
kini mereka sudah berada di bandara dengan di antar oleh Hafzan dan juga Irvan
"kalian hati-hati di jalan ya" ucap Hafzan dengan menyalami Reza ala laki-laki
"thanks ya udah di anterin" tutur Reza setelah melepas salaman mereka
"aaa...Abang pasti nanti kangen banget deh kita kumpul-kumpul lagi, kapan-kapan ke indo ya" ucap Vieeta dengan menyalami Hafzan
"pasti nanti kami ke sana, kan kita mau bikin klip di sana"
"oke deh, di tunggu ke datangannya ya" ucap Vieeta
dan tak berapa lama terdengar suara panggilan dari pengeras suara, pertanda pesawat mereka sebentar lagi akan memulai penerbangan
"ya udah kita masuk dulu ya...bay bay" Vieeta, Reza dan Quan Khoi melambaikan tangan mereka ke arah Hafzan dan juga Irvan
Vieeta dan Reza memasuki pesawat yang membawa mereka ke jakarta, sedangkan Quan Khoi naik ke pesawat yang berbeda. karena Quan Khoi akan langsung pulang ke Vietnam tanpa transit terlebih dahulu
......................
setelah menempuh waktu selama beberapa jam di pesawat akhirnya pesawat pun mendarat di bandara Soekarno - Hatta jakarta.
keduanya pun turun dari pesawat dan kini sudah membawa koper mereka masing-masing.
"mas cari makan dulu yok sebelum pulang" ajak Vieeta karena perutnya yang sudah keroncongan
"ya udah kita cari makan di warung deket-deket sini aja ya" Reza pun setuju karena ia juga sudah lapar
"ayok" mereka pun menaiki taksi dan akan berhenti nanti di warung makan sekitaran situ
setelah beberapa saat mencari warung makan yang di inginkan mereka pun turun dari taksi dan meminta supir taksi menunggu karena mereka akan kembali menggunakan jasanya.
mereka menuju warung makan pinggir jalan, mereka pun mulai memesan makanan dan mengisi peut mereka yang sudah kelaparan minta di isi.
setelah kenyang mereka membayar dan kembali ke dalam taksi. taksi pun melaju menuju ke tempat yang di tuju
mereka pun sampai di rumah bunda Hana, untuk mengantarkan Vieeta terlebih dahulu barulah taksi akan mengantarkan Reza ke apartemen nya.
__ADS_1
"enggak mampir dulu mas" ucap Vieeta menawarkan
"enggak dulu Viee, besok-besok aja" Reza menolak halus
"ya udah kalo gitu, hati-hati di jalan ya"
"iya, ya udah aku jalan dulu ya"
"iya mas"
Vieeta melambaikan tangannya menatap kepergian mobil taksi yang di tumpangi Reza. setelah taksi berlalu ,barulah Vieeta pun mengetuk pintu pagar rumah bunda Hana
tong tong tong
Vieeta mengetuk pintu agar terdengar ke dalam, tak berapa lama Bunda Hana pun keluar dan menuju pintu pagar lalu membukanya
"Viee, udah dari tadi. kenapa gak telfon bunda malah nunggu di luar" omel bunda Hana
"baru aja kok bun, mas Reza juga baru aja pergi" Vieeta menjelaskan
"kok gak mampir dulu Reza nya" Bunda Hana celingukan melihat ke arah jalan namun yang di cari sudah pasti tidak ada
"ya udah masuk yuk, kamu pasti capek kan "
bunda Hana dan Vieeta pun masuk ke dalam rumah, dan ayah Branden kebetulan belum tidur dan masih berkutat dengan laptopnya
"Assalamualaikum ayah" ucap Vieeta memberikan salam
"waalaikumussalam....loh udah pulang Viee" tampak Ayah Branden terkejut karena Vieeta sudah pulang
"sudah yah, di sana cuma bentar aja kok" jawab Vieeta setelah menyalami ayah angkatnya itu
"kirain lama di sana, ya sudah sana istirahat dulu. apa mau makan nanti biar bunda yang siapain" tanya Ayah Branden dengan penuh perhatian
"enggak usah Yah, Viee udah makan kok di luar tadi sama mas Reza. Vieeta langsung ke kamar aja ya istirahat" pamit Vieeta
"ya sudah istirahat sana, perjalanan jauh pasti bikin capek kan"
__ADS_1
vieeta pun mengangguk ia pun melangkahkan kakinya menuju kamarnya. ayah Branden pun kembali fokus pada laptopnya, sedangkan Bunda Hana menuju dapur hendak membuatkan kopi untuk suaminya itu, setelah tadi terjeda karena haru membukakan pintu untuk Vieeta
...----------------...
kini Vieeta berada di kamarnya ia membersihkan dirinya teelebih dahulu sebelum beristirahat, setelah mencuci wajah, gosok gigi serta mencuci kakinya. ia pun keluar dari kamar mandi dan kemudian mengganti pakaiannya dengan piama untuk tidur.
setelah selesai ia pun membaringkan tubuhnya di ranjang tidurnya yang empuk itu, rasanya Vieeta sangat merindukan ranjangnya itu setelah seharian ia duduk.
"uhhhh enaknya ....akhirnya nemu kasur juga" Vieeta berbaring telentang dengan tangan di rentangkan dan kaki pun sama halnya. hingga membuat tempat tidur itu ful ia yang menguasai
Vieeta pun mulai memejamkan matanya yang sudah sangat berat karena mengantuk, meski di perjalanan tadi ia sempat tidur namun tak senyaman saat berbaring.
karena waktu pun sudah menunjukan pukul 10 malam sudah waktunya orang beristirahat daru segala aktifitas di siang hari.
...----------------...
matahari sudah menampakan diri, Vieeta terbangun setelah sholat subuh tadi ia melanjutkan tidur.
"perasaan baru aja merem, tapi udah pagi aja" ucap Vieeta yang mengoletkan badannya yang terasa sangat pegal
ia pun dduk dan melihat ke luar jendela, terdengar suara kendaraan yang sudah mulai berlalu lalang, dan sudah mulai terdengar klakson kendaraan berbunyi
menandakan aktifitas pagi yang segera di mulai, hiruk pikuk kota jakarta yang di kenal dengan kemacetannya dan juga di kenal sebagai kota metropolitan. di mana orang-orang dari penjuru daerah berbondong-bondong datang ke kota jakarta setiap tahunnya karena mengikuti sanak saudara, yang pulang kampung dan membawa mereka yang hendak mencari pekerjaan ke kota Jakarta
meski mereka tak memiliki ke ahlian khusus dan hanya modal nekat, demi yang katanya di jakarta banyak pekerjaan. namun kenyataannya kota jakarta adalah kota yang keras tak semua bisa kerja enak dan mendapatkan gaji sesuai dengan harapan saat berada di kampung halaman.
dengan polusi di mana-mana, penduduk yang semakin padat menjadikan jakarta begitu padat .
memang kota itu menjadi tempat para artis tinggal dan mencari nafkah, bahkan penyanyi, aktor, aktris yang berada di pelosok pun berbondong-bondong datang ke kota itu untuk nengadu nasip menjadi bintang yang mereka harapkan.
namun berbeda dengan Vieeta, meski ia sudah terkenal di dunia maya bahkan terkenal hingga keluar negri, namun Vieeta tak tertarik untuk ikut ajang pencarian bakat apa pun, meski dirinya memiliki suara merdu dan pandai bernyanyi.
namun ia tak tertarik sedikit pun, meski sudah beberapa kali dapat tawaran untuk wawancara tv namun Vieeta menolak
terlrbih lagi jika itu acara gosip, Vieeta tak ingin kehidupan peribadi nya banyak orang tahu. dan di korek-korek oleh media
bagi dirinya ya itulah dia yang apa adanya tak merasa terkenal dan merasa hanya orang biasa yang mencari nafkah kewat sosial media saja.
__ADS_1
...****************...
lanjutkan hidup mu meski banyak cemooh dari orang sekitar, jangan merasa berkecil hati terus lah berusaha dengan apa yang kamu bisa.