Cinta Memang Aneh

Cinta Memang Aneh
Rahasia Kekuatan Rojali bagian 1


__ADS_3

Hari ini Sekolah khusus anak anak bandel terlihat sangat gaduh dan heboh.


Terlihat semua anak anak dan para guru berkerumun, dan tertawa terbahak bahak,


menyaksikan ketiga guru baru mereka yang sangat unik antik dan langka,


Terutama penampilan dari Rojali, guru mereka yang sangat luar biasa ajaib dan norak.


Terlihat penampilan Rojali sangat kacau, amburadul dan suram,


Celana jeans cutbray yang penuh renda renda bagai penyanyi disko tahun 60an itu yang dengan keadaan kering aja, sudah bisa membuat orang mual, hari ini bertambah dengan basah kuyup dan kotor,


Kemudian kaos berwarna kuning yang asalnya kinclong menyilaukan, bergambar buah duren itu kini luntur,


dan gambar buah duren nya jadi mirip buah


kedondong,


Dan yang sangat membuat terpukau samua orang adalah rambut kribo Rojali,


Rambut kribo yang biasanya membulat jumbo keriting itu, kini bentuknya jadi aneh sekali,


karena tinggal setengah saja rambut Rojali yang membulat kribo, dan yang setengah lagi gundul,


Benar benar sangat spektakuler dan bikin orang mules lihat rambutnya,


ditambah lagi bibir Rojali yang Jontor kena botol bekas minuman,


membuat keadaan Rojali benar benar amburadul.


Tatapan dan tawa terbahak bahak mengiringi Rojali, bro Aldi dan bro Jeremy,


yang sedang berjalan menuju ruangan kepala sekolah mereka yang sangat fenomenal, yaitu Mr Blek.


Tampaknya Mr Blek telah menunggu kedatangan mereka bertiga,


Dan di samping sang kepala sekolah yang berkepala botak licin dan berkacamata bulat itu, duduk dengan manis Bu guru Juminten yang memakai pakaian yang sangat tradisional, berupa kain kebaya dan juga rambutnya disanggul dengan tusuk konde.


Tampak wajah Bu guru Juminten sangat bersemangat sekali, dan tangannya memegang buku kecil catatan penelitiannya,


Dia sangat tertarik dan penasaran dengan Rojali, yang sangat antik, artistik dan menggelitik.


Akhirnya pintu ruangan kepala sekolah diketuk, dan sang kepala sekolah yang fenomenal yaitu Mr Blek segera berkata,


" Silahkan masuk pak guru Rojali dan kawan kawan ",


Teriak sang kepala sekolah.


Akhirnya Rojali, bro Aldi dan bro Jeremy masuk ke ruangan kepala sekolah yang terlihat sangat damai itu.


Sang kepala sekolah, Mr Blek sebenarnya sudah tau keadaan Rojali dari layar monitor yang ada di ruangannya itu, namun tetap saja melihat dari dekat keadaan Rojali yang berantakan dan bau, membuatnya gregetan,


lalu Mr Blek berkata,

__ADS_1


" Pak guru Rojali, tolong berdiri di situ saja ya,


karena ini kali kedua kamu masuk ruangan saya dengan badan yang sangat bau,


coba jelaskan secara singkat dan ringkas ",


Ujar Mr Blek sambil menutup hidungnya.


Rojali pun menceritakan, bagaimana sebuah ember dekil yang tiba tiba nemplok di rambutnya yang kribo,


dan di dalam ember itu banyak cairan yang lengket dan bau, yang langsung nempel di rambutnya yang kribo.


Dan tak lupa Rojali menceritakan bagaimana susahnya dia menghilangkan cairan lengket bau, yang menempel kuat di rambut kribonya


itu, dan akhirnya Rojali terpaksa merendam rambutnya ke dalam ember berisi air dan pembersih kloset.


Setelah direndam dan digosok pake pembersih kloset selama satu jam, hasilnya


adalah rambut kribo kesayangannya, sebagian rontok dan menjadi gundul, namun yang setengah lagi berhasil diselamatkan.


Bu guru Juminten setengah mati menahan tawanya,


melihat Rojali yang luar biasa aneh dan lucu itu,


dengan rambut yang setengah kribo setengah gundul dan bibir yang Jontor, menerangkan kejadian pada pak kepala sekolah, yang tanpa sadar memegangi kepalanya yang juga botak dan kinclong.


Mr Blek memperhatikan dengan seksama tanpa ekspresi, hanya tangannya saja yang refleks memegang kepalanya yang kinclong,


lalu Mr Blek berkata,


Tanya sang kepala sekolah, sambil menatap tajam Rojali.


Bu guru Juminten sangat berdebar menunggu jawaban dari Rojali, dia melirik kearah bro Aldi dan bro Jeremy, yang tampak sangat tenang dan santai, sepertinya mereka


sudah tau apa yang akan dijawab oleh Rojali,


dan mereka akan mendukung apapun keputusan Rojali.


Dan jawaban dari Rojali membuat Bu guru Juminten melongo tak percaya dengan apa yang didengarnya, sampai akhirnya Rojali , bro Aldi dan bro Jeremy pergi dari ruangan kepala sekolah, Bu guru Juminten masih tetap melongo takjub.


Sampai akhirnya sang kepala sekolah menyadarkan nya, dengan berkata,


" Benar kan dugaan saya Bu guru Juminten,


bocah kribo itu memang ajaib !! ",


Ujar Mr Blek sambil tersenyum puas.


Bu guru Juminten tergagap lalu berkata,


" I..iyaa pak kepala sekolah anda benar sekali,


tapi saya penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh pak Rojali ",

__ADS_1


Ujar Bu guru Juminten pelan.


Mr Blek tersenyum, lalu berkata,


" Nanti kita akan tau "


****************


Rojali, bro Aldi dan bro Jeremy berjalan bersama menuju lapangan basket yang ada di dalam gedung sekolah.


Tampak para murid murid bandel mulai berkerumun penasaran, dengan apa yang akan dilakukan oleh ketiga guru mereka yang sangat luar biasa nyentrik tapi norak itu.


Para murid murid yang penasaran itu, ada yang berkerumun di pinggir lapangan basket,


ada pula yang berdiri menonton di balkon lantai 2 gedung sekolah mereka yang menghadap ke lapangan basket.


Dan yang sangat penasaran dan geregetan pada Rojali sebenarnya Bu guru Juminten,


Dia tampak duduk gelisah di ruangan kepala sekolah, sambil melihat layar monitor bersama Mr Blek, yang tampak asik mengelus kepalanya yang botak dan kinclong.


Rojali tersenyum dan berkata pada bro Aldi dan bro Jeremy,


" Sobat sobatku tercinta dan tersayang, baju kaos ku yang unyu unyu ini dan juga celana cutbray ku yang sangat seksi ini basah kuyup,


jadi aku harus mengeringkannya terlebih dahulu ",


Ujar Rojali pada dua sahabatnya itu.


Bro Aldi dengan mata berkaca kaca dan bulu jambang sebelah kanan yang gundul, berkata,


" Tentu saja sahabatku tercinta bro Rojali yang sangat ku sayangi, nanti kamu bisa masuk angin, kalo kuncup basah kuyup gitu ",


kata bro Aldi sambil melirik rambut kribo Rojali yang tinggal setengahnya itu.


Bro Jeremy pun berkata sambil berlinang air mata,


" Benar sekali saudaraku tersayang, bro Rojali,


kalo masuk angin nanti kamu bisa mencret dan diare, hingga mengurangi stamina kekuatan kribo sejati mu ",


kata bro Jeremy, dengan ingus yang mulai keluar dari hidung bulenya, akibat dia sangat sedih melihat keadaan rambut kribo Rojali yang sangat memprihatinkan.


" Baiklah kalo begitu saudara saudaraku tercinta, aku akan mengeringkan baju kaos dan celana jeans cutbray ku ini, sekalian berolahraga ",


Ucap Rojali, sambil mulai berlari mengitari lapangan basket.


Anak anak nakal yang sudah berkerumun sejak tadi, dan penasaran menunggu apa yang akan dilakukan oleh guru aneh mereka yang sangat luar biasa nyentrik itu, tercengang, melihat Rojali malah lari lari mengitari lapangan basket,


dan mereka pun tertawa terbahak bahak melihat Rojali yang rambut kribo nya tinggal setengah dan makin aneh, serta celana jeans cutbray ketat penuh rumbai-rumbai bagai penyanyi disko tahun 60an dengan jempol kaki Rojali yang nongol dari sepatu kets nya yang sudah jebol, berlari mengitari lapangan basket.


Bu guru Juminten pun sangat penasaran, dan menahan nafasnya, karena tegang menunggu apa yang akan dilakukan oleh Rojali yang mulai membuat hatinya mulai berdebar itu,


Sedangkan Mr Blek sang kepala sekolah yang fenomenal berkepala botak dan kinclong, tampak santai dan asik makan popcorn sambil nonton Rojali dari layar monitor di ruangannya bersama Bu guru Juminten.

__ADS_1


__ADS_2