cinta ku berlabuh di vietnam

cinta ku berlabuh di vietnam
pindah ke Villa


__ADS_3

Setelah beristirahat kini mereka tengah menuju restoran yang berada dekat dengan hotel tempat Vieeta dan teman- temannya menginap. Karna sekarang sudah malam dan waktu nya makan malam


"ayo cepet aku udah laper" Vieeta menarik tangan Dat Thien untuk mengikutinya


Dat Thien pun hanya menurut karna memang perut sudah keroncongan. Setelah keluar dari loby hotel mereka pun menuju restoran yang memberikan menu- menu Vietnam tapi juga ada yang halal ya karna masih di indonesia jadi bisa di ubah dengan daging yang halal.


Vieeta bersama Dat Thien pun memesan makanan, setelah selesai memesan kini Vieeta dan Dat Thien kembali duduk di meja mereka.


Tak berapa lama makanan pun datang,mereka mulai melahap makanan yang sudah tersaji karna memang perut yang sudah keroncongan minta di isi


"kamu mau ini" Vieeta menawarkan daging iris tipis yang baru saja ia angkat dari pemanggang


"boleh" Dat Thien membuka mulutnya dan Vieeta pun menyuapi kekasihnya itu


"aduh panas- panas, dunia serasa milik berdua" goda Reza sembari mengibas- ngibas kaos yang ia kenakan


"guys liat ke uwuan mereka bikin jiwa jomblo gue meronta-ronta" ucap Reza lagi karna ia melakukan live striming kala sedang makan


"sirik aja mas Reza ini, makanya cepet cari biar ada yang nyuapin" Vieeta malah semakin menggoda Reza


Membuat Reza pun memanyunkan bibirnya, namun tanpa di duga Anh Tuan memberikan suapan pada Reza


"aaaaa, buka mulutnya" perintah Anh Tuan dan Reza pun membuka mulutnya


"yey di suapin" Reza kegirangan dan memamerkan pada Vieeta adiknya itu


"cih...lebay" Vieeta mencibir


"biarin..wlekk" Reza memeletkan lidah nya membuat dua orang yang sedari tadi diam ya itu Mai Thao dan Quan Khoi malah menjadi tertawa melihat perdebatan mereka


"awas aja nanti kalo aku punya cewe Vietnam juga, pasti nanti bakal ku bales" Reza masih kesal karna jomblo terus sekali nya punya cewe tapi cewek nya malah mutusin dia ( kasian banget Reza)


"iya udah tak do'ain semoga beneran dapet cewek Vietnam ya mas, mau gadis apa janda mas" tanya Vieeta sembari meledek


"gadis boleh, janda juga boleh, janda kembang apa janda punya anak satu ya boleh kan sekaligus dapet bonus beli satu gratis satu" ucap Reza sembari tergelak karna candaan nya sendiri


"sompret dasar" Vieeta melempar selada ke arah Reza yang membuat Reza semakin ngakak di buatnya"hahahaha"

__ADS_1


"anh mas Reza nakal" adu Vieeta pada Dat Thien


"plak...." Dat Thien menepak tangan Reza pelan namun tetap bunyi karna terkena kulit


"wlek...aku ada yang belain" ejek Vieeta merasa menang


"awas lo ya, aku aduin lo" Reza pura- pura nangis


"mau ngadu ke siapae heh, kagak ada pawang nya" Vieeta kembali menggoda


"Chi Mai Thao Vieeta nakal" Reza malah mengadu pada Mai Thao yang sejak tadi hanya menyimak


"biarin nanti aku akan belikan permen ya, jangan nangis cup cup cup" Mai Thao malah membuat Reza seperti anak keci.


Dan masih banyak keseruan-keseruan mereka lakukan di saat makan malam, tak perduli banyak orang melihat kelakuan mereka yang seperti anak kecil yang rebutan mainan, padahal usia mereka sudah dewasa semua.


Tapi bisa saja itu membuat mereka awet muda dengan bertingkah layak nya anak kecil tanpa beban, karna di usia dewasa sekarang wajah mereka malah terlihat seperti masih remaja


...****************...


Setelah perut terisi dan merasa kenyang mereka kini berjalan untuk kembali ke hotel dan kumpul- kumpul sebentar sebelum waktu nya untuk mengistirahatkan tubuh, karna perjalanan dari Vietnam ke indonesia cukup memakan waktu yang lama sehingga keempat orang itu masih merasa kelelahan.


"boleh deh," jawab Vieeta tanpa ragu" mas besok cari Villa ya yang deket sama pantai pokoknya yang pemandangannya bagus" pinta Vieeta pada Reza


"ok, besok kita cari Villa di sini banyak ko Villa yang deket pantai bahkan kita bisa liat itu sunset sama sunrise cuma dari Villa doang" Reza tampak bersemangat


"ya udah sekarang kita balik ke hotel dulu, kasian ni orang empat pasti capek" ucap Vieeta lalu mereka semua pun masuk ke dalam lift dan mengantarkan mereka semua menuju lantai yang di tuju.


pintu lift pun terbuka setelah sampai di lantai yang di tuju, mereka semua pun berpisah menuju kamar masing- masing.sesampainya di kamar Vieeta membaringkan tubuhnya di susul Mai Thao, sedangkan di kamar para cowok mereka sibuk Live masing- masing hingga larut malam barulah merek tidur


......................


Pagi harinya kini mereka tengah berkumpul di kamar Dat Thien.


"Reza sini liat ini" panggil Quan Khoi memperlihatkan Vidio yang mereka buat semalam untuk di posting


"bagus ini, kirim ke aku ya" pinta Reza dan Quan Khoi pun menyetujui

__ADS_1


"ayo mas, kita berangkat sekarang sekalian kan cari makan, terus kalo udah dapet kita tinggal jalan- jalan" ajak Vieeta


"iya sabar dulu toh ini kita berangkat pake apa" tanya Reza sembari merapihkan kopernya


"rental mobil aja, kamu yang nyopir ya mas" pinta Vieeta


"ya udah, aku cari rentalan dulu yang deket sini lewat onlain" akhirnya Reza kembali membuak ponselnya dan mencari rentalan mobil dekat hotel


Setelah ketemu Reza pun langsung mengajak mereka semua keluar dari hotel untuk cekin, sementara barang- barang koper mereka titip kan di resepsionis.


Mereka pun keluar dari hotel dan menuju parkiran hotel karna mobil sudah di antarkan oleh pihak rental, setelah Reza membayar sewa lewat onlain.


"nah itu mobil kita, yuk kita letsgo" ucap Reza bersemangat dan langsung menuju mobil


Reza pun di berikan kunci mobil oleh sales yang membawa mobil tadi.


Dan mereka berenam pun masuk ke dalam mobil dengan Reza yang menyupiri, di samping Reza ada Mai Thao dan di kursi tengah Vieeta, Dat Thien dan Anh Tuan. Sementara di belakang Quan Khoi.


Karna Anh Tuan tidak mau jauh- jauh dari kakak iparnya itu. Vieeta duduk di tengah dengan di apit dua kakak beradik Dat Thien dan Anh Tuan.


Selama perjalanan mencari Villa yang cocok Anh Tuan terlihat tidur sepanjang jalan.


"buset ini bocah, gak capek apa tidur mulu ckckck"Vieeta geleng- geleng kepala melihat tingkah si bontot yang hoby tidur


"dasar tukang molor tu bocah" Reza pun nampak heran


"ini namanya putra tidur, bukan putri tidur yang akan bangun kala sang pangeran datang dan mencium. Hahaha" Vieeta geli sendiri saat berbicara seperti itu


"udah biarin aja, biar dia menikmati Bali dalam mimpi" Dat Thien menimpali candaan Vieeta dan menggenggam jemari jemari Vieeta seolah tak ingin terlepaskan


Setelah berputar- putar mencari Villa yang cocok dan sesuai ke inginan, mereka pun akhirnya menemukan satu Villa yang cocok dengan tujuan awal mereka yakni dekat pantai dan dapat melihat pantai hanya dari Villa.


"kita ambil yang ini mas, ini bagus" Vieeta menelisik seluruh ruangan


"ok deh...Bli kita ambil yang ini, tapi kita tinggal dulu ambil koper di hotel" Reza berbicara kepada penjaga Villa


"baiklah, ini kuncinya untuk pembayaran bisa langsung lewat rek yang tadi saya berikan" ucap penjaga Villa

__ADS_1


"makasih Bli, kalau begitu kita pamit dulu" Reza pun berlalu setelah mendapat anggukan dari penjaga Villa


mereka pun kembali ke hotel untuk mengambil koper, tapi yang kembali ke hotel hanya Reza, Vieeta dan Dat thien. Sementara yang lain tinggal di Villa karna akan memakan waktu jika mereka semua ikut.


__ADS_2