Cinta Memang Aneh

Cinta Memang Aneh
Misteri sosok Abang Rizal Yang Ganteng Mempesona bagian ke 3


__ADS_3

...Di ruangan sang kepala sekolah yang fenomenal....


Terlihat Mr Blek sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong,


bersama dengan Bu guru Dona yang cantik namun sedikit lugu polos dan dong dong,


Bu guru Juminten yang sangat anggun dengan setelan kebaya yang cerah merona dan sensasional beserta tusuk konde emasnya yang bertengger nungging di atas sanggul rambutnya yang menggunung mumbul, dan tiga orang dewan direksi yang sangat ahli dalam mangut mangut dan geleng geleng kepala itu.


Mereka semua tampak sangat serius dan konsentrasi memperhatikan dengan seksama dan mendengarkan suara Madam Jovanka


yang bergetar lembut penuh misteri dan mencekam.


Madam Jovanka yang sangat cantik dan memiliki aura kharismatik dan wibawa yang tinggi itu, mulai menceritakan sebuah penggalan kisah masa lalunya,


Dengan sangat lembut dan penuh perasaan Madam Jovanka pun mulai bercerita,


" Sekitar dua puluh tiga tahun yang lalu, sekitar tahun 1997, aku baru lulus SMA.


Kala itu aku lagi lucu lucunya, lagi cantik cantiknya dan lagi montok montoknya, pokoknya aku adalah gadis yang sangat populer dan banyak sekali cowok cowok ganteng dan tajir yang selalu menggoda, bahkan memohon mohon untuk menjadi pacarku ",


Ujar Madam Jovanka dengan tatapan mata berbinar ceria sambil mengenang masa lalunya.


Bu guru Juminten tampak sedikit sebel dan jijay mendengar Madam Jovanka yang memuji dirinya sendiri itu, namun dengan cerdik Bu guru Juminten pura pura tersenyum antusias mendengarkan Madam Jovanka bicara, padahal dalam hatinya Bu guru Juminten ngedumel,


" Kayaknya lebih cantik dan lebih semok juga gw deh pas kuliah, pake kebaya warna emas, dan tusuk konde emas, serta selop kaca warna emas, dan juga tas selempang warna emas, rambut disanggul menjulang tinggi menggunung berwarna blonde keemasan pula, pokoknya yahud banget deh si gue ",


Batin Bu guru Juminten sambil cengengesan.


Madam Jovanka kembali meneruskan kisahnya, dengan mata yang berkaca kaca,


" Pada saat itu umurku baru 17


tahun, lagi mantap mantapnya lah pokoknya, hehehehe

__ADS_1


saat itu aku masuk sebuah perguruan tinggi yang top dalam bidang accounting di Bandung, pada saat masa orientasi atau ospek itulah aku berkenalan dengan seorang pemuda yang sama sama murid baru, pemuda itu sangat ganteng, bertubuh tinggi atletis, berdada bidang dan berbulu dada, berkulit putih dan memakai kacamata, bahunya sangat kekar, karena dia sangat jago maen basket, dan terbukti pemuda itu menjadi anggota basket Allstars angkatan 97,


yang menjuarai turnamen di kampus kami saat itu, dan mampu mengalahkan jurusan manajemen dan bahasa yang ada di kampus kami saat itu ",


Madam Jovanka tampak tersenyum, lalu meneguk air putih dengan semangat karena tenggorokannya agak serak, gara gara semangat banget ceritanya.


Mr Blek sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong itu tampak sangat bersemangat mendengarkan cerita masa lalu Madam Jovanka, dan sangat penasaran sekali, hingga tanpa sadar Mr Blek menyemburkan kulit kacang yang dikunyah dengan semangat banget itu, ke wajah salah satu dewan direksi yang sangat ahli mangut mangut dan geleng geleng kepala, namun untungnya sang dewan direksi itu tampak terhipnotis oleh cerita Madam Jovanka, hingga tidak menyadari bahwa kulit kacang dan kulit kuaci menempel di wajahnya yang sedang bengong.


Setelah meneguk air putih yang segar, maka


Madam Jovanka meneruskan lagi ceritanya,


" Masa masa orientasi dan ospek di kampus itu sangat berkesan sekali, sosok pemuda yang ganteng dan mempesona itu sangat misterius, karena dia pernah muncul tiba tiba, ketika hari terakhir masa ospek dan orientasi yang berlokasi di bumi perkemahan di gunung Puntang.


Pada saat itu teman temannya yang basah kuyup kedinginan di gunung Puntang yang memang udaranya sangat dingin sekali, dan kita semua harus menyebrangi sungai kecil dengan banyak bebatuan yang indah bagai pualam, sosok pemuda itu datang dari arah hutan membawa kayu bakar, hingga di bumi perkemahan, kami semua dapat menghangatkan diri dengan nyaman dan hangat, dan pada masa masa kuliah yang indah diisi oleh berbagai macam kejadian yang lucu dan sangat berkesan dari sosok pemuda itu, karena pemuda itu selain jago basket, dia sangat pintar dan jenius dalam pelajaran mata kuliah, selain itu yang membuat orang orang kangen adalah karena setiap ada dia, suasana menjadi sangat hangat dan ceria, dengan tingkah lakunya yang konyol dan amburadul, yang terkadang ngeselin namun ngangenin ",


Tampak mata indah Madam Jovanka menerawang jauh, dan bibirnya tersenyum bahagia.


Mr Blek sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong itu yang dari awal sangat antusias mendengarkan cerita Madam Jovanka, tanpa sadar Mr Blek berteriak dengan agak kencang sambil lompat lompat,


Bu guru Juminten, Bu guru Dona dan tiga orang staf ahli mangut mangut dan geleng geleng dan juga Madam Jovanka yang melihat Mr Blek lompat lompat ga sadar itu,


tertawa riang.


Mr Blek pun malu malu, lalu berkata,


" Maafkan saya terlalu bersemangat.... ",


Ujar Mr Blek sambil mengelus kepala botaknya yang kinclong.


Madam Jovanka tersenyum lembut dan melanjutkan kembali ceritanya,


" Masa masa yang sangat indah sekali pada masa itu, apabila ada kejuaraan basket antar kampus maka kami pergi rame rame nonton pertandingan basket, buat ngasih semangat dengan yel yel yang sangat heboh, dan tentu saja buat nonton cowok cowok idola kami bertanding basket, karena pada masa itu, cowok jago basket sangat populer, karena mereka sangat cool dan berjiwa sportif dan sangat keren banget lah pokoknya ",

__ADS_1


Ujar Madam Jovanka tampak sangat berbinar ceria bola matanya yang indah.


Mr Blek hampir saja melompat kodok kembali saking semangatnya dan penasaran dengan cerita dari Madam Jovanka, namun Bu guru Juminten dengan cepat menginjak kaki sang kepala sekolah yang fenomenal itu, hingga akhirnya sambil nyengir nyengir kesakitan, Mr Blek melotot berterimakasih pada Bu guru Juminten yang terlihat pura pura membetulkan tusuk konde emasnya yang miring ke kiri.


Madam Jovanka pun kembali melanjutkan ceritanya yang tertunda karena iklan dari Mr Blek,


" Dengan seiringnya waktu yang berjalan dengan beriringan, dan karena kami sering mendapatkan kelas mata kuliah yang sama, akhirnya hubungan kami menjadi dekat dan akrab, dan akhirnya aku pernah suatu waktu memberanikan diri untuk bertanya pada pemuda itu...... ",


Madam Jovanka tampak menghentikan lagi cerita yang sedang seru serunya itu, yang sangat membuat Bu guru Juminten, Bu guru Dona, dan tiga orang staf ahli mangut mangut dan geleng geleng kepala itu benar benar sangat penasaran, terutama sekali Mr Blek sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong itu, yang tampak sangat antusias dan bersemangat sekali mendengarnya, hingga saking penasaran dan sangat kepo nya, Mr Blek tanpa sadar bertanya pada Madam Jovanka,


" Bertanya apa Madam ? apakah Madam melamar pemuda itu dengan bertanya, maukah kau jadi kekasihku ? ",


Tanya Mr Blek kepo, dan ga sadar diri, kalo dia duduk di meja.


Madam Jovanka melotot melihat ke arah


Mr Blek yang duduk di meja, dan karena perkataannya yang ngaco.


Sambil tersenyum manis, Madam Jovanka mengambil kembali air putih dingin yang segar itu, kemudian meneguknya dengan sangat anggun dan berwibawa,


......g lek .....g lek..... g lek........sedap.....


Madam Jovanka mengusap air yang menetes di bibirnya, kemudian tiba tiba tanpa bisa ditahan dan di rem, Madam Jovanka bersendawa dengan keras dan nyaring, karena perutnya kembung kebanyakan minum air putih.


Mr Blek, Bu guru Juminten, Bu guru Dona dan tiga orang dewan direksi staf ahli mangut mangut dan geleng geleng kepala itu, berjuang mati Matian agar tidak tertawa terbahak bahak, karena sangat takut pada Madam Jovanka yang sangat berwibawa dan sangat kharismatik itu.


Dan Madam Jovanka pun bersiap melanjutkan ceritanya kembali........


************* ( (◔‿◔) ) ***************


...Hai para pembaca yang Budiman 😁😁😁...


...jangan lupa dukung Author yaa 😁🙏🙏...

__ADS_1


...dengan jempol 👍 like dan favoritnya ❤️❤️...


...do'akan semoga Author diberi rejeki umur dan kesempatan untuk bisa menyelesaikan novel ini 😁🙏🙏 terimakasih 😁...


__ADS_2