Cinta Memang Aneh

Cinta Memang Aneh
Mr Blek yang Gundah gulana


__ADS_3

Pagi yang indah, mentari tersenyum ceria.


Di sekolah khusus anak anak bandel yang terlihat megah dan asri,


Gedung yang luas dikelilingi taman taman bunga yang indah, tertata rapih dan asri.


Terlihat susunan bangunan ruangan kelas pun sangat menarik dan ciamik.


Dan di kelas Rojali, bro Aldi dan bro Jeremy lah, yang paling gaduh dan berisik, dengan tawa cekikikan dan tawa terbahak bahak yang konsisten, disertai suara suara bising dan suara suara aneh lainnya.


Suara mereka yang super heboh dan bagai di stadion sepakbola itu sampai terdengar kedalam ruangan Mr Blek, sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong, yang sedang menerima seorang tamu kehormatan yang sangat spesial yaitu Madam Jovanka.


Di ruangan sang kepala sekolah yang sangat


fenomenal itu, terlihat sang kepala sekolah sedang berdiri dengan muka yang pucat dan mulut yang komat Kamit sambil makan permen karet, sedangkan disebelahnya terlihat seorang wanita separuh baya yang sangat cantik, tengah duduk di kursi sofa yang empuk.


Sang wanita cantik berambut pirang itu terlihat matanya mendelik ke atas, dibalik kacamata coklatnya yang mewah dan elegan,


dengan bibirnya menjadi monyong, dan jari telunjuk kanannya disimpan di atas bibirnya yang monyong itu, memberi tanda pada Mr Blek bahwa jangan bersuara, karena dia sedang mendengar suara suara gaduh dan aneh itu, dan dia berusaha mencerna suara apakah itu gerangan.


Dan Mr Blek yang berdiri patuh, pura pura bingung mencari tau itu suara apa, padahal dia sangat hapal dengan suara suara gaduh dan aneh yang berasal dari ulah ketiga mahluk ajaib dan nyentrik, yang sangat membuatnya stres dan depresi saat ini.


Madam Jovanka berdiri dari Sofanya yang empuk itu, kemudian sambil mengernyitkan dahinya dia berkata,


" Coba kita lihat dan cek, saya takut terjadi hal hal aneh, dan sangat mencurigakan sekali ini Mr Blek !! ",


Ujar Madam Jovanka bagaikan seorang detektif.


Mr Blek tampak gelisah dan gundah gulana,


dia berusaha mengalihkan perhatian Madam Jovanka dengan berkata,


" Itu mungkin hanya suara bekicot atau suara jangkrik, Madam... ",


Ujar Mr Blek ragu.


Madam Jovanka menatap galak pada Mr Blek


lalu memberi isyarat untuk bergerak ke TKP.


Akhirnya Mr Blek yang berkepala botak dan kinclong tidak berkutik, dan diapun berjalan mengikuti sang Madam, sambil mengelus kepala botaknya yang kinclong dan berkeringat.


Mereka pun bergerak menuju kelas dimana Rojali mengajar, karena suara paling dahsyat dan berisik, juga suara suara tawa berasal dari sana.


Madam Jovanka berdiri di celah sempit, dibalik tembok yang gelap bersama Mr Blek untuk mengintip apa yang sebenarnya terjadi di dalam kelas yang sangat gaduh dan mengeluarkan suara suara aneh itu.


Terlihatlah sosok aneh berambut kribo yang men jambul mirip antara jamur dan brokoli tampak dari belakang, karena orang aneh dan ajaib itu sedang menghadap ke papan tulis dan sedang menggambar bulatan bulatan yang aneh dan ga jelas.


Di rambut kribo yang mumbul itu terselip banyak pesawat pesawat yang terbuat dari kertas, dan tampak beberapa anak anak sedang mengendap dari belakang orang kribo itu, untuk melemparkan pesawat kertas tersebut hingga ...Gol.....masuk kedalam rimbunan rambut kribo yang mumbul.


Sang mahluk kribo itu tampak santai dan cuek, sama sekali tidak memperdulikan kejahilan para anak anak ABG yang lucu dan imut itu, dia tetap aja santai kayak di pantai,


sedangkan teman teman si anak anak bandel itu tertawa gaduh dan bersorak kegirangan.

__ADS_1


Madam Jovanka terpana menyaksikan keajaiban didepan matanya itu, dengan mata melotot dan mulut melongo.


Sedangkan Mr Blek yang berada disampingnya tampak mau buang air kecil,


karena kebelet pengen pipis dan stres.


Dan mahluk kribo lucu dan ajaib yang sedang dipandang oleh Madam Jovanka itu tiba tiba saja berbalik badan, sehingga anak anak yang


sedang mengendap di belakangnya terkejut.


Namun si kribo jambul itu hanya cengengesan dan berkata,


" Baiklah anak anakku tercinta dan tersayang,


mari kita main tebak tebakan ",


Ujar si kribo mumbul sambil cengengesan.


Dan anak anak ABG yang unyu unyu itu menyambutnya dengan sorakan riuh dan sangat bersemangat,


Rojali pun tersenyum dan berkata,


" Coba perhatikan baik baik, diri bapak yang ganteng mempesona ini !!


kira kira apa menurut kalian yang bisa dijadikan pelajaran untuk motifasi diri kita ? ",


Anak anak ABG itu tertawa cekikikan dengan sangat dahsyat, karena mereka disuruh memperhatikan dan mencari sesuatu yang dijadikan untuk contoh motifasi, sedangkan mereka semua sangat hapal bentuk Rojali yang dari ujung hingga ujung penuh keajaiban dan keanehan yang tiap hari bikin mereka ngakak terbahak bahak.


Akhirnya anak anak ABG itu berusaha menjawab juga, dan terdengarlah celetuk celetuk ceria dari anak anak ABG itu,


Ujar seorang anak gembrot yang kumisan.


Diikuti gelak tawa para ABG di kelas.


Riko yang sekarang sangat sayang dan patuh pada Rojali, berusaha untuk membela suhunya itu,


" Suhu kribo, Kalo menurut saya adalah celana jeans cutbray yang penuh dengan benang kusut itu mencerminkan pribadi yang menghargai seni dan sejarah jaman purba ",


Ucap Riko dengan mantap.


Rojali tersenyum dan berkata,


" Bocah pintar, bagus sekali ! Ayo ada lagi ?? , hadiah batu bacan nih, hehehe "


Ujar Rojali sambil cengengesan.


Anak anak semakin antusias menjawab, namun jawabannya makin ngaco dan ngawur,


......Jempol kaki hitam pak......hahahaha....


......Sepatu yang jebol pak, menandakan kesetiaan....hahahaha ....hahahaha..


....kening benjol dan kribo menandakan keserasian pak....hahahaha...hahahaha..

__ADS_1


Suasana kelas menjadi heboh dan ramai, namun sangat hangat, tampak Mr Blek dengan mata berkaca kaca terharu biru melihat pengorbanan dari Rojali , sedangkan


sang Madam tanpa berkedip melotot dengan mulut melongo, sangat tertarik dengan Rojali yang kribo itu.


Akhirnya setelah jawaban anak anak itu semakin ngawur dan ngaco, maka Rojali pun


berkata,


" Coba perhatikan kaos bapak yang sangat aduhai ini loh !!


Di bagian tengah ada tulisan,


Mendung Tak Selamanya Hujan


Poin pertama adalah :


Mari kita semua berpikiran yang positif, kita


tidak boleh berprasangka buruk terhadap orang lain, karena belum tentu yang kita lihat dari penampilan luarnya itu mencerminkan kebaikan atau keburukan seseorang,


kita harus berbaik sangka.


Poin kedua adalah :


Kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan hidup kita, namun kita serahkan hasilnya pada ketentuan Tuhan Yang Maha Esa, jadi kita tidak stres atau depresi apabila keinginan kita tidak tercapai "


Ujar Rojali sambil tersenyum, dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.


Tampak anak anak bergumam dan berbisik lirih, kemudian terdengarlah tepuk tangan yang sangat meriah.


Sang Madam, dan sang kepala sekolah yang fenomenal, tampak terpana takjub dan melongo.


Terlihat ada setetes air di ujung mata Madam Jovanka yang lentik dan cantik itu.


Kemudian Madam Jovanka berkata,


" Ayo kita kembali ke ruangan mu bapak kepala sekolah, ternyata tidak ada apa apa disini, sama sekali tidak terdengar apa apa ",


Ujar sang Madam dengan lembut dan hangat.


Mr Blek tersenyum lega, dari bebas stres yang melandanya.


Mereka berdua pun berjalan kembali ke ruangan sang kepala sekolah yang sangat fenomenal itu.


**************


...Hai para pembaca yang Budiman 😁😁🙏...


...Terus dukung Author yaa 😁🙏😁...


...dengan beri jempolnya 😁👍👍 like dan favoritnya 😁 ❤️❤️❤️❤️❤️...


...Do'akan mudah mudahan Author diberi rejeki umur dan kesempatan untuk bisa menyelesaikan novel ini 🙏🙏🙏...

__ADS_1


...terimakasih 😁🙏👍...


__ADS_2