
lalu seorang pria tampan turun dengan kaca mata hitam yang tepampang rapi di atas hidung mancung nya, badan tegap nan atletis dan mulus.
Dia turun, membuka kacamata, dan menatap Nindy.
"heM...kak Riski?" tanya Nindy ragu
"iya, kamu kenapa kebingungan gitu?" tanya nya
"it- itu kak!" Nindy terbata
"bilang aja Nin, mana tau dia bisa bantu" kata Anisa
"bantu apa?" tanya Riski yang membuat Anisa terbelalak
"teman ku kak, di bawa sama psycopat! kata dia ni" tunjuk Nindy pada Anisa.
"benarkah?, kemana?"
"iya, kesana" tunjuk Nindy ke jalan lurus
"mari kita kejar"
"serius kak, nggak ngerepotin?"
"enggak sama sekali" jawab nya tersenyum hangat
Mereka pun masuk kedalam mobil dan ternyata Reski juga sedang berada di dalam nya, tengah memainkan gawai.
"loh kok dua?" kata Nindy bingung seraya menatap bergantian
"ahhaha kenalin, ini kembaran saya nama nya Reski"
"iya, kenalin saya Abang nya Riski" kata Reski mengulurkan tangannya yang lansung di balas Nindy
"iya, cuma beda 3 menit aja" sahut Riski
Nindy kini tengah memandang bergantian dua orang yang terlihat begitu mirip di hadapannya.
"Hay" kata mereka serentak yang membuat Nindy kikuk
"ada bedanya kak?"
"panggil Abang aja, kan kita cowok" kata Reski
__ADS_1
"oke bg"
"iya, ada kami ada beda nya, aku punya tahi lalat di hidung sedangkan Riiski tidak" jelas Reski menunjuk hidung nya, yang memang ada sebuah tahi lalat yang menambah ketampanan nya.
"Tahi lalat?" gumam Nindy, kejadian kejadian di masa lalu terputar kembali di benak nya, namun terpotong potong, entah mengapa belakangan ini dia sering mengalami itu, yang dia sendiri tak tau siapa yang ada diingatan nya itu, apakah dia atau siapa?, Nindy belum bisa memastikan nya. jika dia apa yang terjadi padanya dulu, itu pikir Nindy.
"iya" balas keduanya Kembali serentak
"memang seiras ya" kata Nindy kemudian, setelah hening beberapa saat
Tak lama Anisa datang kembali mengejutkan Nindy, Karena dia tadi menyusul Keyla.
"Nindy!" lirihnya di telinga Nindy
"eh kaget gua kaget apa " kata Nindy yang memecah tawa seisi mobil
"ih Nisa ngagetin ih!!" kesal nya
"hehe maap" dia meringis
"iya emang kenapa?" tanya Nindy kemudian
"itu si Keyla di bawa sama jayen ke rumah tua dekat danau arah jalan hutan kota" jelas Anisa satu tarikan nafas seperti sedang mengucapkan ijab Kabul, hahah
"loh ngapain dia bawa Keyla kesana?, trus keadaan Keyla gimana?, dia ngga papa kan?" tanya Nindy tanpa jeda karena dia takut sekali sahabat Manusia satu satu nya celaka.
"iya halo kak?"
[kamu dimana, aku di depan sekolah]
"Loh, aku udah jalan kak"
[jalan Kemana sama siapa?]cecar Jino
"sama kak Riski dan kembarannya ma--" yang langsung dipotong Jino
[Apa!!!!]
"sama kak Riski dan kembaran nya" kata Nindy lagi
[aku syok loh RI, bukan enggak dengar, ih!] jino kesal
"hehe"
__ADS_1
[emang mau kemana?, lansung pulang kan?]
"kek nya engga deh kak
[lah emang kenapa?]
"Keyla kak, katanya dia dibawa supir nya yang kata Anisa psycopat, kita takut Keyla akan kenapa-kenapa" jelas Nindy
[ Anisa siapa?]
"Teman baru" Nindy meringis
[Manusia ?]
"ngga" meringis lagi
[yaudah oke, arah mana?]
"hutan kota kak"
[oke aku kesana?]Jino mematikan telepon sepihak
"pasti laki-laki nyebelin itu kan?" terka Riski
"nyebelin?, kak Jino enggak nyebelin kok" bela Nindy yang di sambut tawa oleh Reski. sedangkan Riski hanya tersenyum kecut
"kak Alen sama kak Cynta mana ya" gumam Nindy
yang dimaksud pun datang, duduk berdesakan di kursi tengah, Riski yang sedang mengemudi tak mengaja menoleh ke kaca spion nya dan terkejut melihat pemandangan dibelakang, sedangkan Reski hanya merasa sesak, karena dia tak dapat melihat.
"waduh!" Riski
"kok sempit ya " Reski
"hm, kak pindah belakang" bisik Nindy pada Alen, sedangkan Cynta kini bersama Jino
"iya iya"
****
Sementara di tempat keyla, rumah tuan nan kumuh itu, gadis malang itu tengah pingsan, dengan kaki dan tangannya terikat di sebuah kursi kayu dan lab ban yang menempel di mulut nya.
Bersambung..
__ADS_1
Mohon dukungan nya dengan memberikan Like and komen, rate bintang lima, dan vote juga, biar author nambah semangat lanjutin, udah episode 39 loh tapi author belum masukin kontrak, karena belum ada KTP , hihihi, masih di bawah umur aku😑, dan rencana juga sih, mau pake KTP kakak aja, mau minta saran sama reader, aku kontrak aapa gimana?.
soal nya masih belepotan dan aneh gitu ceritanya 😑ðŸ˜.