
Kota Bandung yang bersih hijau dan berbunga, merupakan sebuah kota yang asri dan damai. dengan udara yang sejuk dan menyegarkan.
Di sudut kota Bandung, di sebuah kamar kosan yang amburadul dan berantakan, tergeletak sosok mahluk berambut kribo, dengan mengenakan celana pendek dan jempol kaki yang hitam sedang meringkuk kedinginan, mengeluarkan suara dengkur yang berirama disko dan dangdut yang menggema di ruangan kamar kosan itu, hingga cicak dan kecoa yang sedang bercengkrama melompat kaget jumpalitan dan nyemplung kedalam ember berisi tumpukan kaos kaki dekil dan Kumal yang join bersama kaos dalem dan celana dalem yang sudah usang dan berbau ga karuan.
Rojali tampak masih bermimpi indah, dengan mata terpejam namun bibirnya senyum senyum genit, dan sesekali cengengesan dengan pipinya yang kempot kempot bagai lagi mencium bau sesuatu, diiringi semilir bau yang sangat misterius dari ember yang berisi campuran kaos kaki dan celana dalem usang itu.
Tatkala Rojali sedang penasaran dengan bau misterius di alam mimpinya itu, dia dikagetkan oleh suara yang sangat dahsyat dari jam waker nya yang perkasa,
..........DOT.....Brottt ......Brottt .......Brottt ......
Rojali langsung melompat kaget terbangun dari mimpi indahnya, lalu bersalto dan dengan refleks mengeluarkan tendangan maut si jempol kaki hitam, yang dengan tepat menghantam jam waker yang perkasa hingga K O dan tidak bersuara lagi.
Rojali pun membuka matanya dan tersenyum ceria, sambil berdendang riang, Rojali mengambil handuk berwarna merah jambu dengan motif bunga mawar yang indah, dan bergegas masuk ke kamar mandi, dan langsung nyemplung ke dalam bak kamar mandi, bagaikan ikan mujaer.
Setelah beberapa saat kemudian, pemuda kribo yang basah kuyup itu sudah beres mandi dan sudah fresh graduate, hingga siap untuk beraktivitas dengan riang gembira kembali, mengenakan setelan seperti biasa,
yang sangat norak dan amburadul luar biasa.
********* ( (◔‿◔) ) *********
Di ruangan sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong,
Terlihat Mr Blek sang kepala sekolah yang fenomenal sedang duduk di sofa empuk, ditemani oleh Bu guru Juminten yang mengenakan kebaya berwarna merah marun,
Bu guru Juminten tampak sangat cantik dan anggun dengan kebayanya itu, ditambah dengan sanggul rambutnya yang mumbul dan menggunung, dengan tusuk konde emasnya yang nungging asoy diatasnya.
Mr Blek tampak bahagia, dan tersenyum ceria, wajahnya yang bulat dengan kacamata bulatnya, membuat tampangnya sangat bulat sempurna, dengan kepala botaknya yang kinclong.
" Bu guru Juminten, saya tidak menyangka ternyata ketiga guru spesial kita yang sangat norak dan nyentrik itu, ternyata justru membuat Madam Jovanka kagum, dan sangat tertarik pada mereka bertiga, saya sempet kempot kempot juga nih, takutnya ketiga mahluk ajaib itu bikin masalah, hehehehe .... ",
Ujar Mr Blek curhat pada Bu guru Juminten.
Bu guru Juminten yang tampak anggun dan bersahaja itu tersenyum dan berkata,
" Saya juga sangat bersyukur sekali, bapak kepala sekolah yang fenomenal, ternyata Madam Jovanka memang sangat luar biasa, dia hebat juga mampu melihat sisi terdalam dari ketiga mahluk nyentrik amburadul yang sangat langka itu, namun saya perhatikan, sepertinya ada sesuatu yang selalu dipikirkan oleh Madam Jovanka, terlihat dari sorot matanya ketika melihat Rojali, bapak kepala sekolah yang fenomenal ",
Ujar Bu guru Juminten dengan mata yang bersinar pintar.
__ADS_1
Mr Blek yang mendengar perkataan Bu guru Juminten, langsung merenung dan berpikir keras, karena selama ini analisa Bu guru Juminten selalu tepat, lalu sang kepala sekolah yang fenomenal itu berkata,
" Mungkin benar sekali ucapan anda Bu guru Juminten, saya jadi penasaran sekali, mungkin ada sesuatu yang dipikirkan oleh Madam Jovanka, nanti saya coba untuk berusaha menanyakannya pada beliau ",
Ujar Mr Blek sambil mengelus kepala botaknya yang kinclong dan bercahaya itu.
Tiba tiba pintu ruangan sang kepala sekolah yang fenomenal itu pun terbuka, dan masuklah Madam Jovanka beserta tiga orang juri kehormatan yang sangat ahli dalam mengangguk dan menggeleng itu,
Dan juga Bu guru Dona yang sangat cantik, dengan berjalan sempoyongan dan kedodoran, memegang berbagai macam kertas kertas dan berkas berkas file yang menumpuk.
Madam Jovanka tersenyum lembut dan langsung duduk di sofa empuk, sambil berkata,
" Selamat pagi semuanya, kita akan membahas tentang hasil perlombaan yang spektakuler kemarin, dan menentukan juara juara umum tahun ini, yang akan dibagikan hadiah spesial nya pada acara puncak pesta perpisahan nanti !! ",
Ujar Madam Jovanka dengan suara yang sangat berwibawa dan kharismatik.
Mr Blek serta Bu guru Dona dan Bu guru Juminten serta tiga juri kehormatan lainnya pun segera menyambut dan mempersilahkan Madam Jovanka untuk membacakan hasil keputusan nya itu.
" Baiklah, setelah saya cermati berdasarkan hasil dari tiap tiap lomba yang sudah dijalani,
maka hasilnya adalah sebagai berikut :
Juara umum kedua adalah kelas H
Juara umum ketiga adalah kelas F
Juara Harapan satu adalah kelas Z
Juara Harapan kedua adalah kelas O
Juara Harapan ketiga adalah kelas Y
Juara Hiburan pertama adalah kelas A
Juara Hiburan kedua adalah kelas X
Juara Hiburan ketiga adalah kelas L
__ADS_1
Untuk Para guru wali kelas adalah :
Juara Favorit adalah Mr Rojali
Juara Primadona adalah Mr Jeremy
Juara sang pahlawan adalah Mr Aldi
Oke untuk detail dari nilai nilainya, serta hasil analisa data nya ada di Bu guru Dona, sekian dan terimakasih !! ",
Ujar Madam Jovanka dengan sangat berwibawa dan kharismatik.
Para hadirin yang berada di ruangan sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong itu pun bertepuk tangan memberikan applaus pada Madam Jovanka,
dan mereka semua tidak ada yang menginterupsi apalagi membantah keputusan sang Madam, karena mereka sangat tahu, analisa sang Madam sangat akurat dan spektakuler.
Dan Mr Blek pun segera mempersilahkan para juri kehormatan, serta Bu guru Juminten dan Bu guru Dona, untuk mencicipi makanan dan minuman yang dibawa oleh office boy ke ruangan sang kepala sekolah itu, sambil tersenyum riang, karena hasil meeting mereka semua sudah selesai tinggal menunggu hari H, yaitu hari pembagian hadiah yang fantastis di acara puncak pada pesta perpisahan murid nanti.
Sambil beramah tamah, dan menikmati makanan dan minuman itu, mereka mengobrol santai dan sesekali tertawa riang,
membicarakan kejadian kejadian lucu selama perlombaan, yang tentu saja yang menjadi topik pembicaraan mereka adalah ketiga mahluk aneh bin ajaib yang sangat nyentrik dan sangat amburadul itu.
Tampak ketiga juri kehormatan yang terdiri dari para staf ahli mangut mangut dan geleng geleng kepala itu, tidak berhenti tertawa ngakak membicarakan ketiga mahluk ajaib itu, apalagi ketika membicarakan Rojali yang sangat amburadul norak dan mencekam itu.
Dan tanpa sengaja Mr Blek nyeletuk pada Madam Jovanka yang ikut tersenyum mendengarkan canda tawa mereka,
" Madam, apakah ada sesuatu yang membuat Madam tampak sangat tertarik pada pak Rojali yang berambut kribo mumbul berjambul bagai jamur dan brokoli itu ? ",
Ujar Mr Blek penasaran.
Dan wajah Madam Jovanka tampak menjadi serius dan berbeda, terlihat dari sinar matanya yang agak menerawang, lalu Madam Jovanka berkata dengan sangat pelan dan misterius, para hadirin pun segera mendengarkan dengan sangat serius perkataan Madam Jovanka.
************* ( (◔‿◔) ) **************
...Hai para pembaca yang Budiman 😁😁🙏...
...jangan lupa dukung Author 😁🙏🙏...
__ADS_1
...dengan jempol 👍 like dan favoritnya ❤️❤️...
...do'akan semoga Author diberi rejeki umur dan kesempatan untuk bisa menyelesaikan novel ini 😁🙏🙏 terimakasih ...