cinta ku berlabuh di vietnam

cinta ku berlabuh di vietnam
Hati-hati


__ADS_3

hallo semuanya, terimakasih yang masih setia baca cerita author ini, maaf karna author belum bisa konsisten untuk update terus. Tapi author usahain untuk ngelanjutin ceritanya hingga tamat agar tidak ngegantung gitu aja. Karna author juga banyak belajar dari cerita-cerita dari author lain yang ceritanya banyak author baca dan bagus-bagus tapi sayang banget enggak di tamatin dan ngegantung di tengah jalan.


Jadi author akan usahakan untuk update dan nyelesein cerita ini.


...****************...


Dat Thien kini berada di bandara Hocimin, ia akan berangkat ke indonesia kembali, dengan di temani Quan Khoi dan juga Dang Lam Phong kameramen team Veilla. dan ini merupakan kali pertama Phong ikut ke indonesia.


Dat Thien beserta rombongan sudah masuk ke dalam pesawat dan sudah mulai take-off. tujuan Dat Thien ke indonesia adalah ke Bali dan sudah memberi tahu Vieeta untuk bertemu di sana.


Meski sebelumnya mereka sering cekcok namun tak membuat mereka marah lama-lama.





Setelah menempuh penerbangan selama empat jam pesawat yang mereka tumpangi pun mendarat di bandara Ngurah Rai Bali. Mereka bertiga pun menuruni tangga pesawat


"welcome indonesia in Bali" Phong sangat senang ia berlari dan memeluk Dat Thien karna bahagia di bawa ke indonesia oleh Dat Thien


"makasih kak sudah bawa aku ke indonesia" Phong sangat senang ia langsung mengarahkan kamera untuk memvidiokan mereka bertiga dan juga ke adaan di bandara.


Mereka pun keluar dari pintu bandara, Dat Thien melihat ke sana kemari mencari keberadaan kekasihnya itu . tak lama terlihat olehnya seorang gadis memakai baju berwarna hitam dan jilbab yang serupa dengan warna bajunya melambai-lambai kan tangannya


Dat Thien pun tersenyum tatkala melihat sosok yang ia cari dan yang ia rindukan. Ia pun berjalan ke arah kekasihnya itu di susul Quan Khoi dan Phong di belakangnya.


terlihat Vieeta tersenyum lebar menyambut kedatangan kekasihnya itu, di sampingnya sudah pasti Reza selalu menemani


Quan Khoi tersenyum ke arah Vieeta dan juga Reza, senyuman Quan Khoi saat melihat Vieeta seperti ada sesuatu yang tak bisa di jelaskan. namun bagi Vieeta dan sahabat-sahabatnya yang berada di sekitar Quan Khoi merasa biasa saja karna mereka sumua menyayangi Vieeta.


Dat Thien langsung memeluk kekasihnya itu dan di sambut hangat oleh Vieeta, mereka berdua meluapkan kerinduan selama tak bertemu. Quan Khoi memeluk Reza bergantian dengan Phong, Reza dan Vieeta sudah mengenal Phong saat di Vietnam lelaki dengan tinggi 172, berat badan 62 kg, berkulit putih dan memiliki gingsul di bagian kiri.


"hello Phong, Welcome to Indonesia " Reza memeluk erat Phong ia sangat merindukan sahabatnya itu yang super care dan juga lucu.


"kangen banget tahu sama kamu" Reza melepas pelukannya


"sama aku enggak kangen gitu" tanya Quan Khoi pada Reza

__ADS_1


"kangen tapi sama kamu udah biasa soal nya suka bolak balik indonesia sendiri, kalo sama ini bocah kan enggak!" jawab Reza dengan wajah julit tapi hanya bercanda mereka pun tertawa bersama


Vieeta pun bersalaman dengan Quan Khoi dan Phong


"welcome to Indonesia Phong" ucap Vieeta dengan tersenyum ramah


"terimakasih Viee" Phong tersenyum sangat manis memperlihatkan gigi gingsulnya menambah ketampanan dan senyum manisnya


Mereka pun berjalan keluar bandara, dengan Phong yang menggeret koper Dat Thien di belakang Vieeta dan Dat Thien, sembari mengarahkan kamera ke dua insan yang di mabuk kerinduan itu.


"bagai mana pekerjaan kakak di Vietnam" tanya Vieeta saat mereka jalan lebih dulu


"yah!! Begitulah semakin padat " Dat Thien membuang nafasnya lelah


"fighting " ucap Vieeta dengan mengepalkan tangannya dan tersenyum menyemangati kekasihnya itu


"kamu bikin kakak tambah kangen aja deh" Dat Thien mencubit pipi Vieeta gemas


"ihh..jangan di cubit" ucap Vieeta manja yang membuat Dat Thien semakin gemas dan mengelus dagu kekasihnya itu yang sangat ia sukai


Kini mereka berlima berada di restoran untuk makan siang, sembari mengobrol dan bercanda. persahabatan lintas negara dan bahasa yang begitu hangat dan akrab bagaikan keluarga yang jarang di temui .


"minta dikit aja masa enggak boleh" Quan Khoi makin menjauhkan gelas jus dari Reza yang kini merangkul Quan Khoi untuk merebut gelasnya kembali. namun tak berhasil karena Kuan Khoi menjauhkan dan meminumnya kembali


"nih! " Kuan Khoi mengembalikan gelas jus Reza namun dengan isi yang kosong sontak membuat Dat Thien, Vieeta dan juga Phong tertawa karna Reza di kerjai Quan Khoi


"Hais malah di habisin" Reza memiting leher Quan Khoi dan mengusel-usel wajah Quan Khoi


"Hahahahaha.. ampun ampun" Quan Khoi menyerah karna tak bisa bergerak meski tangannya memegang tangan kanan Reza yang memiting lihernya namun tetap tak bisa melepaskannya


"heh udah, malu di liatin orang itu" Vieeta mencoba memisahkan keduanya


"udah biarin aja, mereka romantis kok" Dat Thien malah tertawa lucu melihat keduanya


"amit-amit !" Reza langsung melepas tangannya dari Quan Khoi ia langsung memanggil pelayan dan memesan minuman lagi


"mba! " panggil Reza pada pelayan, dan pelayan pun menghampiri meja mereka


"saya mau pesen jus mangga satu" ucap Reza langsung dan pelayan itu pun langsung pergi untuk mengambil pesanan Reza

__ADS_1


Sementara Vieeta dan Dat Thien melanjutkan makannya, dengan saling menyuapi begitu romantis


"buka mulutnya" titah Dat Thien dan Vieeta pun menurut ia membuka mulutnya dan menerima suapan dari kekeasihnya itu





Dat Thien dan Vieeta kini berada di kolam renang Villa yang mereka sewa. Vieeta duduk di kursi samping kolam renang sementara Dat Thien tengah berenang


Vieeta tersenyum kala Dat Thien tersenyum ke arah dirinya saat berada di tepi kolam. Ia menyangga dagunya di lantai pinggiran kolam


Vieeta menghampiri Dat Thien dan membawakan jus jeruk untuknya. Vieeta berjongkok dan memberikan gelas berisi jus kepada kekasihnya itu


" makasih" Dat Thien meminum jus yang di berikan Vieeta


ia pun naik dari kolam renang dan duduk di samping kekasihnya itu


" jangan di liatin gitu " Vieeta tersipu malu


"cantik " satu kata yang keluar dari bibir nya, dan ia pun mengelus dagu Vieeta seperti biasanya. Kebiasaan yang ia rindukan kala kembali LDR


"kak, berhati-hati lah dengan orang sekitar mu. Karna tidak semua dari mereka tulus" ucap Vieeta spontan entah mengapa perasaannya tak enak


"berhati-hati kenapa?" tanya Dat Thien tak faham


"entah lah, aku hanya khawatir mereka hanya memanfaatkan kakak" jawab Vieeta dengan wajah menunduk


"tenang saja, mereka semua baik. Kamu hanya khawatir karna tidak selalu bersama mereka" Dat Thien menenangkan Vieeta dengan masih tersenyum


"ya, tetapi tidak ada salah nya jika kita harus tetap waspada dengan orang terdekat kak" Vieeta tetap kekeh untuk mengingatkan Dat Thien agar berhati-hati


"apalagi kakak kan sekarang ini lagi firal dan naik daun, pasti banyak yang memanfaatkan dengan pura-pura baik" sambungnya lagi .


Dat Thien tersenyum" baiklah, aku akan berhati-hati " ucapnya ia memeluk kekasihnya erat


Dan sore itu mereka habis kan berdua di kolam renang, sembari melihat matahari tenggelam dari sana. Karna Villa yang mereka sewa bisa melihat pemandangan laut dan juga saat matahari tenggelam.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2