cinta ku berlabuh di vietnam

cinta ku berlabuh di vietnam
Kedatangan Sahabat


__ADS_3

Vieeta kini sedang berkutat dengan layar komputer nya untuk mengedit vidio yang akan d aplod di youtube milik nya, selain ia seorang kreator namun ia juga seorang youtuber meski tak seterkenal youtuber youtuber yang lain.


Vieeta hanya sekedar hoby saja untuk uplod- uplod vidio membuat vlog.


Namun di saat ia tengah asik mengedit tiba- tiba di belakang nya ada yang langsung menutup mata nya, membuat Vieeta terkejut


"siapa nih, woy lepas siapa sih iseng banget orang lagi ngedit juga" ucap Vieeta ingin melepaskan tangan yang menutup matanya


"tebak siapa..." terdengar sura perempuan yang familiar di telinga Vieeta


"Dinda ya, " Vieeta langsung melepas tangan yabg menutup mata nya itu kemudian ia berbalik


"Dinda, kamu beneran Dinda kan" Vieeta langsung berhambur memeluk Dinda sahabat nya itu


Sudah lama mereka tak bertemu karna Dinda harus melanjutkan pendidikan nya di jogja, Dinda melanjutkan kuliah di UGM. Dinda mengambil jurusan kedokteran karna itu adalah cita- cita nya sejak lama


"aku kangen banget tau sama kamu, udah lama kita gak ketemu" ucap Vieeta setelah melepas pelukannya


"sama aku juga kangen sama kamu, makanya aku ke sini setelah tanya dulu sama ibu. Kamu ada di rumah apa enggak" tutur Dinda


" kapan kamu pulang ke sini, emang kamu gak kuliah" tanya Vieeta pada sahabat nya itu


" baru dua hari, aku lagi izin dulu pulkam sekalian nyari inspirasi buat bikin skripsi" tutur Dinda sembari membaringkan tubuhnya di kasur empuk Vieeta


"wih udah bikin skripsi aja, bentar lagi jadi bu dokter beneran ini" goda Vieeta pada sahabat nya itu ia kembali berkutat dengan komputer nya untuk melanjutkan mengedit


"masih lama Viee, aku harus lanjut lagi S2 masih panjang perjalanan nya" jawab Dinda dengan pandangan ke langit langit kamar


" lama juga ya, tapi kan sebanding Din sama hasil nya. bersakit- sakit dahulu bersenang- senang kemudian" ucap Vieeta dengan masih fokus mengedit


" iya sih" Dinda nampak berfikir" oh iya Viee, aku denger kamu pacaran sama orang Vietnam ya. Terus aku juga liat di postingan postingan fans kamu, itu beneran kan Viee bukan cuma setingan buat naikin folowers" Dinda merubah posisi nya berbaring menghadap ke arah Vieeta dengan tatapan mengintimidasi


" elo tau kan kalo gue pantang yang namanya setingan, lagian ngapain pake kaya gituan buat naikin folowers. Aku tu emang beneran jadian sama Dat Thien, dia orang nya baik ko walaupun badan tatoan, tindikan. Mungkin itu kan ciri khas nya orang sana" Vieeta nampak kesal karna sahabatnya itu seperti meragukan dirinya.

__ADS_1


" ya bukan gitu, tau sendiri kan dunia entertain sekarang pake segala cara setingan buat naikin pamor mereka. Ya aku fikir kamu bakal ikutan begit pake jalan pintas" tutur Dinda lalu ia duduk dan melihat Vieeta yang masih asik dengan komputer nya


" gila aja kalau aku pake cara sampah kaya gitu, lagian aku juga gak terlalu obsesi kali buat dunia entertain. Tujuan ku di sini cuma menghibur aja kalau pun folowers aku sama dia naik gara- gara aku jadian sama Dat Thien berarti itu rejeki kita berdua," jawab Vieeta yang kini sudah mematikan komputernya


" ya sukur deh kalau kamu sama dia emang beneran saling mencintai, aku do'ain semoga kamu sama dia sampai ke jenjang pernikahan dan menjadikan pelabuhan terakhir. Aku akan dukung kamu" Dinda kini sangat mendukung Vieeta karna semuanya murni karna cinta


" emang kamu fikir aku serendah itu apa, tega banget sama sahabat sendiri ragu" Vieeta nampak kesal karna keraguan Dinda.


" bukan gitu Viee tapi aku memastikan kalau kamu gak ngelakuin itu, kalau kamu ngelakuin itu aku sebagai sahabat akan nasehatin kamu biar gak ngelanjutin. Tapi kan kamu gak ngelakuin itu jadi aku dukung kamu" Dinda menggenggam kedua jarj jemari Vieeta dan menggenggam nya


" karna kamu sahabat aku satu- satu nya aku gak mau kamu ikut ikutan kaya begitu, apalagi kamu itu kan polos banget jadi aku takut aja kamu di ajak naikin folowers lewat jalur instan" Dinda meyakinkan sahabat nya itu


" makasih ya Din, kamu udah perhatian sama aku sampai sedetail itu. "Vieeta tersenyum pada sahabat nya itu" Tapi aku kan gak polos polos amat Din buktinya aku tau cowo yang ganteng gimana ...huh.." sungut Vieeta kemudia


Membuat Dinda pun tertawa dengan ekspresi Vieeta yang langsung berubah kesal


"hahaha... Ih kamu ini emang udah gak polos lagi kaya nya" Dinda mencubit pipi chuby Vieeta


" ih Dinda pipi aku tambah chuby nanti" Vieeta mengomel sembari mengusap usap pipinya


"najis Din, elo gombal gombal. Mending di gombalin ayang, aduh ayang aku mana" Vieeta berekspresi seperti orang yang bucin akut


"ih viee najis liat kamu begitu, geli sendiri liat nya" Dinda mencibirkan bibir nya sedikit menampakan bahwa ia geli melihat sahabat nya berekspersi seperti itu


"hehehe... Selow kali tu muka jomblo nya" goda Vieeta pada sahabatnya yang memang jomblo


"sialan lo...mentang- mentang sekarang udah ada yang punya ngejekin orang jomblo" Dinda menepak bahu Vieeta dengan kesal namun Vieeta yang di kesali malah tertawa terbahak bahak melihat sahabatnya yang emosi itu


"makanya buruan nyari cowo, biar gak jomblo akut" Vieeta menggoda kembali sahabat nya itu setelah ia berhenti tertawa


"ya kali aku nyari cowo Viee, kan aku cewe masa iya nyeleksi cowo mana yang ku suka gila kali"


"yee.. Cewe juga boleh kali nyari cowo yang di suka gimana, kalau kaya gitu prinsip kamu kapan dapat cowo nya. Yang ada jomblo aja terus" Vieeta memukul bahu Dinda karna merasa gemas dengan sahabat nya itu

__ADS_1


"ya biarin, lagian aku juga belum pengen pacaran masih mau fokus di kuliah dulu ngerjain skripsi, trus wisuda terus lanjut lagi deh S2" jawab Dinda santai dan kembali membaring kan tubuh nya di kasur dengan posisi tengkurap menghadap Vieeta yang sedang duduk di pinggir kasur


"iya deh yang calon ibu dokter, nanti keburu tua gak dapet- dapet jodoh" cibir Vieeta


"ya kan jodoh gak ada yang tau Viee kapan kita bakal nikah, nikamatin hidup aja dulu" tutur Dinda dengan tangan yang di rentangkan


"iya nikamatin kejombloan, hahahaha" ejek Vieeta dengan tertawa


"lagian pacaran juga gak langsung nikah kali, harus tau karakter satu sama yang lain dulu kali" ucap Vieeta kembali


"ya kalo belum ada yang mau gimana Viee, mikirin skripsi aja pusing harus mikirin cowo" ucap Dinda santai


"iya sih .. Oh iya bulan Mei nanti aku mau kebali ketemu Do'i" Vieeta mengalihkan ke pembahasan lain


"beneran kamu mau ketemuan sama dia" tanya Dinda nampak tak percaya


" beneran lah, tapi sekaligus kerja sih" ucap Vieeta yang ikut berbaring sembari memeluk guling


" asik dong ketemuan, sekalian kerja sambil jalan jalan" Dinda nampak bahagia melihat sahabatnya itu akan bertemu kekasihnya


" kamu mau ikut ke bali" tawar Vieeta pada sahabatnya


" aku gak bisa ikut Viee, soalnya jadwal kuliah ku lagi padat padatnya di bulan itu nanti" jawab Dinda dengan wajah penyesalan karna tak bisa ikut


"yah ..padahal seru loh, mas Reza juga ikut padahal" tutur Vieeta lesu


"ya udah sama mas Reza aja buat jagain kamu, kan dia udah sering itu ke bali"


"iya makanya aku ajak mas Reza biar dia nemenin, kan gak mungkin lah aku ketemuan sendiri apalagi beda negara, yang bener aja" tutur Vieeta dengan masih memeluk guling


"semoga nanti liburan nya menyenangkan ya, kan udah ketemu ayang" goda Dinda dan mereka pun tertawa bersma


Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, kini waktu sudah menunjukan pukul 16:35. Dinda pun akhirnya pamit pulang setelah ia berpamitan pada Vieeta dan ibu mutia.

__ADS_1


Setelah kepergian Dinda, Vieeta pun masuk kembali ke kamarnya dan melanjutkan aktifitasnya tadi yang tertunda


__ADS_2