
Pagi yang cerah dan indah, udara masih terasa dingin dan berembun, namun terlihat di
sebuah kamar sebuah kosan yang mungil, namun sangat berantakan dan amburadul bagai kapal pecah, tampak seorang pemuda berambut kribo yang mumbul dan berjambul,
bagaikan jamur atau brokoli yang masih menggunakan kaos dalem dan celana pendek, sedang melakukan olahraga dengan bersemangat.
Namun gerakannya sangat aneh dan amazing bagi yang melihatnya, karena dia melakukan gerakan seperti berenang dicampur lompat kodok dan dipadukan dengan balerina sehingga tampak sangat lincah namun memusingkan dan membuat kamar kecil itu makin amburadul dan berantakan, dengan banyaknya barang yang Ter tendang dan tertindih, hingga menciptakan tumpukan kaos kaki dan kaos dalam yang entah sudah berapa dekade lamanya menggunung di balik pintu dan di bawah kasur.
Rojali yang dengan sangat bersemangat melakukan olahraga dengan senyum senyum sendiri, sambil push up dan melompat lompat bagai kodok, lalu tiba tiba mengeluarkan gaya berenang seperti lumba lumba itu, membuat
suara yang gaduh dan berisik banget, di dalam kamar kosannya, sehingga membuat ibu kosannya yang masih mengenakan rol di rambutnya itu, akhirnya naik ke lantai dua, dimana kamar Rojali yang berisik dan amburadul itu berada.
Bu Juleha terpana takjub melihat tingkah laku Rojali di dalam kamarnya yang tanpa kain gorden itu dan hanya ada triplek usang yang sudah me lendoy mau jatuh, sehingga dengan mulut ternganga lebar, dan mata yang masih sipit ngantuk itu, Bu Juleha dapat melihat langsung kegiatan olahraga Rojali yang luar biasa heboh dan berisik di pagi hari itu.
Dan ketika Rojali mengakhiri olahraga ajaibnya, setelah melompat kodok dan berputar bagai penari balerina dengan tangan kanan memegang rambut kribo nya dan kaki kiri berjinjit dan kemudian di akhiri dengan gerakan salto kebelakang, yang langsung menabrak gundukan kaos kaki dan kaos dalem yang terlihat dekil dan kumuh itu, hingga Rojali jatuh nyungsep di gundukan kaos kaki dan kaos dalem, terdengarlah tawa terbahak bahak dari Bu Juleha, sang ibu kos yang aduhai,
" Hahahaha......hahahaha.......hahahaha.....
Nak Rojali lagi acara sulap apa sih ..hahahaha
itu gerakan lincah kaya baling baling helikopter, gaya apakah gerangan..hahahaha...
ada loncat kodok dicampur dengan berenang di lantai segala .......hahahaha...hahahaha ......
jurus ngepel lantai yang udah lama ga di pel yah..hahahaha....hahahaha..... ",
Tawa Bu Juleha sangat bahagia, dengan perutnya yang tak henti berguncang guncang.
Rojali yang masih nyungsep di gundukan kaos kaki yang hitam dan berbau aneh itu,
langsung buru buru berdiri karena terkejut,
lalu sambil mata sebelah kiri tertutup kaos kaki yang bolong, Rojali pun mengucapkan salam pada Bu Juleha,
" Selamat pagi Bu Juleha yang baik hati dan tidak sombong, hehehehe Rojali lagi olahraga
Bu, soalnya untuk meningkatkan stamina supaya lebih segar dan bugar, agar bisa lebih
fit dalam menjalankan tugas, hehehehe.. ",
Ujar Rojali tampak agak malu malu dan merona merah pipinya yang di gigit nyamuk.
" Hahahaha....nak Rojali semangat banget ya
olahraganya, sampai langit langit kamar ambrol dan amburadul kena hantaman disko
nak Rojali ketika lompat kodok ",
__ADS_1
Ujar Bu Juleha sambil menjewer kuping Rojali
dan membawa turun si kribo yang mumbul jambul dan berkaos dalem itu untuk melihat hasil olahraga disko nya yang amburadul itu.
Dan Rojali sambil meringis menahan sakit di kuping, karena di jewer dengan tenaga Bu Juleha yang bagai pegulat sumo profesional itu, berjalan jinjit mengikuti Bu Juleha turun ke bawah untuk melihat hasil disko lumba lumba nya itu.
Dan Rojali tampak bengong dengan mulut melongo dan tidak percaya, ketika melihat langit langit kamar Bu
Juleha yang ambrol ke bawah, dan banyak debu hingga sangat kotor dan berantakan.
Bu Juleha sambil melotot dan cekikikan berkata,
" hihihihi......nak Rojali inilah hasil dari disko gaya lumba lumba ditambah lompat kodok dan tari balerina mu yang spektakuler itu...
hahahaha.....pokoknya harus dibenerin lagi seperti sedia kala ya nak Rojali !! ",
Ujar Bu Juleha dengan nada yang serem sambil cekikikan.
Rojali yang baru sadar ini adalah hasil dari joget lumba lumba dan lompat kodok, segera minta maaf pada Bu Juleha,
" Rojali benar benar minta maaf ya, Bu Juleha yang baik hati dan tidak sombong, saking bahagianya dan saking semangatnya Rojali hingga menggabungkan teknik tertinggi yaitu berenang gaya lumba lumba dicampur dengan lompat kodok dan diiringi disko balerina, serasa di panggung hehehe, maafkan Rojali ya Bu ",
Ucap Rojali sungguh sungguh.
Bu Juleha sambil tersenyum berkata,
" Iya ga masalah kok !!
.....hihihihi.......
ngomong ngomong apa yang membuat nak Rojali bagaikan cacing yang kesurupan itu ? "
Ujar Bu Juleha sambil cekikikan dan penasaran.
Rojali dengan mata berbinar sambil cengengesan berkata,
" Hehehehe, Rojali dapat tugas dan amanat dari sang bokap buat menjaga neng Fanny
Bu , jadi Rojali sangat bersemangat bergoyang disko ala lumba lumba dan balerina, buat meningkatkan stamina, hehehehe ".
Bu Juleha tampak terharu dan meneteskan air mata, mendengar perjuangan Rojali, yang akhirnya menemukan titik terang, namun Bu Juleha tidak ingin Rojali terlalu berharap dan takut kecewa hingga gantung rambut kribo,
maka Bu Juleha pun berkata,
" Nak Rojali jangan terlalu besar kepala dengan rambut yang menggelembung gitu ya,
takutnya nak Rojali nanti kecewa, soalnya jodoh kan rahasia Tuhan, tapi semangat tetap harus mantap hehehehe ",
__ADS_1
Ujar Bu Juleha sambil tersenyum.
Rojali terharu dengan perhatian Bu Juleha,
dan Rojali pun berkata,
" Terimakasih Bu Juleha yang baik hati dan tidak sombong, atas nasehatnya .
Rojali bakalan berusaha menjalankan amanat sang bokap dengan sungguh sungguh, karena janji seorang pria harus ditepati hehehe, namun kalo urusan jodoh, Rojali akan
menyerahkan pada kehendak Tuhan Yang Maha Esa, Rojali hanya berusaha semampu Rojali ",
Ujar Rojali dengan suara yang mantap dan tatapan yang penuh semangat dan kesungguhan.
Bu Juleha pun tersenyum dan sangat terharu dengan sikap Rojali yang lugu dan polos ini,
Namun tiba tiba, Bu Juleha seperti teringat sesuatu,
matanya melotot, dan bibirnya kempot kempot, lalu Bu Juleha berteriak dengan keras,
..." KAMARKU BERANTAKAN, CEPAT DIBERESKAN.. !!!! "...
Rojali langsung melompat kaget dan berteriak,
" Baik Bu Juleha yang baik hati dan tidak sombong, Rojali pergi dulu ya minta bantuan bro Aldi dan bro Jeremy buat bantuin beresin kamar ",
Ujar Rojali sambil berlari menuju ke garasi, dan langsung memanaskan Vespa bututnya.
Bu Juleha yang mendengar bahwa bro Aldi akan datang untuk membetulkan langit langit kamarnya yang ambrol, langsung mesem mesem dan merona pipinya yang chubby.
Dan ketika Bu Juleha sedang membayangkan mas jambang yang ga simetris mau datang,
dia dikagetkan oleh suara knalpot Vespa bututnya Rojali yang tancap gas menjemput sobat sobatnya itu.
Dan Bu Juleha tertawa terbahak bahak hingga guling guling, karena melihat Rojali pergi buru buru naek Vespa bututnya, dengan cuma pake kaos dalem dan celana pendek, plus ga pake alas kaki alias nyeker dan lupa pake helm lagi.
Dan Bu Juleha hanya berkata,
" Hati hati ada razia di jalan, ga pake helm, ga pake baju, ga pake sendal, hahahaha....hahahaha....hahahaha "
***************
...Hai para pembaca yang Budiman 😁😁🙏...
...jangan pernah bosan yaa dukung terus Author 😁🙏...
...dengan jempol 👍 like dan favoritnya ❤️❤️...
__ADS_1
...do'akan mudah mudahan Author diberi rejeki umur dan kesempatan untuk bisa menyelesaikan novel ini 😁👍...
...terimakasih atas dukungannya ...