Cinta Memang Aneh

Cinta Memang Aneh
Misteri sosok Abang Rizal Yang Ganteng Mempesona bagian ke 5


__ADS_3

Suasana di ruangan sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong tampak hening, para juri kehormatan


dan juga Bu guru Dona dan Bu guru Juminten


serta sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong tampak serius mendengarkan setiap kata kata yang dikeluarkan oleh Madam Jovanka, sehingga walaupun Madam Jovanka berkata dengan pelan, kata katanya sangat jelas didengarkan oleh mereka semua.


Dan dibenak kepala mereka semua sekarang berisi sebuah nama yang telah diucapkan oleh Madam Jovanka yaitu Abang Rizal yang Ganteng Mempesona.


Tampak dahi Mr Blek yang lebar dan mengkilat itu mulai berkerut seiring dengan kedua alisnya yang menyatu di atas kacamata bulatnya, lalu Mr Blek bergumam,


" Rasanya nama itu seperti pernah kudengar atau kulihat, dimana ya ? ",


Gumam Mr Blek sambil matanya berkedip kedip lucu ketika berpikir sambil makan kuaci.


Bu guru Juminten pun tampak berpikir keras untuk mengingat sesuatu, hingga tusuk konde emas di atas sanggul rambutnya yang menjulang tinggi mumbul dan menggunung itu bergetar hebat.


Kaki Bu guru Juminten bergoyang goyang gelisah, hingga selop kacanya lepas dan nyungsep di kolong meja, sambil mikir dengan wajah yang serius, kaki kanan Bu guru Juminten berusaha mencari cari selop kacanya yang bersembunyi di kolong meja.


Sedangkan Bu guru Dona tampak celingukan dengan wajah cantiknya yang dong dong, memperhatikan dengan tatapan bingung pada setiap wajah di depannya, berusaha mencari tau, ada apakah sebenarnya, dan apa sih yang sedang di bahas oleh mereka, sambil mencari cari dalam tumpukan berkas kertas yang menumpuk di mejanya,


siapa tau ada jawaban di sana.


Disaat suasana menjadi hening karena di tiap tiap benak mereka semua bertanya tanya, siapakah sosok pemuda yang diceritakan oleh Madam Jovanka tersebut, tiba tiba saja terdengar suara gaduh, heboh dan berisik yang terdengar dari halaman parkir gedung sekolah khusus tercinta itu.


..... DOT....DOT.....Brottt ......Brottt .......DOT


Terlihatlah di layar monitor yang berada di ruangan sang kepala sekolah yang fenomenal


itu, sebuah Vespa butut yang dinaiki oleh tiga mahluk idiot yang ga mikirin sang Vespa sangat tersiksa dinaiki oleh mereka bertiga memasuki halaman parkir gedung sekolah,


dan langsung disambut tepuk tangan meriah


dan tawa terbahak bahak dari para anak anak


murid ABG yang sudah menyambut mereka bertiga.


" Suhu kribo selamat datang hehehehe.... "


" Hahahaha....hahahaha...lihat jempol kakinya goyang goyang di celah sepatu kets yang udah jebol itu, hahahaha.....hahahaha..... "

__ADS_1


" Hahahaha....ampun deh, masa bulu jambang yang gundul itu ditempel koyo cabe cap Duren Mambo, hahahaha....hahahaha....."


" Hahahaha......hahahaha........pak guru bule, itu bulu kakinya seksi banget sampai kayak duri landak gitu dengan celana katun yang kekecilan, hahahaha....hahahaha....."


Tampak kebahagiaan dan keceriaan yang terpancar dari setiap wajah, para anak anak murid ABG itu,


yang tertawa dan lompat lompat bahagia menyambut kedatangan tiga guru mereka.


Dan Madam Jovanka yang melihat di layar monitor itu tersenyum, dan sambil menatap layar monitor dengan tatapan rindu, sang Madam pun berkata,


" Mereka bertiga benar benar mengingatkanku pada sosok pemuda bernama Abang Rizal Yang Ganteng Mempesona itu ",


Ucap Madam Jovanka lirih,


Bisikan lirih itu, sangat jelas terdengar oleh semua orang yang hadir di sana, yaitu Mr Blek sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala plontos dan kinclong, Bu guru Dona yang kini memasang wajah dong dong nya makin jelas dan yakin bahwa dia bener bener ga ngerti omongan Madam Jovanka,


Bu guru Juminten yang mata indahnya hampir copot mendengar nya, dan tiga orang staf direksi ahli mangut mangut dan geleng geleng kepala, yang dengan tatapan sangat antusias memperhatikan layar monitor yang sedang memperlihatkan kelakuan dari Rojali yang lagi melambaikan tangan sambil kiss bye pada tiap anak anak murid ABG yang menertawakan mereka dengan heboh, lalu bro Aldi yang tampak senyum senyum mesem, dengan pipi yang merona merah, akibat jerawat di wajahnya yang udah pada Mateng,


dan bro Jeremy dengan senyum yang bingung, karena bro Jeremy sangat yakin dengan celana katun yang dia pakai itu punya dia pribadi, bukan minjam tetangganya.


***


dan Mr Blek pun akhirnya berkata,


" Madam, apa yang membuat Madam menjadi teringat pada sosok pemuda itu, ketika melihat tiga orang nyentrik yang urakan itu?


padahal jelas banget sosok pemuda bernama Abang Rizal itu sepertinya kan sangat jauh dari kekonyolan mereka bertiga ",


Tanya Mr Blek dengan mata berbinar sangat penasaran.


Madam Jovanka tersenyum dan terkekeh misterius, sambil menyeringai lebar Madam Jovanka berkata dengan pelan namun sangat


jelas,


" Aku juga tidak mengerti sebenarnya, namun hati kecilku berkata, ketiga orang guru baru kita yang sangat nyentrik dan lucu itu bagai perpaduan sempurna dari sosok pemuda bernama Abang Rizal itu, wajah tampannya dan kulit putihnya, serta tubuh atletis dan jago basket, mirip dengan Mr Jeremy,


dadanya yang bidang dan berbulu, mirip dengan Mr Aldi yang sepertinya banyak bulu bulu, terlihat dari bulu jambang nya, meskipun tidak simetris dan gundul sebelah, dan yang paling mirip banget sifatnya adalah Mr Rojali,


yang benar benar mirip sekali .....",

__ADS_1


Ucap Madam Jovanka dengan mata yang menerawang jauh sambil memandang layar monitor di ruangan sang kepala sekolah yang fenomenal.


Tampak semua orang melongo mendengar cerita Madam Jovanka, kecuali Bu guru Dona yang celingukan menatap mereka bingung.


Mr Blek dengan sangat semangat bertanya lagi, sambil menghindari jurus maut dari Bu guru Juminten yang berusaha menginjak jempol kakinya,


" Apakah Abang Rizal Yang Ganteng Mempesona itu berambut kribo dan memakai celana jeans cutbray ke kampus Madam ? "


Ujar Mr Blek dengan semangat sambil mengunyah kuaci.


Madam Jovanka sedikit terkejut, namun dengan senyuman lembut menjawab,


" Sama sekali tidak, rambutnya pendek rapih dan gaul, dengan selalu tampil fresh dan harum, namun dia pernah memakai baju lek bong habis basket dengan keringat yang banjir, hingga dosen killer yang ngajar akuntansi mengusirnya, karena bulu keteknya keliatan jelas dan bau asem keringatnya memenuhi ruangan kelas yang pake AC ",


Ujar Madam Jovanka sambil terkekeh riang.


Mr Blek dan semua yang hadir di ruangan sang kepala sekolah itu tertawa riang mendengarkan cerita Madam Jovanka itu,


dan sang Madam pun kemudian berkata,


" Dan yang paling mengejutkanku adalah ketika Mr Rojali mengenakan sebuah kaos yang bertuliskan Abang Rizal Yang Ganteng Mempesona, apakah itu adalah sebuah kebetulan yang ajaib, ataukah ada suatu hubungan antara Mr Rojali dengan pemuda itu ? karena teman teman kampus, terutama wanitanya, sering memanggil nama samaran untuk membicarakan pemuda itu sebagai ganteng mempesona "


Ujar Madam Jovanka pelan seperti berbicara pada dirinya sendiri.


Dan akhirnya pembahasan tentang sosok pemuda misterius bernama Abang Rizal Yang Ganteng Mempesona itu pun diakhiri, dan Mr Blek mempersilahkan para juri kehormatan, terutama Madam Jovanka untuk mencicipi hidangan yang sudah disediakan, dan kemudian mereka membahas tentang hadiah hadiah dan acara puncak di acara perpisahan


nanti, dan juga pesta dansa.


Karena acara puncak pesta perpisahan murid hanya tinggal beberapa hari lagi, dan masih banyak lagi kejutan kejutan lainnya di sana yang bakal menanti mereka semua.


*************** ( (◔‿◔) ) ****************


...hai para pembaca yang Budiman 😁😁🙏...


...jangan lupa dukung Author 😁🙏🙏...


...dengan jempol 👍 like dan favoritnya ❤️❤️...


...do'akan semoga Author diberi rejeki umur dan kesempatan untuk bisa menyelesaikan novel ini 😁🙏🙏 terimakasih 😁🙏🙏...

__ADS_1


__ADS_2