Cinta Memang Aneh

Cinta Memang Aneh
Perlombaan yang spektakuler bagian ke 1


__ADS_3

Pagi yang indah dan cerah ceria,


Mentari tersenyum riang dan hangat menyinari Sekolah khusus anak anak bandel yang penuh semangat dengan jiwa muda yang menggelora.


Tampak disetiap kelas, para wali kelas menyusun strategi dan memberikan semangat motivasi pada setiap murid murid untuk mengikuti acara perlombaan dengan penuh semangat.


Di kelas A, terlihat Mr Joni sedang memberikan semangat pada para murid muridnya, dengan memakai kaca mata hitam


Mr Joni berbicara dengan lemah lembut dan kemayu,


" Anak anak ayo kita semangat ya, yang penting kita berusaha dulu semaksimal mungkin ",


Ujarnya anggun dan bersahaja.


Yang sangat terlihat sangat percaya diri adalah Mr Macho Man, dengan tubuh tinggi besar dan kekar, Mr Macho Man Wali kelas Z memperlihatkan otot ototnya yang perkasa di depan murid muridnya, sambil berkata percaya diri,


" Anak anak jangan khawatir, untuk urusan fisik dan atletik, serahkan pada bapak ",


Ujar Mr Macho Man sambil menyeringai lebar,


memperlihatkan giginya yang menyilaukan.


Dan tampak semuanya sangat bersemangat dan gembira menyambut perlombaan yang hadiahnya sangat fantastis itu, namun Rojali,


bro Aldi dan bro Jeremy tampak belom terlihat batang hidungnya, maupun bulu hidungnya sama sekali.


*********** ( 。◕‿◕。 ) ***********


Di Ruangan sang kepala sekolah yang fenomenal,


Terlihat Mr Blek sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong,


sedang duduk di ruangannya, beserta Bu guru Dona dan empat orang juri kehormatan yang terdiri dari Madam Jovanka, dan tiga orang dewan direksi yang tampaknya hanya figuran,


karena kerjaannya hanya mangut mangut, geleng geleng, dan bicaranya malu malu dan bisik bisik ga jelas.


Bu guru Dona sedang menjelaskan dengan wajah yang serius dan misterius.


Tampak semua orang di ruangan itu juga sangat serius dan konsentrasi memperhatikan Bu guru Dona yang cantik,


kecuali Mr Blek sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala botak dan kinclong yang tampak celingukan resah dan gelisah tak tentu arah, yang kalo diperhatikan secara seksama wajah Mr Blek tampak meringis seperti menahan pipis.


" Tiap lomba akan mendapatkan penilaian poin rangking dari juri yang terhormat, poin poin tersebut akan di akumulasi kan hingga akhirnya nanti akan terlihat jumlah poin yang tertinggi hingga terendah dari tiap tiap kelas.

__ADS_1


nanti akan ada hadiah juara umum pertama,


juara umum kedua dan juara umum ketiga, dan juara hiburan ke empat sampai kesepuluh, kemudian ada juara paling favorit, juara sang pahlawan, dan juara sang primadona untuk para guru wali kelas yang


akan dinilai oleh para juri yang terhormat, dan


juga hasil voting dari setiap murid di sekolah",


Ujar Bu guru Dona menerangkan.


Madam Jovanka, Mr Blek dan tiga orang staf direksi yang menjadi juri kehormatan, tersenyum dan mengangguk setuju mendengar penjelasan dari Bu guru Dona yang cantik itu, namun tiba tiba dari arah luar ruangan sang kepala sekolah yang fenomenal, tepatnya di halaman parkir gedung sekolah itu, terdengar suara yang sangat gaduh dan berisik banget.


Mr Blek tampak menepuk jidatnya yang lebar dan mengusap kepala botaknya yang kinclong, sambil berkata,


" Sepertinya ketiga orang aneh bin ajaib super nyentrik itu telah datang ",


Ujar Mr Blek sambil tersenyum pilu, merana dan pasrah sambil menyalakan layar monitor di ruangannya, untuk melihat apa yang terjadi di halaman gerbang sekolah itu.


Madam Jovanka beserta para staf ahli mengangguk dan menggeleng itu juga sangat penasaran dengan apa yang terjadi di luar sana, merekapun menatap layar monitor lebar itu dengan seksama.


Dan terlihatlah di halaman gerbang sekolah,


para murid murid ABG berkerumun ceria riang gembira sambil tertawa terbahak bahak,


......Brottt ......Brottt .....DOT ....DOT ..........


Dan turunlah tiga manusia ajaib nyentrik dan nyebelin, dari Vespa bututnya Rojali yang terlihat sangat tersiksa dinaiki mereka bertiga yang berat dan goyang goyang selama perjalanan mereka.


Dan tepuk tangan serta tawa terbahak bahak dari para murid murid ABG itu semakin dahsyat dan tidak terkendali, ketika melihat penampilan Rojali, bro Aldi dan bro Jeremy yang hari ini benar benar tampak bukan seperti mereka biasanya.


Ketiga orang aneh dan nyentrik itu mengenakan setelan jas tuksedo warna hitam, dengan dasi kupu kupu manis serta sepatu mengkilat kayak mau ke undangan.


Tampak bro Aldi bulu jambang nya jadi terlihat sama rata, kiri dan kanannya, namun sangat terlihat jelas kalo bulu jambang yang sebelah kiri adalah semprotan tinta hitam dan coretan coretan dari spidol anak TK .


Bro Jeremy tampak perfek karena celananya ga ngatung seperti biasanya yang menyembulkan bulu bulu kakinya, namun bulu hidungnya justru makin subur nongol keluar hidungnya.


Dan yang paling bikin geregetan dan gemas,


adalah penampilan dari Rojali yang super dahsyat noraknya, terlihat Rojali mengenakan setelan jas tuksedo warna hitam


yang terlihat kekecilan, hingga terlihat sangat


ketat bagai mau robek, dan Rojali mengenakan helm batok berwarna pinky yang

__ADS_1


diikatkan pake karet gelang ke kupingnya, hingga kuping kuncup Rojali pun berwarna pinky serasi dengan warna helm batoknya itu.


Dan rambut kribo nya yang dipaksakan untuk masuk kedalam helm batok pinky itu, ada sebagian di pinggir kiri dan kanannya yang memberontak keluar, hingga terlihatlah kepala Rojali yang bagaikan besar kesamping,


karena rambut kribo nya melebar kriting disko kesamping.


Mereka bertiga berjalan beriringan sambil senyum senyum cengengesan, dan melambaikan tangan pada para murid murid ABG yang menyambut mereka dengan tepuk tangan cemoohan dan gelak tawa terbahak bahak sampai guling guling itu, dengan cuek bebek dan santainya menuju ruangan kelas mereka.


************* ((◔‿◔) ) ****************


Tampak di ruangan sang kepala sekolah yang fenomenal, terlihat sang Madam yang hampir tidak kuat menahan letusan tawa dari mulutnya itu, namun dengan sekuat tenaga berhasil ditahan, dan Madam Jovanka berhasil mempertahankan aura kharismatik dan berwibawa nya dihadapan semua orang.


Sedangkan ketiga orang dewan direksi yang akan menjadi juri kehormatan itu terlihat sangat tersiksa pengen ketawa lepas, namun takut sama Madam Jovanka, hingga terlihat ketiga orang itu pipinya menggembung seperti balon yang mau meletus, dan wajahnya merah padam nahan ketawa dan stres.


Bu guru Dona yang dong dong, wajahnya polos aja datar, kayak ga ada kejadian apa apa, dia hanya fokus pada berkas berkas file,


dan kertas kertas yang bertumpuk dan berantakan.


Sedangkan Mr Blek sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong itu


terlihat stres dan depresi, melihat ketiga mahluk ajaib yang super nyentrik itu datang,


Mr Blek buru buru pamitan ke WC karena tanpa sadar dia ngompol di celana.


Dan Madam Jovanka pun berkata dengan suara khasnya yang sangat kharismatik dan berwibawa,


" Baiklah kita bersiap untuk mengadakan perlombaan yang akan dimulai jam 9 nanti ",


Ucap Madam Jovanka lembut dan kalem, namun berwibawa.


Mereka semua pun bersiap siap untuk mengadakan perlombaan, sambil menunggu sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong itu kembali dari WC.


****************** ( 。◕‿◕。 ) **************


...Hai para pembaca yang Budiman 😁😁🙏...


...jangan lupa dukung Author 😁🙏🙏...


...dengan jempol 👍 like dan favoritnya ❤️❤️...


...mohon doanya ya agar Author diberi rejeki umur dan kesempatan untuk bisa menyelesaikan novel ini 😁🙏🙏...


...terimakasih banyak atas dukungannya 。◕‿◕。...

__ADS_1


__ADS_2