
Happy Reading 😊🙏😅
Darah segar langsung menyapa Keyla, pandang kabur menyelimuti penglihatan Nindy, dia pun limbung, Keyla kaget, ia menarik infus nya kuat dan berlari keluar memanggil dokter.
Dokter pun datang di Sertai Jino di belakang, Keyla hanya bisa diam membisu, membiarkan suster menutup luka di tangan nya, akibat Infusnya terlepas dan tertarik kuat, pandangan nya kosong dan dia pun jatuh pingsan.
Jino yang bingung apa yang terjadi lansung berlari keruang cctv sembari menunggu Nindy di periksa oleh dokter.
**
Sementara di kantor polisi tempat Davin, pria itu berteriak teriak tak jelas.
"ARGHHHH apa salah ku! aku tak mau hidup seperti ini!!, aku telah melukai adik ku sendiri!!"
"heh bodoh! kata siapa dia adik kita!" kata Davin setalah itu, ya itu adalah Devan
"kau yang bodoh! kenapa kau harus ada! gw benci!!!"
"bodo amat"
Tingkah Davin itu membuat polisi gerah serta bingung dan memutuskan Davin di pindah kan ke RSJ (Rumah sakit Jiwa).
**
Keesokan Harinya...
"Yaampun ujian!!!" pekik Nindy hendak berlari namun rasa nyeri di perutnya sontak membuatnya tidur kembali.
"A aww"
cklek!
"Ni makan!" ucap seorang pria tampan menyodorkan krsek yang ntah apa isinya
"kakak masih marah?" tanya Nindy
'lagian kenapa marah ya'? kan aku ngga da salah!'
"nggak!"
"tu jawab nya singkat!"
"nggak kok"
"masih singkat"
"ngga kok Nindy!"
__ADS_1
"hahahahhaha!"
'manis banget sih elo Ri' batin Jino
Tanpa sadar jika sedari tadi Nindy memanggil manggil nya.
"kakak!!" pekik Nindy
"Ah apa?" jawab nya santai
"kakak ih, dari tadi aku tu mau minum, nih jauh" nindy memanyunkan bibirnya
'Haduehhh' Jino
Jino pun menjangkau air mineral yang di minta Nindy dan memberikan nya.
"Ri"
"iya kak?" jawab Nindy seraya meminum air nya
"kamu mau nggak jadi istri aku!" tanpa sadar Jino berucap
"byur!" Nindy menyembur kan air ke wajah jino saking terkejutnya dengan ucapan Jino barusan.
"Astaga, maaf maaf kak" Nindy pun segera meraih tisu di nakas samping bad hospital nya, dan membersih kan wajah jino, sedang kan jino hanya diam, tanpa ekspresi.
"kamu mau nggak jadi istri aku" masih belum sadar
"serius ni kak!"
"Apa?"
"kakak mau ngajak aku nikah gitu"
"apa!!"
"loh!"
"aku bilang gitu tadi ya Ri"
"iy-iya, ooooh kakka ngeprank aku ya, kirain bener"
"kalau bener kamu mau!"
"kenapa tidak! hahahahh!"
"aku serius Ri" kini Jino memegang tangan Nindy
__ADS_1
"aku juga serius kok kak, he..." masih nyengenges
"Anindy Bakrie!"
"am, aku kan masih sekolah kak"
"habis sekolah!"
"gimana" Jino menaik turunkan alis nya
"Kakak kok jadi genit!"
"Nindy....!"
"heheh" Jino memegang pipi chubby milik Nindy yang langsung membuak pipi gadis itu memerah, dengan cepat Nindy mengalihkan wajahnya.
"Aku ngga mau kamu dekat sama lelaki mana pun ri!" jino berucap mantap, dan Nindy menganga di buat nya, ia tak menyangka jika pria yang di sukainya ternyata menyukai nya juga
klen tau Reader, jika Cinta terbalas, rasanya, Ah! Mantap 😂
"Jadi sekarang kita jadian!" kata Jino yang tambah membuat mulut Nindy menganga lebar.
"Tutup mulut nya!" titah jino
"hap"
Nindy lansung berbaring dan menutup wajah nya dengan selimut.
"Ri..ri.." menggoda nindy
demi apa jantung aku mau copot!!' Nindy
Aktivitas mereka ternyata tentang di perhatikan oleh seseorang, senyum merekah dibibir nya.
"aku ngga tau sekarang mau sedih apa senang!, kalau mau sedih buat apa? kan aku sendiri yang mau mereka bersatu, dan kalau mau senang aku kurang rela, tapi sudah lah, buat kebahagiaan mu, Hany" Cynta pun menghilang
Cinta tak harus memiliki bukan?, jadi jangan bersikap egois, karena cepat atau lambat, jika itu bukan hak kita, akan pergi dengan sendirinya.(Mode bijak)
Bersambung...
Mohon Dukungan nya Reader
Dengan Memberikan like, Komen and vote..
Terimakasih
Love you Reader 😘😘🤩
__ADS_1