Cinta Memang Aneh

Cinta Memang Aneh
Pesta Spektakuler penuh kejutan Yang Amburadul bagian ke 1


__ADS_3

Mentari pagi tersenyum malu malu, di pagi hari yang sejuk dingin dan berembun.


Rojali tampak tersenyum aneh dengan mata yang masih terpejam, di balik tumpukan kaos dalem dan kaos kaki yang dipeluknya sambil meringkuk kedinginan.


Sesekali dicium mesra sang kaos kaki hitam yang udah bolong pada bagian jempol kakinya, bagaikan merindukan seseorang dalam mimpinya.


Rojali yang sedang asyik menggigit kaos kaki bolong dan usang itu dikejutkan oleh suara jam waker yang sangat galak dan berbunyi nyaring tepat didekat kuping kuncup Rojali,


.......DOT.....Brottt .....Brottt .......Brottt......


Pemuda bertelinga kuncup dan berambut kribo mumbul berjamur itu melompat kaget, dan dengan reflek menempeleng jam waker itu hingga terpelanting KO tidak berbunyi lagi.


Rojali bergegas ke kamar mandi dan bagaikan ikan mujaer, dia langsung nyemplung ke dalam bak kamar mandi, sekaligus nyuci baju dan celana pendek Hawai nya yang kedodoran.


Sambil berdendang riang dengan nada ceria,


Rojali menggosok giginya dengan semangat yang membara.


Tak lama kemudian, Rojali keluar dari kamar mandi dengan wajah yang fresh dan graduate


Rojali menatap celana jeans cutbray kesayangannya dengan sedih kemudian mengecupnya lembut dan berkata,


" Maafkan daku ya cutbray, hari ini adalah acara pesta perpisahan murid di sekolah, dan daku diwajibkan oleh sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong untuk mengenakan setelan jas tuksedo yang sangat menyiksaku, hehehehe ",


Ujar Rojali sambil tersenyum cengengesan.


Rojali pun mengambil kaos kesayangannya yang paling bagus, berwarna abu abu dengan tulisan hitam yang indah di dadanya :


Abang Rizal Yang Ganteng Mempesona


Kemudian Rojali mengenakan dasi kupu kupu manis berwarna merah cabe di lehernya dan kemudian mengenakan jas hitam yang tak berkancing, dan setelah bingung memutuskan celana katun yang cocok dengan dasi kupu kupu nya yang mencekik lehernya, maka Rojali sambil tersenyum lega


mengambil celana katun slim fit berwarna merah marun, agar senada dengan dasi kupu kupu yang bertengger manis mencekik lehernya.


Lalu Rojali melirik pada sepatu koboi yang terlihat masih mengkilat dan ujungnya lancip,

__ADS_1


kemudian Rojali berkata,


" Sungguh aneh, mengapa Mr Blek bersikeras memaksa daku pake sepatu koboi ini, yang ukurannya kegedean dan longgar ini ya ? tapi sudahlah yang penting cuma hari ini aja daku tersiksa, dan mulai besok sudah kembali normal seperti biasa nya, Janji sang kepala sekolah padaku, hehehehe ",


Ujar Rojali sambil cengengesan.


Setelah selesai berpakaian, Rojali bersiul riang sambil mengoleskan minyak nyong nyong dan meremas remas rambut kribo nya yang mumbul, hingga agak lepek bagai jamur yang gepeng, dan sambil berdendang ceria Rojali turun ke bawah sambil berjoget dangdut.


****


Rojali sampai di bawah kosannya, dan sudah bersiap mendapatkan sambutan hangat dari Bu Juleha, ibu kosannya yang manis dan semok, namun Rojali kaget karena ternyata tidak ada siapa siapa di sana, sambil celingukan dan memanggil manggil Bu Juleha, akhirnya Rojali bergumam pada dirinya sendiri,


" Tumben banget, kok ibu kosanku yang baik hati dan tidak sombong itu ga ada, biasanya tiap hari selalu menyambut daku dengan tawa hangatnya yang sangat membahana ",


Ujar Rojali kebingungan.


Akhirnya setelah tidak menemukan ibu kosannya yang ceria, semok dan bersemangat itu, akhirnya Rojali pun bersiap berangkat mengendarai Vespa bututnya yang antik dan tak lupa mengenakan helm batok berwarna pinky cerah dengan gambar hello kit** dan segera menjejalkan rambut kribo nya kedalam helm batok pinky itu dan tak lupa mengikat erat helm batok pinky itu dengan karet gelang ke kuping kuncup nya, Rojali sedikit meringis, karena kini kupingnya menjadi merah dan makin kuncup dan montok, karena terikat kuat dengan karet gelang.


Dan Rojali pun berangkat mengendarai Vespa bututnya yang mengeluarkan suara suara aneh dan berisik itu dengan ceria,


.....DOT.....DOT...... Brottt.....Brottt........


Di ruangan sang kepala sekolah yang fenomenal,


Terlihat Mr Blek sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong,


mengenakan setelan jas hitam dan pake dasi kupu kupu, lagi jalan mondar mandir di ruangannya tampak gundah gulana dan gelisah, di depannya ada Bu guru Juminten yang mengenakan kebaya berwarna merah cabe yang terlihat sangat seksi dan yahud, dengan rambutnya yang disanggul mumbul menjulang tinggi, dan diatasnya menancap mantap tusuk konde emasnya yang nungging,


sedang duduk anggun di kursi sofa yang empuk, memperhatikan sang kepala sekolah yang berjalan mondar mandir ga jelas itu.


Mr Blek pun akhirnya bersuara dan berkata pada Bu guru Juminten,


" Mudah mudahan saja acara hari ini berjalan lancar ya Bu guru Juminten, saya agak cemas nih jadi deg deg kan takutnya tiga orang yang amburadul nyentrik dan norak itu bikin kekacauan di tengah acara ",


Ujar Mr Blek dengan suara yang cemas dan khawatir.

__ADS_1


Bu guru Juminten tersenyum anggun, dengan lipstik berwarna merah cabe menyala,


" Jangan khawatir bapak kepala sekolah yang fenomenal, sudah saya pastikan mereka semua mengenakan setelan jas tuksedo yang rapih, hingga penampilan mereka sedikit lumayan agak gaul hihihihi ",


Ujar Bu guru Juminten sambil cekikikan.


" Mudah mudahan saja mereka bisa jinak dan terkendali ya Bu guru Juminten, dan bagaimana persiapan pesta dansa nya Bu guru ? sudah dikoordinasikan bersama Bu guru Dona kan ? ",


Ujar Mr Blek sedikit agak tenang.


Bu guru Juminten terlihat sedikit agak gugup dan grogi, ketika Mr Blek membicarakan acara pesta dansa, dan terlihat pipi Bu guru Juminten merona merah, kompak dengan warna lipstik nya yang merah menyala,


" Acara pesta dansa sudah diatur oleh Bu guru Dona, bapak kepala sekolah yang fenomenal, dan untuk kelas kelas yang juara umum pertama sampai ketiga, mereka dapat hadiah spesial khusus untuk dapat memilihkan pasangan untuk wali kelas mereka masing masing pak kepala sekolah yang fenomenal ",


Ujar Bu guru Juminten sedikit terbata bata dan grogi.


Mr Blek yang mendengar penjelasan dari Bu guru Juminten agak kaget dan depresi, dan dengan nada khawatir Mr Blek berkata,


" Tapi aman dan terkendali kan Bu guru Juminten ? mengingat tiga mahluk nyentrik dan penuh kejutan itulah yang juaranya, saya benar benar khawatir mereka membuat kekacauan Bu guru Juminten "


Keluh Mr Blek sambil menepuk jidatnya yang lebar dan licin.


" Mudah mudahan saja lancar jaya pak kepala sekolah yang fenomenal hehehehe kita berdoa saja mudah mudahan tidak ada kejadian yang mengejutkan kita semua ",


Ujar Bu guru Juminten sambil tersenyum aneh dan misterius.


" Iya mudah mudahan saja begitu ",


Ujar Mr Blek berkata pelan sambil bergaya dengan setelan jas hitamnya yang membuatnya terlihat lucu dengan kaca mata bulatnya dan kepala botak yang kinclong dan memakai dasi kupu kupu.


***************** (◔‿◔) *****************


...hai para pembaca yang Budiman 😁😁🙏...


...jangan lupa dukung Author 😁🙏🙏...

__ADS_1


...dengan jempol 👍 like dan favoritnya ❤️❤️...


...do'akan semoga Author diberi rejeki umur dan kesempatan untuk bisa menyelesaikan novel ini 😁🙏🙏 terimakasih ...


__ADS_2