
Happy Reading ๐
"hemmm oh iya, misterius gimana key?" tanya ku tentang pernyataan Keyla yang belum sempat ku tanggapi tadi.
"Dia aneh banget, diamnm aja Selama perjalanan, hanya lirik lirik dari spion aja!, tatapan nya itu loh, hiyyyy" Keyla bergidik
"udah, positif thinking aja" nasehat ku
"iya sih, kamu ikut aku ya!"
"Hem soryy key, aku mau ke itu tempat kakak ku, Rumah sakit Cahaya"
Rumah sakit Cahaya adalah tempat sekarang tubuh kak jin di rawat, setelah dipindahkan suster Yani, biaya nya dari duit kak jin yang ATM nya Sekarang ada di diriku.
Aku sebenarnya enggan sekali memegang barang-barang kak jin, apalagi bersangkut uang, tapi kak Jino terus saja memaksa dan mengancam ku akan pergi meninggalkan ku.
jujur sih, aku enggak mau dia pergi, aku juga enggak mau kak Alena dan kak Cynta pergi, Padahal aku belum terlalu lama bersama mereka.
tapi rasa nyaman bersama mereka yang membuat ku enggan berpisah.
"Rumah sakit cahaya?" Keyla membeo
"iya,kenapa?"
"itu rumah sakit di pertigaan jalan komplek rumah ku, barang aja lah yuk"
"seriusan!"
"hoo'oh"
"kak gimana?" tanya ku pada ketiga kakak ku
dan mereka bertiga serentak menjawab iya.
"kamu lagi ngomong sama kakak hantu mu?" tanya Keyla, dia juga sudah terbiasa dengan keadaan ku walau kadang dia takut juga sih.
"iya baik kok, udah jinak" kataku yang langsung di beri tatapan tajam ketiganya
__ADS_1
"heee" memperlihatkan deretan gigi
Kami pun berbondong-bondong masuk kedalam mobil, benar kata Keyla dari penampilan nya saja sudah misterius, memakai Hoodie berwarna hitam yang menutupi kepala, dan sebuah kacamata hitam.
dari kaca spion terlihat sedikit wajah nya, karena hampir semua tertutupi kaca mata dan Hoodie yang dikena kan nya, seperti nya dia masih muda.
"kita berangkat sekarang non?" tanya nya
"iya pak" jawab Keyla singkat
selama diperjalanan tak ada yang berbicara, hening, asik dengan pikiran masing-masing, sampai ketika mobil dia rem mendadak. yang membuat kami serentak terhenyak ke depan.
"ada apa pak!?" tanya key
"kucing non" jawab nya dingin
Mobil pun Kembali melaju lagi.
"sopir teman kamu dingin bat Nin" kata kak Alen, mulai sekarang aku disuruh nya untuk manggil kak, karena dia bukan suster lagi, waalu berwujud suster hehehe., sebenarnya dia menyuruh memanggil nama saja, tapi aku yang enggak enak, janggal aja gitu rasanya.
dari tadi ku perhatikan, memang benar kata Keyla tadi, supir barunya ini, melirik-lirik di kaca mobil.
"Jin, Len, Nin, aku ke rumah sakit happy dulu ya, Om Tomo ulang tahun" kata kak Cynta dengan senyum merekah di bibir nya.
"Ciee ada yang pdkt ni, uhuyy" kak Alen menimpali, ku sikut lengan nya, sebagai kode, dan kak Alen lansung menutup mulut dengan kedua tangannya , ku lirik kearah kak Jino, dia nampak santai dan sesekali tersenyum, apakah benar mereka tak cinta lagi.
"hiss apa sih na" kak Cynta malu-malu
"iya kak, silahkan " ijin ku
"Hati hati ya hehe" sambung ku lagi
"Rebes" ujar kak Cynta memberi dua jempol nya. dan segera menghilang lenyap tak bersisa
"Ndy, teman hantu kamu itu seperti apa sih, aku jadi penasaran, kok kamu enggak takut gitu" tiba tiba Keyla angkat bicara
"kamu mau liat?" tanya ku sedikit meledek, dengan cepat dia mengangguk kan kepala yang membuat ku sedikit bingung
__ADS_1
"Seriusan?" tanya ku tak percaya
"Iya, emang kenapa?"
"aku pegang pan*at kamu ya" izin ku
"seperti yang kamu lakukan tadi " yang ku jawab dengan anggukan kepala
"oke siap?"
"siap" ucap nya semangat
serius ni anak pen liat hantu, jarang jarang, biasanya orang pada ngebirit ketika ada hantu, ini pen ketemu' batin ku menepuk jidat
ku lakukan semua seperti tadi, ku lihat ekspresi wajah Keyla, dia nampak diam sejenak, dan
"waaaaah ganteng banget hantu nya" ujar Keyla dengan wajah kagum
"loh kakak ini kok perutnya berlubang, trus darah nya, tunggu aku ada tisu" Keyla nampak merogoh tas nya
"ini lagi leher kakak kok ada ininya? kenapa nih?" tanya nya asik menutup luka di perut kak Alen, aku, kak jin dan kak Alen menganga tak percaya, kak Alen hanya diam membiarkan Keyla memperlakukan nya seperti itu
ku pegang dahi keyla, untuk memeriksa keadaan nya, "nggak panas, normal kok" kata ku seraya mengetuk kan jari telunjuk ke dagu ala orang berfikir.
"kamu kenapa ndy?" tanya Keyla
"kamu enggak demam"
"memang nya kenapa" dia mengerenyitkan dahi
"teman mu rada gini ya Ri" tanya kak Jino dengan gerakan seperti mencoreng di jidatnya.
"duh kakak ganteng bilang aku gila!?" sanggah Keyla
Bersambung ๐๐คญ
Mampir juga Novel ku satu lagi
__ADS_1
-sahabat atau kekasih
jangan lupa like ya๐งก๐งก๐