Cinta Gadis Indigo

Cinta Gadis Indigo
Episode 38 Sopir Psycopat


__ADS_3

Happy Reading 😊🙏🙏


"trus gimana?" tanya ku, sekarang kami tengah duduk di halte bes hanya berdua, sedangkan Keyla tengah ke kantor guru untuk memberikan catatan nya


"entah lah"


"hem apa kamu tak melaporkan ayah mu itu?"


"dia bukan ayah ku, dan dia sudah mendapatkan karmanya, dia bunuh diri dengan meloncat dari lantai tiga tepat dimana dia mendorong ku"


"apa? kenapa dia Melakukannya?"


"Entahlah, yang ku dengar, kondisi nya saat diperiksa tengah menkonsumsi alkohol dengan dosis tinggi"


"kamu yang sabar ya nis"


"iya pasti, bagaimana pun semua sudah terjadi, aku hanya ingin adik ku kembali dan hidup dengan layak"


"aku akan bantu cari" ucap Nindy mantap


"lalu, jika kau jatuh dari lantai tiga kenapa kau berada di sekolah?"


"aku masih satu Nama apartemen dengan apartemen tempat mu tinggal, jadi aku mengikuti mu, heee..." jawab nya meringis


"benarkah? tapi kenapa aku tak mengetahu jika kita satu apartemen daaan ada yang jatuh dari lantai atas?"


"aku di apartemen sebelah apartemen tetangga mu, jadi jarak 1 apartemen, dan tadi ku lihat kau sangat kesal" jawab nya


"ooh, hahshs, iya begitulah, hmm kok aku yang kamu ikuti"


"sebenarnya aku dapat melihat makhluk tak kasat mata, hari itu aku, melihat mu di minimarket apartemen, sedang mengobrol bersama 'mereka'"


" benarkah? ahhh kamu pandai juga Cari kesempatan" ledek Nindy


"iys, hehe, ya gimana aku yakin kamu itu orang yang baik" balas nya


"ahahah" "Ndy!" Keyla memegang pundak Nindy


"eh pocong pocong kaki 2atau 3 ya" latah nindy memelan kan suara di kata 2/3 ya


"hahaha" tawa Keyla


"ishhh apa sih key, ngagetin aja!" ketus Nindy


"abis nya kamu ketawa sendiri, kan di liatin tuh" tunjuk Keyla ke gerombolan siswi yang memang sedang memperhatikan


"apa!" Nindy menoleh pada gerombolan itu dan disambut dengan gosip siang mereka seperti suara kicauan burung elang. hahha

__ADS_1


"ndy, hari ini kata sopir ku, papa pulang, jadi aku mau pulang juga ya"


"haa cepat banget nginap nya" Nindy kesal


"iya soal nya, aku ada urusan juga, maaf"


"hmm oke deh, Trus kamu ikut aku ke apartemen buat ambil baju kan?"


"kayak enggak deh, sopir ku udah jalan kesini, maaf ya ndy, kamu nggak papa kan sendiri"


"ooh yaudah ngga papa, lagian aku ada teman baru" kata Nindy tersenyum


"hantu?" tanya Keyla


"iya, kamu tau siapa?"


"siapa?"


"Anisa"


"serius Ndy, beneran dia mati bunuh diri ndy?"


"enggak, cerita nya panjang" jawab Nindy


"ceritain do--" belum selesai Keyla berucap klkson mobil membuat nya segera undur diri


"iya ndy?"


"masih sopir yang itu" bisik Nindy mendekati Keyla


"iya" jawab Keyla tersenyum


"hm kamu hati hati aja ya, kalau ada apa apa hubungi aku" kata Nindy


"iyaaa, bawel deh, hahahha" sahut Keyla tertawa lalu masuk ke mobil


Nindy pun menoleh ke Anisa, "kamu kenapa nis?" tanya Nindy karena Anisa terlihat sedang berfikir


"pria itu..." katanya


"kenapa?" tanya Nindy tak sabar plus takut akan keadaan Keyla


"pria itu yang menabrak ibuk ku Nin "


"apa?"


"iya dan dia itu seorang psycopat !"

__ADS_1


"apa!!, tidak tidak!!, kau salah kan nis katakan kau salah!!" Nindy mulai panik


"aku tidak berbohong Nin, dia orangnya, dia sekarang mungkin bersembunyi, dan berpura pura jadi supir karena sekarang dia adalah buronan"


perkataan Anisa membuat Nindy merinding dan menelan berat Saliva nya..


"bagaimana ini!!!" panik Nindy mondar mandir


"jika kita mengejar, mana bisa!!!" Nindy terus mondar mandir


Tin tin..


Klakson mobil dan berhenti tepat di depan Nindy yang terbengong. "Apa aku salah berdiri?" gumam Nindy


lalu seorang pria tampan turun dengan kaca mata hitam yang terpakai rapi di atas hidung mancung nya, badan tegap nan atletis dan mulus.


Dia turun, membuka kacamata, dan menatap Nindy.


"heM...kak Riski?" tanya Nindy ragu


"iya, kamu kenapa kebingungan gitu?" tanya nya


"it- itu kak!" Nindy terbata


"bilang aja Nin, mana tau dia bisa bantu" kata Anisa


"bantu apa?" tanya Riski yang membuat Anisa terbells


"teman ku kak, di bawa sams psycopat!" jelas Nindy gemetar


"benarkah?, kemana?"


"iya kesana" tunjuk Nindy ke jalan lurus


"mari kita kejar"


"serius kak, maap ngerepotin"


"enggak sama sekali" jawab nya tersenyum hangat


Mereka pun masuk kedalam mobil dan ternyata Reski juga sedang berada di dalam nya, tengah memainkan gawainya.


"loh kok dua?"


Bersambung..


.Mohon dukungan nya Readers dengan memberikan like, komen, rate bintang lima dan juga vote.💃💃💃💃

__ADS_1


Terimakasih 💃💃💃💃💃


__ADS_2