Cinta Memang Aneh

Cinta Memang Aneh
Ryo Si Play boy Cap Duren Mambo bagian 1


__ADS_3

Rojali bangun kesiangan, dan langsung melompat dari tempat tidurnya bagai seekor katak berambut kribo.


Dengan mata yang masih mengantuk,


Rojali segera bergegas masuk kamar mandi,


Lalu terdengarlah suara gemericik air yang mengalir dari keran air.


Bukan tanpa sebab, si pemuda kribo itu bangun kesiangan,


sebab semalam dia mencuci celana jeans cutbray kesayangannya yang sangat bau,


air ember sampai coklat kehitaman ketika celana jeans cutbray itu dimasukkan.


Setelah perjuangan keras mengucek si celana jeans cutbraynya yang bandel,


Rojali berpikir keras, agar celana jeans cutbray kesayangannya dapat kering besok, dan dapat dipakai kembali olehnya,


Maka dia mendapatkan ide yang sangat cemerlang, namun sangat menggangu alam sekitarnya,


yaitu dengan cara mengeringkan celana jeans cutbray nya, dengan dipakai berlari lari agar kena angin malam yang dingin,


Maka terlihatlah pemandangan yang sangat menakjubkan, di tengah malam yang gelap gulita itu,


Terlihat pemuda berambut kribo, dengan wajah cengengesan berlari lari tengah malam,


mengenakan celana jeans cutbray yang penuh rumbai-rumbai, bagai penyanyi disko tahun 60an.


*********


Setelah selesai mandi dan gosok gigi,


Rojali tampak segar dengan senyuman yang merekah di bibirnya.


Rojali pun segera mengambil kaos berwarna kuning, dengan gambar buah duren di tengahnya, dan bertuliskan,


AWAS DUDA KEREN MAU LEWAT


Setelah itu Rojali segera mengambil celana jeans cutbray kesayangannya yang sudah kering dan wangi sambil tersenyum.


setelah mengendus celana jeans cutbray kesayangannya, Rojali segera memakainya dan bergaya di depan cermin sambil berkata,


" Sangat tampan dan mempesona sekali daku hari ini, hehehehe ",


kemudian Rojali tak lupa memakai sepatu kets nya yang sudah jebol.


Sambil berdendang ria, Rojali turun dari tangga kamar kosannya, dan langsung disambut dengan tawa renyah dari Bu Juleha yang ramah,


" Hahahaha .....hahahaha....nak Rojali tampak sudah menguning dan bertunas, dengan kaos kuning yang ganas,...hahahaha...hahahaha...


hendak kemanakah dirimu pagi pagi gini wahai pemuda kribo bercelana disko?? "


Sambut Bu Juleha dengan sangat ramah.


Rojali sangat terpukau dan terharu, dengan sambutan ibu kosannya yang ramah,


" Rojali hendak ke pasar untuk beli pisang dan apel buat sang bokap yang sedang sakit, Bu Juleha yang baik hati dan tidak sombong,


setelah itu Rojali baru ke sekolah untuk mengajar "


Ujar Rojali bersemangat.


Bu Juleha tampak sangat simpatik dengan kebaikan hati sang pemuda kribo yang berjambul.


" Hati hati di jalan nak Rojali, jangan terbawa arus lalu lintas, eh arus pergaulan bebas, hihihihi ",


Ujar Bu Juleha sambil cekikikan.


Rojali pun tersenyum dan segera pamitan pada Bu Juleha,

__ADS_1


Tak lama kemudian Rojali sudah memakai helm batoknya yang berwarna pink itu,


yang serasi dengan warna kupingnya yang berwarna merah, terikat mesra oleh karet gelang,


dan terdengarlah suara suara aneh dari kenalpot Vespa bututnya yang bocor.


........ DOT.......DOT ..........DOT.........


Dengan hati yang riang gembira, Rojali mengendarai Vespa bututnya menuju ke pasar tradisional.


Di tengah jalan, Rojali melihat sepasang muda mudi sedang bertengkar di pinggir jalan.


yang cewek tampak menangis Bombay dan membanting pintu mobil mewah, yang berisi seorang cowok yang tampan.


sang cowok tampan keluar dari mobil mewah tersebut, berusaha mengejar sang cewek yang ternyata sudah keburu naik ojeg.


Sang cowok tampan, tampak kesal dan menggerutu, kemudian dia menendang botol kaleng bekas yang kebetulan ada di sana,


dan hebatnya si botol kaleng bekas langsung meluncur ke arah mulut Rojali yang sedang mengendarai Vespa bututnya yang berjalan seperti siput.


Rojali yang kaget segera mengerem Vespa bututnya yang memang sudah loyo kayak siput,


namun si botol kaleng bekas itu dengan mantap mencium bibir Rojali yang mangap melongo ,


........ Brukk .........


suara si botol kaleng bekas yang nyosor menghantam bibir Rojali yang mangap.


" Waduh ",


teriak Rojali kaget sekaligus malu dan sakit ,


sang cowok tampan itu berusaha kabur dengan langsung menancap gas mobil mewahnya.


Rojali segera mengejar dengan Vespa bututnya,


namun apa daya semangatnya besar namun larinya kayak siput, akhirnya si cowok tampan itu berhasil kabur.


Setelah Rojali mendapatkan buah pisang dan buah apel, Rojali segera berangkat menuju rumah bokap nya Fanny.


Sesampainya Rojali di depan rumah Fanny yang megah,


Rojali kaget karena dia melihat mobil mewah yang tadi,


yang berisi cowok brengsek yang kabur setelah membuat bibir seksinya jadi Jontor.


Rojali mendekati halaman rumah Fanny, dengan diam diam dan mematikan Vespa bututnya.


Rojali penasaran ingin melihat cowok yang tadi tidak sempat terlihat olehnya.


Dan di ruang tamu terlihat sang cowok tampan yang brengsek dan play boy itu tengah ngobrol dengan Fanny dengan santainya.


Rojali kemudian meletakkan buah pisang dan buah apel, yang sudah di bungkus dengan rapi itu di halaman dekat pagar rumah Fanny,


kemudian Rojali berjalan perlahan meninggalkan rumah Fanny, dengan mendorong Vespa bututnya,


dan belom jauh Rojali berjalan, terdengar suara Fanny yang menemukan ada buah segar di halaman rumahnya,


" Loh ini buah darimana ? begitu segar dan menggoda ",


Ujar Fanny sangat gembira.


Dan cowok tampan dan brengsek bernama Ryo itu berkata,


" Tentu saja itu dari aku honey, sengaja aku sembunyikan buat surprise oleh oleh untuk calon mertuaku yang sedang sakit ",


Ujar Ryo sambil tersenyum elegan.


Fanny tampak terharu, dan mereka berdua kembali masuk kedalam.

__ADS_1


Rojali yang mendengar itu semua hanya tersenyum sambil mendorong Vespa bututnya, dan berkata dalam hati,


" Niat aku memberikan buah itu buat sang bokap dengan tulus ikhlas,


aku ga butuh orang tau buah itu dari siapa, yang terpenting buah itu nyampe ke sang bokap ".


Batin Rojali sambil tersenyum.


Setelah agak jauh dari rumah Fanny, akhirnya Rojali menghidupkan kembali Vespa bututnya, dan berniat menjemput sobat sobat keritingnya yang setia.


Di perjalanan menuju ke tempat bro Aldi dan bro Jeremy,


Rojali melintas kembali ke tempat dimana dia bertemu dengan mobil mewah, berisi cowok tampan namun brengsek bernama Ryo yang telah membuat bibirnya menjadi Jontor,


dan Rojali melihat cewek cantik yang tadi pagi nangis Bombay, karena ribut sama cowoknya, lagi mondar mandir disitu, seperti mencari sesuatu.


Lalu Rojali menghampirinya dan menyapanya,


" assalamualaikum, sedang mencari apa ?


mungkin bisa saya bantu ",


Ucap Rojali tulus.


Cewek itu terkejut dan menoleh ke arah suara Rojali, dan cewek itu lebih terkejut lagi melihat penampilan Rojali yang sangat ajaib itu,


dan sambil tertawa dia berkata,


" Dompet saya hilang, mungkin terjatuh di dekat sini ",


Ujar cewek itu sambil berusaha menahan tawanya yang hampir meledak,


melihat pemuda berambut kribo dengan bibir Jontor,


mengenakan celana jeans cutbray penuh rumbai-rumbai bagai penyanyi disko tahun 60an.


" Saya bantu cari yaa, mudah mudahan bisa ketemu ",


Ujar Rojali sambil langsung berjongkok dan mencari di tiap sudut di jalan itu.


Cewek cantik itu, memperlihatkan Rojali yang dengan gigih mencari dompet sampai masuk ke selokan berwarna hitam yang kumuh dan bau di pinggir jalan itu.


Dan tak lama kemudian, Rojali keluar dari selokan yang bau itu sambil tersenyum dan berkata,


" Alhamdulillah ketemu, ini bukan dompetnya "


Ujar Rojali sambil menyerahkan dompet itu pada si cewek cantik.


Dengan mata yang berbinar gembira cewek cantik itu berkata,


" Benar sekali, ini dompet aku, mungkin sewaktu berlari, dompet ini terpental dan masuk selokan,


terimakasih banyak ya bang.. ",


Ujar cewek cantik itu.


Rojali tersenyum dan berkata,


" Nama saya Rojali ".


Dan cewek cantik itu berkata,


" terimakasih bang Rojali, nama saya Mira ",


Akhirnya setelah mereka berkenalan, Rojali mengantarkan cewek yang bernama Mira itu, karena kebetulan arahnya sejalan menuju tempat bro Aldi dan bro Jeremy.


Mira duduk di bonceng oleh Rojali dengan Vespa bututnya,


Mira menutup kedua telinganya, karena tidak tahan dengan suara berisik dari kenalpot Vespa bututnya Rojali.

__ADS_1


.....DOT......DOT.....DOT........


__ADS_2