Cinta Memang Aneh

Cinta Memang Aneh
Kencan Pertama yang Amburadul bagian 1


__ADS_3

Rojali , bro Aldi dan bro Jeremy sangat bahagia sekali,


karena mereka telah mendapatkan uang dari gaji pertama mereka,


yang merupakan hasil kerja keras mereka sendiri.


Ketika mereka membuka amplop coklat yang berisi uang gaji,


mereka tampak tak percaya, karena selama hidupnya belom pernah dapat uang sebanyak ini .


Mata Rojali berbinar menari nari ,


rambut kribonya yang mumbul jambul tidak rata itupun, tampak menari keriting disko,


Mata bro Aldi yang memang sudah bulat jumbo, tampak makin keluar dari kelopak matanya melotot, tak berkedip


dan ketika ada lalat lewat tanpa sadar dia melahapnya hihihihi,


hanya bro Jeremy yang wajahnya cuma bengong dengan mulut melongo dan air liur menetes tanpa dia sadari.


Bro Aldi berkata,


" sobat sobat ku tercinta , kita tidak boleh terlena dengan uang atau apapun di dunia ini, termasuk cewek juga, karena itu semua hanya titipan Ilahi "


Ucapnya bijak, mengingatkan sobat sobatnya ,


sambil bro Aldi memuntahkan lalat yang tadi hinggap di mulutnya,


" Benar sekali sobatku tercinta, kita bagai alarm yang saling mengingatkan " ,


kata bro Jeremy dengan wajah polos dan agak *****,


" Terimakasih sobat sobatku tercinta , benar sekali kita bagaikan gas dan rem, adakalanya kita mengerem bila sobat kita salah jalan , dan terkadang kita gas full kalo sahabat kita lagi loyo ",


Ujar Rojali berkaca kaca.


Akhirnya mereka bertiga kembali seperti sedia kala , cuek bebek , narsis dan nyentrik serta eksentrik.


Mereka bertiga merencanakan akan jalan bareng bareng,


setelah mendapatkan gaji pertama mereka, dan kebetulan besok hari Minggu , sangat tepat dan cocok banget.


Mereka tampak berdiskusi mengelilingi motor Vespa bututnya Rojali.


Mereka tampak sedang bingung, Rojali pun berkata,


" sobat sobatku tercinta , biasanya kita cuma jalan bertiga boncengan naik Vespa kesayangan, yang suara nya sangat merdu ini, untuk besok bagaimana ya ?


aku pengen ngenalin gadis pujaan ku pada kalian yang bernama Fanny "


Ujar Rojali, agak merona pipinya dan kribonya menunduk malu ,


" Iya benar sekali bro Rojali, aku juga lagi mikir keras nih , ..


ayang Juleha badannya agak bulat,


kayaknya kalo kita bertiga, ditambah ayang Juleha ga akan muat di Vespa " ,


Ujar bro Aldi, sambil mengamati Vespa bututnya Rojali,


siapa tau dia menemukan tempat duduk buat ayang Juleha nya.


Bro Jeremy tak mau kalah,


lalu mengeluarkan idenya yang sangat brilian sekali, tapi langsung ditolak mentah-mentah,

__ADS_1


" Bagaimana kalo kita bertiga seperti biasa boncengan bertiga, dan yang cewek cewek pada jalan ,


atau yang cewek cewek pada duduk di Vespa dan kita yang jalan, bagaimana ? " ,


Ujarnya polos dan lugu, sambil mengucek hidung mancungnya.


Mereka bertiga masih berdiskusi seru, diselingi suara tawa dan Omelan serta cacian .


Rojali coba mengeluarkan ide juga,


" Kalo menurutku,


kurang romantis kalo kita bertiga yang boncengan, gimana kalo pasang pasangan, jadi sepasang naek motor, pasangan lainnya jalan kaki, nah pas udah 1 kilo gantian gimana ? " ,


Ujar Rojali sambil tersenyum puas,


dan langsung dibantah oleh dua sobatnya ,


terutama bro Aldi,


" Wah kasihan ayang Juleha,


nanti dia bisa jadi kurus "


Ujar bro Aldi khawatir,


Mereka bertiga pun kembali berdiskusi dengan serunya.


Mereka bertiga tampak kelelahan, dan duduk selonjoran di bawah pohon jambu, di lapangan Gasibu mini,


Debat seru mereka, belom membuahkan hasil yang memuaskan, maka mereka beristirahat dulu sambil selonjoran santai.


Dan ketika mereka kehabisan ide gimana caranya naek Vespa bututnya Rojali ber enam , tiba tiba datang sebuah mobil yang sangat mewah..


Dengan sangat manja, dan tertawa riang gadis cilik cantik itu berjalan menghampiri mereka bertiga,


bro Jeremy yang sangat kaget berusaha untuk lari kabur dari sana , namun segera dihalangi oleh Rojali dan bro Aldi sambil membisikan sesuatu bro Aldi komat Kamit ,


" Sabar bro Jeremy, kalo Sophia menabrakkan diri ke jalan raya, atau naek pohon jambu ini terus loncat gimana..?? " ,


Akhirnya bro Jeremy, dengan muka bule tampan dan oon, pasrah menghadapi Sophia yang cantik tapi menyeramkan itu.


" Pak guru ganteng kesayanganku apa kabar ? pokoknya Sophia besok harus di ajak jalan jalan bersama kalian !! "


Ujar Sophia langsung to the points.


Mereka bertiga terperanjat kaget dan shock , gimana bocah cewek cilik bandel ini bisa tahu rencana mereka bertiga,


apalagi bro Jeremy langsung mimisan dan kebelet mencret pengen ke WC,


Sophia langsung berkata,


" Pak guru Jeremy jangan heran ya, Sophia bisa tahu semua informasi tentang pak guru ganteng calon pangeran ku nanti, sebab Sophia sudah menebar jaring mata mata sebanyak mungkin " ,


Ujar Sophia gadis cilik cantik itu dengan senyum manis tapi sadistis.


Lalu Sophia melanjutkan,


" aku juga tahu kelemahan pak guru ganteng, kalo ketemu cewek langsung mimisan atau langsung kebelet ke WC iya kan?? " ,


Ujar Sophia, sambil tersenyum manis.


Bro Jeremy hanya diam pasrah dan bingung menghadapi cewek agresif satu ini,


lalu kata Sophia lagi,

__ADS_1


" Tapi jangan khawatir pak guru Jeremy yang ganteng dan maskulin, Sophia justru makin cinta Ama pak guru,


yang namanya cinta kan menerima segala kekurangan pasangannya ",


Ujar Sophia lembut kasih.


Rojali yang kribo nya udah agak mendingan ga botak lagi , serta bro Aldi yang jambang nya tidak simetris hanya diam melongo nonton adegan percintaan di depan mereka, dan Sophia dengan cueknya ga menganggap mereka eksis.


Lalu Sophia melanjutkan ceramahnya, dengan cueknya,


" Pokoknya pak guru harus ajakin aku besok , masa Ivana cewek genit itu di ajak aku enggak !! "


Ujar Sophia cemburu buta,


Bro Jeremy makin stres mendengarnya ,


lalu Sophia berkata,


" Aku janji akan menahan diri kok pak guru, aku kan baru bisa memiliki pak guru seutuhnya tiga tahun lagi ,


pokoknya besok perginya bareng aku semuanya pake mobil aku titik !! ",


Ujar Sophia dengan tegas dan mata seram yang berkilat.


Akhirnya tiga sohib aneh tak berdaya,


dan akhirnya mereka setuju mengajak Sophia besok.


Rojali sudah bersiap dengan memakai kaos berwarna kuning telor busuk bertuliskan ganteng mempesona .


Sambil menyikat rambut kribonya, agar yang pitak agak tertutup , Rojali bersiul riang,


lalu mengenakan celana jeans cutbray andalannya, yang telah ditambal bagian pant** nya dengan kain warna pink,


membuat penampilan Rojali makin ajaib noraknya ,


Tak lupa sepatu kets kesayangannya,


yang memperlihatkan jempol kakinya di antara celah sepatu kets nya yang jebol.


Rojali segera turun ke bawah, dan ternyata Bu Juleha sudah siap menunggu dengan sangat grogi hingga lupa mentertawakan Rojali.


Dandanan Bu Juleha sangat rapi dan sopan, dengan mengenakan kaos dan celana jeans ketat, hingga penampilannya mirip ABG ,


dan ternyata Bu Juleha sangat manis .


Rojali menyapa Bu Juleha yang grogi dan jadi pemalu itu,


" Pagi Bu Juleha yang baik hati dan tidak sombong , seperti yang Rojali katakan kemarin nanti kita di jemput Ama Sophia , **wah Bu Juleha mirip gadis gadis ABG loh,


bro Aldi pasti makin cinta ",


Goda Rojali,


Yang membuat Bu Juleha tersipu malu merona merah di wajahnya yang bulat,


" Nak Rojali bisa aja , terimakasih nak Rojali " ujar Bu Juleha sangat sopan dan anggun,


Dan tiba tiba, terdengar suara klakson mobil di depan , dan terlihat sebuah Vellfire hitam yang kacanya terbuka nongol wajah Sophia,


" Ayo pak kribo kita berangkat !! " ,


Ujar Sophia yang bersama sopirnya itu, menjemput Bu Juleha dan Rojali .


Maka mereka pun berangkat** .

__ADS_1


__ADS_2