cinta ku berlabuh di vietnam

cinta ku berlabuh di vietnam
demi folowers


__ADS_3

"Viee..." panggil Quan Khoi dengan berteriak mencari keberadaan Vieeta, setelah ia dari taman tadi


"Vieeta!!!" panggil nya lagi karena masih belum dapat sahutan dari orang yang ia panggil


"kenapa sih Quan, teriak-teriak udah kaya di hutan aja" omel Reza karena suara teriakan Quan Khoi yang begitu berisik. yang ada nanti malah mereka akan kena tegur sekuriti karena berisik


"Vieeta kemana?" tanya Quan Khoi yang langsung berbelok ke arah Reza yang sedang duduk di sofa ruang tamu


"di kamar kali, tadi orang nya ke kamar mau beres-beres buat pulang besok katanya" jawab Reza dengan tangan yang fokus pada ponsel sembari mengedit vidio yang ia buat tadi


"ya udah aku ke kamarnya kalau gitu" Quan Khoi pun langsung pergi lagi menuju ke kamar Vieeta


"kenapa sih tu bocah, ada aja kelakuannya " Reza menatap punggung Quan Khoi sejenak sembari menggelengkan kepalanya


Quan Khoi sampai di depan pintu kamar Vieeta ia mengetuk pintu kamar itu beberapa kali


tok tok tok..."Viee!!..." teriak Quan Khoi membuat Vieeta menengok ke arah pintu dan menghentikan aktifitasnya sejenak


"masuk" ucap Vieeta tanpa berniat membuka pintu, ia kembali melanjutkan aktivitasnya


"gimana mau masuk, pintunya kamu kunci" ucap Quan Khoi setelah ia mencoba untuk membuka


"eh iya ya, pintunya kan aku kunci. hadehh" dengan malas Vieeta membuka pintu kamarnya


"kenapa" tanya Vieeta setelah membuka pintu dan ia langsung berjalan menuju tumpukan baju yang akan di masukan koper


"ini aku cuma mau kasih ini" Quan Khoi memberikan paperbag kepada Vieeta


"apa ini?" tanya Vieeta, ia melihat paperbag itu dengan heran


"hadiah kecil buat kamu, buka aja" ucap Quan Khoi


Vieeta pun membuka paperbag itu dan mengeluarkan isinya, dan terlihat gaun cantik berwarna putih


"ini buat aku" tanya Vieeta dengan senyuman manisnya

__ADS_1


"iya dong, emang buat siapa lagi" ucap Quan Khoi meyakinkan


"makasih, ini bagus banget" Vieeta menaruh gaun itu di depan dadanya kemudian ia memutar tubuhnya seolah gaun itu di pakai, dengan senyuman ceria


Quan Khoi pun tersenyum melihat Vieeta menyukai gaun yang ia belikan untuk gadis itu


"syukurlah kalau kamu suka. ya sudah aku kembali ke kamar ya, mau packing juga" Quan Khoi pun hendak melangkah keluar namun Vieeta menghalangi


"tunggu...tunggu" Vieeta menghentikan langkah Quan Khoi dan kembali membalikan badannya ke arah Vieeta


"kenapa" tanya Quan Khoi bingung


"ini buat kakak" Vieeta memberikan paperbag berukuran kecil kepada Quan Khoi


"apa ini?" Quan Khoi langsung membuka paperbag itu dan melihat kotak kecil di sana, ia melihat ke arah Vieeta dengan penuh tanya


"buka aja" tanpa menunggu lama setelah Vieeta menyuruhnya untuk membuka kotak itu. ia pun membukanya dan betapa terkejutnya karena di dalam itu ada jam tangan yang bagus sesuai dengan kesukaannya


"ini jam buat ku" tanya Quan Khoi tak percaya


"iya, apa kakak suka. tapi maaf itu harganya enggak seberapa" tutur Vieeta merendah karena memang sesuai dengan harganya


Quan Khoi tersenyum dan menunjukan pergelangan tangannya yang sudah melingkar jam tangan pemberian Vieeta.


"bagus kan" ucap Quan Khoi dengan senyumannya


"bagus memang cocok untuk kakak" ucap Vieeta ikut senang karena Quan Khoi menyukai pemberiannya


"terimakasih ya, aku suka jam nya" ucap Quan Khoi berterimakasih


"aku juga terimakasih udah di beliin gaun bagus begini" tutur Vieet


"ya udah aku ke kamar ya, kamu lanjutin aja packing nya" Quan Khoi pun berlalu dan keluar dari kamar Vieeta


setelah Quan Khoi keluar dari kamarnya, Vieeta pun kembali melanjutkan mengepak pakaiannya dan memasukan nya ke dalam koper.

__ADS_1


...----------------...


setelah beberes kini mereka berkumpul di ruang tamu saling bercanda ria, karena malam ini terakhir mereka berkumpul bersama


namun yang terlihat begitu mencolok adalah Vieeta dan Quan Khoi yang selalu berdebat sudah seperti tom and Jerry


"ih kak, siniin" Vieeta berusaha merebut ponselnya yang sedang live dan zoom bersama sesama teman sosial media yang bekerja lewat media sosial meski tak saling mengenal


"ambil kalo bisa" ucap Quan Khoi meledek Vieeta ia mengangkat tinggi ponsel Vieeta agar tak dapat di jangkau olehnya


"awas ya" Vieeta pun menggelitiki Quan Khoi dan lelaki itu berusaha untuk melepaskan diri dengan memegang kedua tangan Vieeta hanya dengan satu tangannya


"kakak lepasin" Vieeta sudah hampir kehabisan tenaga melawan Quan Khoi yang tenaga nya memang lebih besar dari pada dirinya


"ambil kalo bisa hahaha" dengan tertawa puas Quan Khoi menjahili Vieeta


tanpa menyerah Vieeta berhasil melepaskan diri dan ia kembali ingin merebut ponselnya dan ia menubruk tubuh Quan Khoi dengan tangan ke atas mengambil ponselnya yang di genggam Quan Khoi.


"hadeh...ini anak dua kalo ketemu susah banget buat akur terus anteng gitu" Reza mulai angkat suara karena kedua orang yang selalu saja berantem perkara kecil saling menjahili


"biarin aja mas, besok kan gak ketemu lagi" ucap Irvan yang juga duduk di sana dengan kalem


"mana ada gak bakal ketemu itu bayi tua. liat aja belum ada seminggu pasti dia nanti nongol lagi ke jakarta" ucap Reza menepis ucapan Irvan karena memang itulah kenyataannya


Quan Khoi tidak akan lama di vietnam pasti langsung akan kembali ke indonesia lagi. padahal tiket dari vietnam ke indonesia saja sudah mahal namun bagi Quan Khoi seolah harga tiket seperti harga kerupuk saja


"YEY DAPAT!!!" teriak Vieeta seketika membuat ketiga orang yang tadi tengah serius berbincang di buat kaget oleh teriakan Vieeta barusan


"cangkemu Viee...nanti security-nya nyamperin ke sini gimana coba" omel Reza karena teriakan Vieeta yang begitu kencang pasti terdengar sampai keluar


"hee...bodo amat yang penting hp aku balik" Vieeta langsung menghindari Quan Khoi dan kembali melakukan zoom nya yang tadi tertunda gara-gara Quan Khoi


sedangkan Quan Khoi yang tadi mengganggu Vieeta. ia kembali melihat layar ponselnya, dan banyak komentar yang mengagumi Quan Khoi yang begitu care kepada Vieeta dan tak jarang mereka mengatakan Quan Khoi adalah kakak terbaik untuk Vieeta dari negara lain


dan komentar seperti itu membuat Quan Khoi merasa puas dengan apa yang ia lakukan tadi, ia tersenyum bahagia karena folowers di akunnya meningkat drastis

__ADS_1


"gak salah aku deketin dia, folowers ku langsung berkembang pesat" ucap Quan Khoi dalam hati.


tanpa mereka sadari terlebih lagi Vieeta ternyata Quan Khoi tak sebaik yang di perkirakan, karena dia begitu gila akan ketenaran dan juga folowers. meski saat bersama mereka Quan Khoi terlihat sederhana dan apa adanya namun siapa sangka di balik itu ada sesuatu yang di rencanakan


__ADS_2