cinta ku berlabuh di vietnam

cinta ku berlabuh di vietnam
berharap kembali


__ADS_3

" Bu, besok Viee mau berangkat ke Malaysia. Ketemu temen di sana sekalian kerja juga" ucap Vieeta saat sedang makan pagi bersama


"sama siapa nak" tanya ibu Mutia


" sama mas Reza kok bu" jawab Vieeta


"ya udah kalo sama Reza ibu enggak kenapa-kenapa, karena ibu cuma percaya Reza sama Dat Thien yang bisa jaga kamu" tutur ibu Mutia.


Vieeta tersenyum hambar, tatkala Vieeta yang mendengar nama Dat Thien di sebut-sebut oleh ibunya, membuat dadanya menjadi sesak. nama yang selama ini di hindari namun kini ibunya justru mengucapkan nama itu.


"ya udah bu, Viee mau lanjut beberes dulu" Vieeta mengakhiri sarapan paginya


"loh kok udah selesai, itu belum habis" tanya Ibu Mutia heran


"udah kenyang bu" jawab Vieeta beralasan dan kemudian ia bangun dari duduknya, dan berjalan menuju kamar


Vieeta membuka pintu kamar dan menutupnya, ia berdiri sejenak menarik nafas dan membuangnya. setelah itu ia duduk di ranjang tempat tidurnya


"kayanya susah banget ya buat lupain kamu, ibu ku aja masih suka nyebutin nama kamu. Huhhh... " Vieeta membuang nafasnya kembali, ia kemudian berbaring dan mengambil ponselnya berselancar di dunia maya


namun ia menemukan banyak vidio Dat Thien saat bernyanyi, yang kini lebih banyak lagu-lagu galau yang di bawakan. dan terlihat banyak komentar negatif di sana yang kebanyakan berasal dari indo namun tidak menutup kemungkinan dari negara kekasihnya pun banyak toxic atas hubungan mereka berdua yang berakhir


"lupain Vieeta, dia gak pantas buat kamu"


"cewek kasar kaya gitu buat apa di cintai, cari aja yang seagama dan yang pasti bisa ngertiin paman"


"Viee itu gak tahu terima kasih, udah mah di sana di jemput pake mobil mewah eh malah main putusin aja"


"trả lại tiền 600tr(kembalikan uang 600 juta)"


"dasar pengemis onlain "

__ADS_1


Vieeta yang membaca banyak komentar jelek pun merasa sedih, bingung dan juga jecewa. fans yang tadinya mendukung kink memecah belah


"kenapa jadi kaya gini, ternyata mereka selama ini enggak tulus dan hanya menyukai sesaat, dan setelah kita putus mereka berbondong-bondong menjatuhkan fans mereka sendiri." Vieeta pun merasa heran mengapa justru yang membuat ulah itu para fans, sedangkan dirinya dan Dat Thien tak bicara apa-apa dan saling diam untuk saat ini


bahkan dunia maya pun ada satu akun yang ia hapus namun akun yg lain ia privat pertemanan dengan Dat Thien untuk menghindari orang-orang yang toxic kepada Dat Thien. tapi ternyata itu semua tak membuat ia bisa melindungi Dat Thien


"bahkan kakak di sana kini punya masalah baru, yang enggak kakak perbuat. Kenapa mereka begitu kejam memfitnah mu seperti itu, aku ngelindungin kakak supaya enggak ada yang toxic tapi sepertinya itu semua sia-sia karena di sana kakak justru mendapat masalah baru" Vieeta merasa usahanya sia-sia meski mereka putus namun Vieeta masih berusha melindungi Dat Thien begitu pula Dat Thien yang melindungi Vieeta agar tidak ada penggemar yang toxic


Vieeta menaruh ponselnya di atas ranjang, ia tidak ingin melihat banyak komentar jelek lagi karena itu akan membuat fikirannya menjadi kacau.


Ia menyibukan dirinya dengan beberes kamar karena akan di tinggal pergi beberapa hari. namun saat asik membereskan kamar ponselnya berdering tanda telfon masuk


Vieeta pun bergegas mengangkat telfon dan menaruh sapu yang tadi ia pegang


"hallo" jawab Vieeta


"Viee, aku lagi ada di jakarta, kamu di mana" terdengar suara yang tak asik bagi Vieeta, karena tadi ia langsung mengangkat telfon tanpa melihat namanya. maka Vieeta pun melihat ponselnya dan terlihat nama Bayi bagjang (Quan Khoi) yang sengaja di berinama seperti itu


"iya ini aku lagi di reto bandara " jawab Quan Khoi


"sama siapa?" tanya Vieeta


"sendirian, emang maunya sama siapa" goda Quan Khoi karena biasanya kalau Quan Khoi ke indonesia pasti bersama Dat Thien


"take care ya." pinta Quan Khoi


"aku lagi di surabaya, besok mau ke malaysia" jawab Vieeta tidak bisa untuk menjemput


"mau ke malaysia, aku mau ikut. Reza di jakarta kan?" Quan Khoi langsung berucap tanpa fikir


"mas Reza lagi di kampung nya kemarin pulang. ya udah kamu cari hotel dulu di situ, nanti aku sama mas Reza ke jakarta dulu karena mabil penerbangan jakarta, sekalian mau ambil barang di sana" tutur Vieeta

__ADS_1


"ya udah deh, aku cari hotel dulu nanti" jawab Quan Khoi sambil meminum minumannya


"kok kamu berani ke indo sendirian, emang gak nyasar padahal gak bisa bahasa inggris" tanya Vieeta heran


"bisa lah, kan aku juga udah sering ke sini sama Dat Thien" jawab Quan Khoi sengaja menyebutkan nama yang selama ini di hindari Vieeta


"iya udah kalo gitu, udah dulu ya. aku lagi beberes" Vieeta langsung mematikan telfon tanpa persetujuan Quan Khoi. entah di sana orang itu akan marah atau ngedumel karena mematikan telfon sepihak


"dasar itu anak, bisa-bisanya ke indo sendirian. mana no inglik, kalo nyasar kaya mana untung aja itu orng selamat sampe indo" Vieeta menggerutu, bagai mana pun ia tetap khawatir karena Quan Khoi sudah seperti saudara lintas negara


meski tak akan ada yang tahu kedepannya akan seperti apa, namun untuk saat ini Vieeta percaya Quan Khoi adalah orang yang baik. meski begitu dari teman-teman serta team Veilla ,masih selalu menghubungi Vieeta di belakang meski di saat live mereka jarang zoom bareng, mereka saling bertanya kabar satu sama lain, bahkan Vieeta pernah menanyakan kabar Dat Thien saat zoom bersama Mai Huong


Flashback


Kini Vieeta sedang zoom versama Mai Huong, saat itu kondisi Vieeta masih sangat hancur ia terisak saat zoom bersama.


"Viee, tidak bisa kah kalian bersama lagi' tanya Mai Huong


"untuk saat ini belum chi, karena tembok terlalu tinggi" jawab Vieeta dengan terisak


"Viee, kamu baik-baik saja kan" tanya Mai Huong karena mendengar isakan tangis Vieeta


"aku baik-baik saja chi, bagai mana kabar Dat Thien dia baik-baik saja kan?" tanya Vieeta dengan suara bergetar


"dia tidak baik-baik saja Viee, badannya semakin kurus, setiap pulang dalam keadaan tidak sadar, bahkan makan pun dia tidak mau sampai beberapa hari lalu dia sakit Viee" tutur Mai Huong, ia pun merasa sedih percintaan sahabat yang sudah di anggap saudara itu harus seperti ini


"kembali lah Viee, jangan kalian sakiti diri kalian sendiri. Jangan menyiksa diri kalian Viee" pinta Mai Huong ia pun sedih jika seperti ini, terlebih ia pun menyukai Reza namun tembok pun sama tingginya. namun Mai Huong tidak berharap ia dan Reza bisa bersatu, namun setidak nya ia ingin Dat Thien dan Vieeta bersama


Vieeta tidak menjawab ucapan Mai Huong, ia terisak dalam diam.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Maaf ya Author baru update lagi, selamat membaca dan jangan lupa like, komentar kalian ya


__ADS_2