
Rojali akhir akhir ini sangat bahagia dan sangat ceria,
Senyuman tak pernah lepas dari bibir seksi Rojali yang keriting,
Dengan rambut kribo yang bagai gado gado,
perpaduan antara, mirip jamur atau mirip brokoli, menambah amburadul penampilan Rojali sehari hari.
Namun seminggu terakhir ini, semangat dan keceriaan Rojali meningkat pesat, karena tiap habis pulang mengajar dari sekolah,
Rojali selalu berkunjung ke rumah Fanny dan bermain catur bersama sang bokap, yang sepertinya selalu kangen bikin Rojali push up seratus kali.
Seperti di pagi yang cerah dan ceria ini,
Si kribo maut sudah senyum senyum depan cermin, sambil bersiul dan berkaca,
tampaknya dia sudah sangat fresh habis mandi,
dengan mengenakan kaos berkerah, warna hijau daun, dan bertuliskan,
AKU BUKAN ULAT BULU
Sambil senyum senyum genit,
Rojali mengenakan celana jeans cutbray kesayangannya yang bergaya jadul itu,
sambil berjoget ria seperti penyanyi disko tahun 60an,
Lalu Rojali mencari cari sepatu kets kesayangannya yang diberi nama Ketty,
yang biasanya berada di kolong tempat tidur yang sebelah kanan, dan sepatu yang sebelah kiri ada di dekat kloset.
Setelah mengenakan sepatu kets kesayangannya, Rojali pun bersiul dan mengunci kamar kosannya.
Rojali menuruni tangga kosannya sambil berdendang dan berjoget ala penyanyi dangdut dan disko,
Dan di bawah telah menunggu Bu Juleha dengan tawanya yang sumringah,
" Hahahaha ........hahahaha.......hahahaha..
.Nak Rojali joget joget gitu pake baju ijo, kayak ulet bulu lagi manjat dahan pohon loh
hahahaha.....",
Tawa Bu Juleha mengiringi suasana pagi yang ceria.
Rojali selalu terharu dengan sambutan Bu Juleha yang hangat, dan Rojali tersenyum sambil berkata,
" Selamat pagi Bu Juleha yang baik hati dan tidak sombong, seperti biasa Rojali hendak berangkat ke sekolah untuk mengajar murid murid yang sangat unyu unyu dan menggemaskan ",
Ujar Rojali sambil senyum senyum.
Bu Juleha pun tersenyum melihat keceriaan di wajah si kribo yang amburadul itu, dan berkomentar,
" Tampaknya akhir akhir ini, nak Rojali tampak sangat bersemangat sekali, .....hehehe.....
terlihat dari gerak joget nak Rojali,
yang elastis dan penuh mistis ",
Ujar Bu Juleha sambil cekikikan.
__ADS_1
Rojali tampak malu dan merona lebam, seperti tertimpa palu Godam, maka sambil tersipu malu Rojali berkata,
" Ah Bu Juleha bisa aja, hehehehe soalnya sekarang neng Fanny jadi makin dekat sama Rojali Bu,
kan jadi sering ngobrol di rumahnya, hehehehe ",
Ujar Rojali tersipu-sipu malu.
Bu Juleha tersenyum dan terlihat ikut gembira mendengarnya,
Akhirnya Rojali berangkat ke Sekolah, dan seperti biasa menjemput sobat sobatnya yang sama sama ajaib, nyentrik dan norak,
mengendarai Vespa bututnya Rojali yang
sangat tersiksa dihimpit mereka bertiga,
hingga mengeluarkan suara suara aneh dan berisik,
.......DOT ......DOT ......DOT ............
Tampak bro Aldi sudah menyambut kedatangan Rojali, dengan senyum di bibirnya yang tebal, sambil jongkok di depan gang rumahnya, bro Aldi melambaikan tangan pada Rojali.
Bro Aldi tampak seperti hari hari pertama masuk ke sekolah untuk mengajar, tetap konsisten mengenakan kemeja polkadot yang
sangat serasi dengan bulu jambang nya yang gundul sebelah dan yang sebelah lagi tebal dan jantan.
Setelah mereka cipika cipiki ga jelas dan tertawa cekikikan, karena melihat penampilan satu sama lainnya,
yang sebenarnya dua duanya aneh dan saling memuji keajaiban mereka masing masing.
" Sobatku Rojali yang tercinta memang sangat artistik dan berjiwa seni tinggi, aku ga kepikiran bisa dapet kaos warna hijau daun,
dengan tulisan AKU BUKAN ULAT BULU ,
Ujar bro Aldi memuji sobatnya.
Rojali tampak tersipu malu dipuji sobatnya itu, dan diapun berkata,
" Ah, bro Aldi sobatku tercinta bisa saja,
justru daku kagum pada bro Aldi, yang bisa konsisten pake kemeja polkadot yang hampir 7 bulan ga pernah di cuci tapi tetap memancarkan energi positif seperti kemeja baru "
Hahahaha......hahahaha......hahahaha.....
mereka berdua pun tertawa cekikikan,
sambil boncengan naik Vespa bututnya Rojali untuk menjemput mahluk aneh satu lagi yang
tampan menawan tapi oon dan sering mencret, yaitu bro Jeremy.
Bro Jeremy tampak sudah menunggu kedua sahabatnya itu datang menjemputnya.
Wajah tampan bro Jeremy tampak terlihat agak kurus,
karena semenjak mengajar di sekolah itu,
bro Jeremy menjadi sangat stres dan galau,
karena Sophia sangat gencar mendekatinya,
walau hanya sekedar menyapa dan menyenggolnya , tapi membuat bro Jeremy bolak balik ke WC karena mencret dan diare.
__ADS_1
Akhirnya mereka bertiga berboncengan mesra dan ceria, dengan tak henti henti tertawa cekikikan,
Bagai tiga anak kecil, yang lugu dan polos
yang menghadapi dunia dengan senyuman dan canda tawa, riang bahagia.
Sesampainya di sekolah, seperti biasa mereka disambut meriah oleh para murid murid, yang sangat antusias menantikan keajaiban apalagi yang bakal mereka lakukan,
dan tentu saja sangat penasaran dengan tema kaos apa yang bakal dipakai si kribo yang bagaikan jamur dan kripik brokoli itu.
Rojali, bro Aldi dan bro Jeremy tampak sudah terbiasa dengan sorakan para murid murid bandel itu, dan mereka tersenyum hangat penuh cinta kasih pada para anak anak yang menertawakan mereka bertiga.
Sambil berjalan santai dan senyum senyum,
ketiga makhluk ajaib dan nyentrik itu, berjalan menuju ruangan kepala sekolah yang fenomenal, yang berkepala botak dan kinclong, untuk laporan dan absen.
Di dekat tangga sekolah terlihat tiga murid cewek ABG yang sedari tadi memperhatikan ketiga guru mereka yang datang pake Vespa bututnya Rojali,
diantara mereka ternyata adalah Sophia,
yang merupakan ketua atau ratu dari para murid wanita, karena Sophia sangat pemberani, gigih dan ulet dalam meraih keinginannya yang harus selalu tercapai,
dan dia merupakan anak dari salah satu orang terkaya di sekolah itu.
Sophia tampak tersenyum penuh cinta, memandang bro Jeremy dari kejauhan, dan temannya yang bernama Jenny berkata,
" Sophia, sesuai pesanan mu , aku sudah siapkan kue brownies yang sangat spesial,
tapi harganya sangat mahal, karena kue ini kualitas terbaik dan terenak loh ",
Ujar Jenny yang sangat matre dan mata duitan itu.
Sophia menjawab tanpa melihat jeanny temannya itu, karena matanya tak lepas memandang bro Jeremy dengan penuh cinta,
" Terimakasih Jenny, harga tidak jadi masalah, yang penting ini kualitas yang terbaik,
karena aku akan memberikannya pada orang yang sangat spesial di hatiku ",
Ujar Sophia, dengan pipi yang merona merah.
Ketika Sophia hendak pergi menuju ruangan kepala sekolah dimana bro Jeremy berada di sana, untuk memberikan surprise berupa kue brownies yang sangat spesial,
Tiba tiba pintu gerbang sekolah terbuka, dan masuklah mobil sedan mewah berwarna merah yang langsung parkir di halaman sekolah, tak jauh dari tempat Sophia dan gengnya berada.
Dan betapa terkejutnya Sophia, karena yang keluar dari sedan mewah, berwarna merah itu
adalah seorang gadis yang sangat cantik dan dewasa......yaitu Ivana.
Sophia sangat cemburu pada gadis cantik yang sedikit bule dan energik dan lincah itu,
bagi Sophia, ivana merupakan saingan terberat cintanya.
Ivana keluar dari sedan mewahnya, kemudian
berjalan menuju ruangan kepala sekolah,
dimana Rojali, bro Aldi dan bro Jeremy berada di sana.
Tentu saja Sophia tidak tinggal diam, dengan cepat Sophia pun berjalan menuju ruangan kepala sekolah.
*****************************
__ADS_1
...Jangan lupa dukung terus dengan memberikan jempolnya 😁👍🙏...
...karena sulit ditebak siapakah pilihan bro Jeremy nantinya 😁😁 yang pastinya makin seru dan penuh liku liku 😅...