku merasa sakit semua dan membuat ku jatuh pingsan, dan aku tak ingat lagi apa apa yang jelas aku sudah ada di atas
"Astaghfirullah dek..?" Ucap seseorang Laki laki tampan memakai baju rapi menghampiri Nindy
Tanpa Ba Bi Bu orang itu langsung membopong Nindy naik ke atas mobil nya.
Bersambung..
Jangan lupa like, komen and vote ya reader 🤗
Terimakasih.
__ADS_1