
kini Vieeta sudah berada di jakarta bersama Reza dan Quan Khoi, besok pagi mereka baru akan melakukan perjalanan ke malaysia bertemu teman-teman dunia maya mereka . yang lebih tepat nya teman dunia maya Reza dan Vieeta, karena tidak ada yang mengenal siapa Quan Khoi. meski peria itu merupakan model di negaranya.
"ni nanti Hafzan sama irvan nunggu di bandara kan?" tanya Vieeta kepada Reza, kini mereka berada di cafe untuk makan malam
"iya lah, kalo enggak nungguin nanti yang ada kita nyasar . karena belum hafal jalan-jalan nya" jawab Reza
"oke lah kalo gitu" Vieeta manggut-manggut
"emang mereka itu siapa" tanya Quan Khoi yang ikut mendengarkan
"temen-temen di malaysia" jawab Vieeta yang kini sudah selesai dengan makan nya
"oh begitu, kalian memang ke sana ada pekerjaan atau cuma sekedar main" tanya Quan Khoi lagi karena ia belum mengetahui ada acara apa Vieeta ke malaysia
"kita cuma mau jumpa saja, ya ada kerjaan sedikit sih. untuk lagu bang Dudi jadi aku sama Hafzan jadi modelnya" tutur Vieeta menjelaskan bahwa mereka ke sana bukan hanya sekedar main bertemu sahabat oblain, tetapi juga ada pekerjaan
"hmm ..menarik" Quan Khoi manggut-manggut
"udah selesai semua makannya" tanya Vieeta
"udah! udah kenyang banget ini" jawab Reza sembari memegang perut nya yang sedikit buncit
"aku juga sudah selesai" Quan Khoi juga sudah selesai makan
"ya udah kita langsung ke hotel, terus istirahat" Vieet berdiri dari kursinya di ikuti Quan Khoi dan juga Reza
mereka pun keluar dari cafe dan langsung menuju ke hotel, karena besok pagi-pagi mereka harus terbang ke malaysia. jadi malam ini harus tidur lebih awal.
•
__ADS_1
•
•
sedangkan di tempat lain Dat Thien kini harus menghadapi banyak hujatan, apalagi setelah beredar fitnah yang mengarah dirinya dan mengatakan bahwa ia adalah pengemis onlain. dan memanfaatkan kepolosan anak dari orang yang meminta ganti rugi kepada Dat Thien, karena sudah memberikan banyak hadiah hingga sampai 600 juta vietnam.
bahkan media sana memberitakan tentang Dat Thien yang sangat buruk, hingga banyak yang membenci. namun meski begitu Dat Thien tidak membalas, ia hanya diam dan terus bekerja tak memghiraukan berita buruk tentang dirinya di media.
karena ia tidak pernah merasa bersalah dan tidak pernah merasa memiliki hutang sebanyak itu, karena untuk memberikan hadiah di saat dia live itu bukan permintaan dari dirinya, tetapi itu kemauan dari fans
namun meski begitu Dat Thien akan mengembalikan jika itu memang benar adanya dan bukan hanya fitnah belaka.
"kak .coba lihat banyak media yang memberitakan tentang kakak seperti ini" Anh Tuan memperlihatkan berita medi di ponselnya
"huh...biarkan saja selama itu tidak benar, nanti juga lambat laun berita itu akan hilang dengan sendirinya" Dat Thien menghembuskan nafas berat, merasa pusing sendiri dengan berita media yang seperti itu
"tapi kak, kalau kakak diam saja maka media akan semakin memeperburuk nama baik kakak" kini Linh May Chau ikut bersuara
"baiklah, besok kakak akan berbicara saat live. meski kemungkinan kecilnya banyak yang mencaci dan meninggalkan kakak" jawab Dat Thien pada akhirnya
"sebenarnya kakak hanya ingin melihat seberapa banyak orang yang setia dan tulus dengan kakak, dan seberapa banyak orang yang hanya suka saat kakak senang saja. namun meninggalkan di saat kakak terpuruk" lanjutnya, dan kini ia sudah menemukan jawaban itu
"dan kini apakah kakak sudah menemukan jawaban nya" tanya Linh menatap kakak lelakinya itu, dan Anh Tuan pun menatap kakak yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri
"sudah, kakak sudah mendapatkan jawabannya" Dat Thien mengangguk mantap
"syukurlah, karena kita hanya ingin yanh terbaik untuk kakak. karena sejak kakak putus dengan Vieeta semua orang seperti berlomba-lomba untuk menjatuhkan kalian" Anh Tuan menyampaikan apa yang ia lihat sebelum dan sesudah nya hubungan Dat Thien dan Vieet berakhir
seolah mereka yang tidak suka kepada keduany mencari celah untuk memecah belah fans, dan membuat fans saling bertengkar dan menghujat saru sama lain saling membenarkan dan mencari pembelaan untuk idolanya,agar tidak di sakiti.
__ADS_1
namun kenyataannya justru membuat idola menjadi terluka dan sedih melihat fans yang saling menjatuhkan satu sama lain.
"meski kami sudah berpisah tetapi aku akan selalu melindungi dia, bagai mana pun caranya. aku tidak mau di menangis seperti dulu" ucap Dat Thien menerawang ke masa di mana mereka masih baik-baik saja, dan melewati banyak rintangan bersama-sama. bahkan mereka harus membuat sandiwara putus,
meski pada akhirnya itu menjadi kenyataan dan mereka kini sudah putus.
"yang sabar kakak, aku yakin kalian pasti akan bersama kembali entah itu kapan. tetapi aku yakin kalia. akan bersama kembali" Anh Tuan menyemangati kakak nya itu, Dat Thien hanya mengangguk tanpa berucap
"kakak mau makan, dari kemarin kakak belum makan" tawar Linh
"kakak tidak lapar" jawab Dat Thien yang kini tengah minum cola cola
"setidaknya kakak makan lah, meski hanya sedikit" rayu Linh , masih berusaha untuk membujuk kakak nya itu untuk makan
"tidak Linh, kakak tidak lapar" Dat Thien pun langsung bangkit dari duduknya dan kemudian berjalan ke arah tangga menuju ke kamarnya
Linh May Chau dan Anh Tuan menatap kepergian kakak mereka menju ke kamar. hingga keduanya menarik nafas dan membuang nya dengan lesu
"sudah lah Linh, biarkan saja dulu nanti kalau lapar pasti nanti makan" tutur Anh Tuan agar tak terlalu mengkhawatirkan kakaknya itu
meski sebenarnya ia pun khawatir tetapi jika di paksa maka Dat Thien pasti akan marah besar.
"hmm..baiklah, ya sudah aku ke kamar dulu" Linh May Chau pun pamit dan mendapatkan anggukan dari Anh Tuan
putus cinta memang terkadang membuat selera makan memghilang, terlebih lagi di antara mereka berdua tidak ada maslah yang besar, hanya saja miskomunikasi dan penyampaian yang kurang di mengerti hingga membuat mereka harus berpisah
meski mereka masih saling mencintai, tetapi mungkin ini lah yang terbaik untuk kedua nya agar bisa saling introspeksi diri dan merenungi kesalahan mereka, dan saling belajar.
untuk mereka nanti kedepannya, terlepas mereka nanti berjodoh atau tidak semua kembali kepada sang pemilik hidup. dan sang pemilik jodoh untuk hambanya
__ADS_1
karena Allah yang memiliki rahasia dan kejutan terindah untuk hambanya.