cinta ku berlabuh di vietnam

cinta ku berlabuh di vietnam
tiba di Singapura


__ADS_3

Reza dan Vieeta kini sudah berada di singapura, pesawatnya sudah mendarat sekitar satu jam yang lalu. Reza dan Vieeta kini berada di depan patung Universal studio singapura. Mereka berdua kini sedang berdiri di depan patung bola dunia itu dan mengambil gambar.


Setelah mengambil foto, Vieeta mengirimkan foto itu ke pada Dat Thien


"aku sudah sampai kak di Singapura" Vieeta mengirim foto beserta pesan kepada Dat Thien


"cari makan yok, aku laper" ajak Reza memegang perutnya yang sudah terasa lapar


"ya udah ayok, kita cari makan" Vieeta pun menyetujui ajakan Reza karna ia juga merasa lapar, ia memasukan kembali ponselnya ke dalam tas tanpa menunggu Dat Thien membalas pesan dari dirinya.


Kemudian mereka berdua berjalan menuju restoran dan memesan makanan.


"Hah...rasanya capek banget, kalau karna gak ada kerjaan mending langsung pulang ke indonesia" keluh Vieeta karna tubuhnya merasa lelah


"namanya juga ada kerjaan, mau di tolak kan sayang" tutur Reza kini ia tengah meminum jus strawberry yang di pesan tadi


"iya juga sih, kalo enggak kerja nanti enggak dapet cuan. Gak bisa jalan-jalan ke luar negri " Vieeta menusuk daging yang berada di piringnya menggunakan garpu dan memakannya.


"cepet makannya, nanti kita balik ke hotel terus istirahat" titah Reza dan Vieeta pun memakan makanannya hingga tandas.


Setelah selesai makan, mereka keluar restoran dan berjalan menyusuri patung Universal studio singapura yang kini penuh dengan orang-orang yang sengaja datang ke tempat itu untuk menikmati suasana malam di sana.


Reza dan Vieeta berjalan menuju taksi, mereka akan menuju patung singa sebentar setelah itu kembali ke hotel.


tak butuh waktu lama mereka sampai di patung singa/ Merlion park.


"wow bagus banget pemandangannya" Vieeta terlihat takjub melihat pemandangan patung singa yang memancurkan air itu dan terlihat lampu berwarna warni yang menyala di sekitar patung itu


"Hallo guys, kita sekarang ada di patung Merlion Park, atau patung singa di Singapura.....wuhuuuuuu" Reza yang saat itu baru sampai langsung melakukan siaran langsung di ponsel pintarnya, Reza merentangkan tangan kirinya dan berputar perlahan untuk memperlihatkan suasana malam di sana


"mas, Viee nya mana? " tanya penggemar di kolom komentar


"iya mas Viee nya mana, soalnya dia enggak live" tutur


penggemar yang lain


"itu lihat Vieeta di sana guys, kayanya dia lagi vidio call deh sama Dat Thien" ucap Reza karna ia melihat Vieeta yang memegang ponsel dan terlihat seperti sedang vidio call


"ya udah guys kita nikmati pemandangan di sini ya, Wuuuuuuu bagus banget guys" Reza tampak antusias ia berjalan menyusuri tempat itu yang kini sudah ramai pengunjung.




__ADS_1


sementara Vieeta yang kini sedang menikmati pemandangan di dekat patung singa ia menikmati semilir angin malam.


Tak lama terdengar dering suara ponselnya yang berbunyi. Vieeta pun melihat ponselnya yang ia genggam dan terlihat di sana nama Dat Thien yang melakukan panggilan vido call


Vieeta pun tersenyum melihat nama seseorang yang kini jauh dari nya. ia pun buru-buru mengangkat panggilan Vidio call itu


"Hallo kak..." Vieeta melambaikan tangan kirinya di layar ponsel


"lagi di mana" tanya Dat Thien


"ini lagi di patung singa" Vieeta membalik kamera nya dan memperlihatkan suasana di sekitarnya. Setelah ia menperlihatkan Vieeta pun membalik kamera ke arahnya kembali


"mas Reza nya kemana ?" tanya Dat Thien karna ia hanya melihat Vieeta sendiri


"itu di sana lagi live kayanya" Vieeta yang melihat Reza kini tengah duduk di sebrang tak jauh dari dirinya


"kamu enggak live ?" tanya Dat Thien karna ia dari tadi menunggu Vieeta untuk live namun tidak ada live sama sekali


"enggak lagi males, besok aja livenya. Kalau udah enggak capek" turur Vieeta dengan tersenyum manis


"manisnya...jadi kangen" Dat Thien terpana dengan senyuman Vieeta yang baru beberapa jam tidak ia lihat dan kini ia sudah merindukan gadisnya itu


"ish apaan sih " Vieeta menutup wajahnya dengan tangan krinya ia merasa malu dan sudah pasti pipinya merah merona saat ini


"udah ah jangan gombal terus" Vieeta membuka telapk tangannya yang ia tutupi ke wajahnya itu


Tanpa di sadari Vieeta mau pun Reza, kini Quan Khoi menghampiri keduanya dengan menyeret koper miliknya.


Sekilas Reza melihat seseorang membawa koper yang seperti ia kenal, namun karna suasana malam jadi tidak terlalu jelas. hingga Quan Khoi mendekat barulah Reza mengenali sosok itu yang tak bukan adalah Quan Khoi. Reza pun terkejut karna melihat Quan Khoi yang kini berada di hadapannya


"Quan kok di sini" Reza tampak terkejut pasalnya tadi Quan Khoi pun ikut mengantarkan mereka ke bandara


"hallo...." Quan Khoi tersenyum ia pun langsung memeluk Reza yang masih terbengong tak percaya


"Vieeta mana?" tanya Quan Khoi, ia celingukan mencari keberadaan Vieeta


"ada itu, deket patung" Reza menunjuk ke arah Vieeta yang masih asik dengan ponselnya


"ya udah aku mau samperin dia dulu " Quan Khoi pun menghampiri Vieeta dan berniat untuk mengagetkannya


Terlihat Vieeta memasukan ponselnya ke dalam tas dan saat itu Quan Khoi pun berdiri di hadapan Vieeta membuat Vieeta terbengong kala melihat sosok lelaki berwajah tampan yang ia kenal kini berada di hadapannya.


"Kak Quan, kok di sini sejak kapan" Vieeta melongo di buat terkejut dengan ke hadiran Quan Khoi,


"supraise "ucap Quan Khoi di barengi dengan tawa khasnya

__ADS_1


"iki bocah jian, koyo jelangkung ae datang tak di jemput pulang tak di antar (ini anak kaya jelangkung aja datang tak di jemput pulang tak di antar ) " ucap Vieeta heran dan menggelengkan kepalanya


Reza pun menghampiri keduanya " iya udah kaya jelangkung aja, beli tiket udah macam beli kacang rebus aja" Reza pun merasa heran bisa-bisa nya Quan Khoi menyusul mereka berdua tanpa memberitahu


"demi kalian aku usaha kan lah untuk nganterin kalian " jawab Quan Khoi enteng


"terserah kamu lah " ucap Reza dan Vieeta


berbarengan


Reza pun menatap layar ponselnya kembali karna Reza yang maish melakukan live hingga di kolom komentar banyak yang memberikan komentar mereka di sana.


"mas, itu si Quan Khoi ?" tanya salah satu penggemar yang berkomentar


"benar-benar abang yang sayang adiknya ya, sampai bela-belain nyusul ke singapura"


"Dat Thien nya mana, masa enggak sama Dat Thien"


"apa Dat Thien mau kasih supraise ya? "


"kasian Vieeta udah di bawa ke Vietnam, pulang nya sendiri" ucap netijen julit yang ikut verkomentar


Reza yang membaca setiap komentar itu pun langsung menjawab setiap komentar yang terbaca olehnya


"guys, kita enggak tahu ya itu bocah kok tiba-tiba ada di sini nyusulin kita. Dan dia enggak sama Dat Thien le sini nya " jawab Reza menjelaskan


"kalian jangan ribut sendiri, kita semua itu temen jangan bikin rusuh ya yang nanti akhirnya nyakitin hati orang lain" Reza memperingati


"ya udah, gue tutup live nya bay bay" Reza pun mematikan livenya karna komentar yang sudah tidak kondusif lagi


"kenapa mas" tanya Vieeta yang penasaran


"enggak apa-apa, ya udah yuk kita ke hotel terus istirahat" ajak Reza yang berjalan duluan namun langsung di rangul oleh Quan Khoi ia mengalungkan lengannya di bahu Reza kemudian berjalan bersam


"ayo kita ke hotel istirahat" ucap Quan Khoi yang kini berjalan beriringan dengan Reza


"hadeh, dasar bayi tuek" gerutu Vieeta namun tak urung ia ikut berjalan di belakang kedua lelaki itu


Dan mereka semua pun menuju ke hotel untuk istirahat


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Selamat membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya, dan jangan lupa klik tmbol like dan komentar nya juga.


maaf ya jika ceritanya membosankan😉

__ADS_1


__ADS_2