
Sopir nya Sophia yang mengendarai Vellfire hitam mewah , bernama pak Broto ,
dia selalu ditugaskan oleh maminya Sophia untuk mengantar Sophia kemana saja,
dan membantu Sophia .
Dan sekarang, pak Broto sedang melakukan tugas yang super susah.
Pak Broto, semenjak menjemput Rojali di kosannya bersama Bu Juleha, pak Broto udah menahan tawanya setengah mati,
karena takut Ama non Sophia yang galak.
Melihat penampilan Rojali yang super aneh dan norak ,
dengan rambut kribo nya yang mumbul jambul dan jumbo,
tapi yang sebelah kiri cepak dan pitak. Dengan PD nya, pake kaos berwarna kuning dengan tulisan,
ganteng mempesona ,
Belom lagi pake celana cutbray,
yang tentu saja pak Broto sangat tau banget itu model tahun 60an,
jamannya pak Broto banget, pas masih bocah.
Terus celana cutbray nya ada tambalan di pant** nya lagi,
dan ngerinya lagi ..warnanya pink pula tambalannya
...hahahaha....hahahaha....
Pak Broto cuma bisa pura pura ke WC,
terus pas di WC tertawa terbahak bahak sepuasnya,
kemudian balik lagi ke non Sophia dengan wajah yang kalem...
Udah gitu, celana jeans cutbray nya ada rumbai-rumbai, kayak penyanyi rocker disko jaman dulu,
. ..Waduh parah banget nih orang, pake mesin waktu kayaknya ya....,
Dan pas liat ke bawah, supaya ga ketawa,
pak Broto malah menjumpai jempol kaki Rojali melambai lambai padanya,
dari celah sepatu kets yang jebol,
buru buru pak Broto pamitan ke WC lagi dan tertawa terbahak bahak di dalam WC .
Non Sophia agak curiga dan bertanya,
" Pak Broto ga apa apa pak ? ,
udah dua kali bapak ke WC , bapak sakit ?" tanya Sophia khawatir,
Pak Broto langsung menjawab,
" Ga kenapa Napa kok non Sophia ",
Karena pak Broto berpikir,
tentu ga ada mahluk yang konyol lagi,
Eh taunya, pas muncul temennya yang bernama bro Aldi, pak Broto langsung ke WC lagi ,
Ngelihat jambang bro Aldi,
yang satu gundul, yang satu gondrong,
" Waduh parah banget nih temennya,
lebih kacau ",
Ujar pak Broto, dalam hati sambil ga kuat nahan ketawanya.
Dan pak Broto dari awal penasaran dengan pak guru Jeremy,
yang membuat non Sophia tergila-gila,
dan pas ketemu.,
Pak Broto memang mengakui ketampanan pak guru Jeremy,
tapi pak Broto ngelihat ada dua lembar bulu hidung guru bule ini, yang menyembul keluar , dan tampangnya kok agak oon ya,
Pikir pak Broto .
Dan sekarang pak Broto sedang duduk mengendarai Vellfire hitam itu, dengan membawa rombongan orang orang aneh ini menuju ke bioskop.
__ADS_1
Sepanjang perjalanan sangat gaduh dengan persaingan sengit,
antara non Sophia dan Ivana yang tampaknya mereka berdua imbang atau seri ,
Pak Broto udah ga mungkin lagi cari alasan ke WC, karena lagi nyetir ,
oleh karena itu dia berusaha konsentrasi, dan pake penutup telinga.
agar tidak memandang si kribo, atau si jambang , atau denger hal hal yang menggelikan di sana .
Akhirnya mereka tiba di pelataran parkir mall yang megah itu.
Pak Broto sangat lega, karena akhirnya dia bisa tertawa sepuasnya,
karena dia sekarang menunggu di mobil sendirian.
Dan rombongan unik antik dan langka itu berjalan sambil tertawa riang menuju ke dalam mall.
Rojali berjalan di sebelah Fanny sambil ngobrol,
" Yah beginilah neng Fanny,
temen temennya bang Rojali,
gimana menurut kamu ? " ,
Tanya Rojali ,
" Seru seru bang Rojali, mereka semua menyenangkan sekali,
neng kalo bareng bang Rojali,
atau denger cerita cerita lucu Abang, hati neng langsung gembira " ,
Jawab Fanny sambil tersenyum,
Rojali sangat bahagia,
ini adalah pertama kalinya, dia bisa jalan bareng gadis pujaannya itu.
Tampak di belakang mereka,
Bro Aldi di gandeng oleh Bu Juleha dengan ketat, kayaknya Bu Juleha tidak mau melepaskan pemuda berjambang maut yang gundul sebelah itu, sambil berkata,
...mas jambang....iya ayang Jule....
Dan yang paling terlihat sangat tersiksa, dalam rombongan ini adalah bro Jeremy , karena di tiap kesempatan dan kesempitan, baik ivana atau Sophia, selalu bersaing untuk nempel dirinya,
Sedangkan kalo dilihat dari belakang,
kaki Sophia dan kaki ivana saling menendang di balik punggung bro Jeremy.
Ivana dan Sophia masih tetap saling bersaing dengan sengitnya ,
Ivana berkata pada bro Jeremy,
" Bang Jeremy, ini Ivana bawain obat diare, jadi bang Jeremy bisa sembuh dan ga bolak balik ke WC lagi " ,
Ujar Ivana dengan lembut penuh perhatian pada bro Jeremy,
Dan sebelum bro Jeremy menjawab,
Sophia langsung berkata juga tidak mau kalah,
" Pak guru Jeremy ku yang ganteng ,
jangan mau makan obat, dari nenek lampir itu pak, takutnya bapak di pelet atau di guna guna Ama cewek genit itu,
Sophia juga udah nyiapin obat mencret pak guru " ,
Ujar Sophia tidak mau kalah,
Tentu saja ivana sangat murka mendengar dirinya dibilang nenek lampir,
maka dia pun langsung menghardik Sophia ,
" Dasar anak bau kencur ,
jangan kurang ajar ya , kamu mungkin yang mau meracuni bang Jeremy ku,
dasar bocah bau kencur kurang ajar !! " ,
Ujar Ivana marah.
Bro Jeremy, yang dari tadi udah puyeng dan stres menghadapi mereka berdua,
akhirnya berkata,
" Ya udah sini mana obatnya , kalian jangan ribut lagi ya ..sini biar aku makan obatnya dua duanya , biar adil " ,
__ADS_1
Ujar bro Jeremy ,
Dua gadis cantik itupun terdiam ,
walau mereka ribut terus, namun mereka berdua tidak mau bro Jeremy over dosis karena minum obat mencret .
Rojali menghentikan langkahnya di depan etalase toko barang antik , mata Rojali berkaca kaca , dan Fanny tersenyum.
Bro Aldi yang jadi terbentur badan Rojali,
yang mendadak berhenti itu mengeluh kaget,
" Kenapa berhenti tiba tiba sih bro Rojali , lihat jerawatku jadi hampir pecah nih,
nabrak dirimu ",
Ujar bro Aldi sambil memegang jerawat di pipinya,
Rojali hanya diam , dan Fanny berkata,
" Maaf bro Aldi , bang Rojali pasti terharu ,
di depan etalase toko itulah tempat pertama kali kami bertemu " ,
Ujar Fanny lirih.
Mereka semua tertegun ,
dan tiba tiba bro Aldi berkata lagi,
" oh yang rambut kribo mu nyangkut di tas ibunya Fanny itu kan bro? terus mana satpam yang mau botakin dirimu , biar kita kerjain hehehehe ",
Ujar bro Aldi sambil tertawa,
Semua pun tertawa,
termasuk para pengunjung mall yang melihat orang kribo pitak dengan celana cutbray ala penyanyi disko tahun 60an dan ada temennya yang jambang nya gundul sebelah tidak simetris.
Akhirnya mereka tiba di depan pintu bioskop, setelah membeli makanan dan minuman terutama popcorn.
Mereka melihat judul film yang akan di putarkan,
Cinta Memang Aneh
film yang sedang booming saat ini.
Akhirnya mereka membeli karcis masuk , agar menghindari keributan antara Sophia dan Ivana maka tempat duduknya disusun sebagai berikut :
Rojali bersama Fanny kursi paling ujung sebelah kanan,
kemudian di tengah ada bro Jeremy yang di apit oleh, Ivana sebelah kanannya dan Sophia di sebelah kirinya ,
baru bro Aldi dan Bu Juleha di pojok sebelah kiri.
Tampak rombongan Rojali sangat senang dan bahagia, kecuali bro Jeremy yang sangat tersiksa dan tampak stres dengan persaingan ketat antara ivana dan Sophia.
Akhirnya lampu bioskop di matikan ,
suasana menjadi sangat romantis.
Pasangan pasangan muda, sudah duduk dan menonton sambil menikmati popcorn,
Rojali dan Fanny sangat menikmati suasana yang sangat romantis, sambil ngobrol dan makan popcorn,
Bro Aldi dan Bu Juleha pun asyik ngobrol buat masa depan mereka,
Yang paling heboh adalah,
Sophia dan Ivana yang berusaha mendekati bro Jeremy .
Tiba tiba Ivana tanpa sengaja memegang bro Jeremy, di tempat yang agak sensitif ...
Bro Jeremy gemetar...mukanya pucat, hidungnya pun mimisan ...
dan tiba tiba terdengar suara suara aneh , DUT... DUT.... DUT ... DUT...
Suasana menjadi hening di dalam bioskop, dan tercium bau yang sangat enggak enak banget deh....
Terlihat para penonton di dalam bioskop menjadi gaduh,
Apalagi AC nya sangat dingin dan pool,
maka bau itu dengan cepat menyebar ke seluruh ruangan bioskop.
Tampak di keremangan,
bro Jeremy berlari keluar bioskop memegang pant** nya yang bocor,
Dan karena bau busuk yang makin kuat berputar, di dalam ruang ber AC itu,
__ADS_1
Akhirnya semua penonton pun bubar semua.