cinta ku berlabuh di vietnam

cinta ku berlabuh di vietnam
Dunia serasa milik berdua


__ADS_3

Dat Thien akan menjelaskan kepada fans nanti pada waktu yang tepat agar tidak selalu menyerang, karena bagai mana pun ibu dari Quan Khoi sangat baik kepada dirinya.


kini Dat Thien hanya fokus kepada kebahagiaan Vieeta dan untuk hubungan mereka yang lebih serius.


"Mak jalan jalan yok.." ajak Vieeta menghampiri mak Veira yang tengah duduk bersama yang lainnya di ruang tamu


"jalan keman?" tanya mak Veira karena jujur saja ia masih asing karena baru pertama kali berada di negara dan di kota itu.


"cari jajan di pasar malam" jawab Vieeta yang kini duduk di samping mak Veira


"ayok....Za ikut gak" mak Veira kemudian mengajak Reza


"ayo aja aku mah ikut aja" Reza pun menyetujui


"ya udah aku mau ijin dulu sama Dat Thien " Vieeta kemudian berlalu dan menuju kamar Dat Thien yang sedang sibuk jualan onlain


"kak....aku mau jalan-jalan ke pasar malam ya" ijin Vieeta


"pergi sama siapa? " Dat Thien mengalihkam fokusnya dari layar ponsel menghadap ke Vieeta sejenak


"sama mak Veira, terus sama mas Adi juga...boleh ya?" Vieeta kembali meminta ijin


"iya sudah boleh, sama Lam Phong ya ke sana nya atau sama Anh Tuan juga biar ada yang nemanin lagi" ucap Dat Thien karena jujur ia merasa khawatir jika team nya tak ada yang ikut


"iya udah aku bawa mereka berdua" Vieeta pun mencium punggung tangan Dat Thien setelah itu melambaikan tangannya sembari mengucapkan salam


"Assalamualaikum" ucap Vieeta sebelum berlalu


"waalaikumsalam "jawab Dat Thien dan kemudian ia fokus kembali ke layar ponselnya setelah Vieeta keluar dari kamarnya


Vieeta pun menuruni anak tangga lalu menghampiri Mak Veira dan Reza yang sudah bersiap


"Phong kamu ikut ya, Anh Tuan juga" ajak Vieeta


"oke" keduanya pun langsung berdiri setelah mendengar ajakan Vieeta


mereka berdua tidak akan menolak jika yang mengajak adalah kakak ipar mereka, karena Vieeta orang yang ceria, care dan juga baik. sehingga sangat di sukai oleh team Dat Thien


mereka pun akhirnya keluar dari rumah dan menuju pasar malam hanya dengan jalan kaki karena itu lebih seru.

__ADS_1


...----------------...


lima belas menit mereka pun sudah sampai di pasar malam, banyak beragam pedagang yang berjualan beraneka makanan.


seperti biasa Vieeta akan mencari rujak buah mangga, yang hanya di beri bumbu khas negara itu. tidak seperti di indonesia yang pasti akan menggunakan bumbu rujak, seperti gula merah, cabai dan asem jawa. di negara itu hanya menggunakan bumbu tabur yang entah campuran bahannya apa, mungkin kalau di indonesia bisa di sebut roy*co atau masa*ko.


dan jika di india pasti yang terkenal adalah bumbu masala nya, ya mungkin sejenis itu. namun dengan bahan yang berbeda


Vieeta membeli rujak mangga dan dengan lahap ia memakannya


"mau mak" Vieeta menyodori cup berisi irisan mangga ke pada mak Veira


"enak kah Viee" mak Veira nampak ragu namun tak urung ia pun mengambil irisan mangga dengan menggunakan tusuk gigi yang di tusuk di atas mangga itu


"enak tahu mak...walau pun bumbunya sederhana, emmm seger rasanya" Vieeta mengunyah mangga itu seolah tak meraskan kecut sama sekali


"gimana mak" tanya Vieeta saat mak Veira memakan mangga itu


"rasa mangganya beda sama di indo ya, bisayanya kalo di indo kan kecut kalo masih muda gini. tapi ini ko manis asem sedikit ya" mak Veira tak henti-hentinya memakan irisan rujak mangga itu


"makanya enak kan, kecut juga gak seberapa masih seger" jawab Vieeta


mereka pun akhirnya berjalan kembali menyusuri pedagang yang banyak menjajakan buah-buahan


jadilah Vieeta hanya membeli buah-buahan, karena buah adalah makanan kesukaan Dat Thien sebagai cemilan, begitu pula para team yang menyukai buaj sebagai camilan


pantas saja orang-orang di Vietnam cantik-cantik, ganteng-ganteng cemilannya aja buah. body nya bagus bagus walaupun sudah punya anak. Itulah kesan pertama Vieeta saat menginjakan kaki di negara itu


terlebih lagi anggota team ada yang berstatus single parents tetapi badannya mungil wajahnya cantik, seperti belum memiliki anak. Padahal ia sudah memiliki satu orang anak perempuan yang berusia enam tahun


mungkin karena hidup sehat dan juga perawatan membuat mereka awet muda.


"mas...!" panggil Vieeta saat menemukan kakaknya itu


"beli apa" tanya Vieeta saat sampai di samping Reza


"ini si Tuan sam Lam Phong pada beli roti isi sosis, apa namanya gak tahu" jawab Reza menunjuk dua peria tampan di sampingnya itu


"kamu beli juga" tanya Vieeta

__ADS_1


" enggak lah, kata mereka ada B2 nya. jadi gak di bolehin" ucap Reza


"ohh..ini mau gak" Vieeta menyodorkan cup berisi rujak mangga kepada Reza


dan Reza langsung mencomotnya " beli apa mak?" tanya Reza yang saat melihat mak Veira


"beli buah ceri, sama leci" mak Veira menunjukan barang belanjaannya


"ya udah kita lanjut jalan lagi, cari makan" ajak Vieeta setelah Anh Tuan dan Lam Phong selesai membeli makanan yang mereka inginkan


"ya udah yuk" mereka pun akhinya meninggalkan pasar malam


dan berjalan menyusuri jalanan yang sangat ramai orang berlalu lalang dengan berjalan kaki. karena memang di pinggir jalan pun banyak yang berjualan makanan.


pada akhirnya mereka pun sudah sampai di sebuah restoran yang menyajikan makanan halal. mereka pun masuk ke dalam restoran dan duduk di meja yang masih kosong, setelah itu mereka pun memesan makanan.


...----------------...


Vieeta dan yang lainnya kini sudah di rumah, setelah puas jajan dan jalan-jalan


"baigaimana, sudah puas jalan-jalan nya" tanya Dat Thien menghampiri Vieeta yang sedang duduk di kursi ruang tamu sembari memainkan ponselnya


Ia pun ikut duduk di samping Vieeta dan menyandarkan kepalanya di bahu Vieeta


"puas dong, nih aku belikan buah" Vieeta menyodorkan buah cery dan menyuapkan ke mulut Dat Thien


"enak kan" ucap Vieeta dengan tersenyum


"iya enak, manis semanis kamu" goda Dat Thien


"apaan sih" Vieeta memukul dada Dat Thien lembut dengan mimik wajah yang di buat imut serta tangannya yang ia tutupn ke bibirnya


"hahaha...gemes deh" Dat Thien mencubit pipi Vieeta gemas


"aww..sakit tahu" Vieeta mengelus-elus pipinya


"hii...jijik Viee liat muka mu yang di gituin" ucap Reza kala melihat Vieeta tadi yang bertingkah konyol


"yang bucin, serasa dunia milik berdua yang lain ngintrak" mak Veira meledek keduanya

__ADS_1


"biarin..!" Vieeta malah memanasi keduanya


"mulai deh" Reza pun akhirnya acuh dan mak Veira pun melakukan hal yang sama


__ADS_2