
Ketiga orang aneh yang lucu, yang kebetulan berada di warung kopi, sebenarnya adalah tiga orang penjahat dan preman yang sangat ditakuti, karena sering berbuat onar dan suka mencuri,
Mereka mempunyai julukan, Tiga serangkai yang kejam,
Orang pertama dijuluki si buncit, dengan perutnya yang sangat buncit dan wajahnya yang bulat, dia sangat pemarah dan mempunyai kekuatan yang sangat besar, jarang ada orang yang bisa mengalahkan kekuatannya, terutama kalo adu panco.
Orang yang kedua dijuluki si Jang kiss, karena tubuhnya jangkung dan tipis,
Dia mempunyai kecepatan yang sangat hebat,
karena itu dia jago nyopet dan jago lari untuk kabur.
Yang ketiga dijuluki Si Kumis Tipis, karena dia memiliki kumis tipis di atas seringai liciknya,
dan tatapannya yang bengis dan tidak romantis.
Si Kumis Tipis merupakan ketua dari geng penjahat ini, karena dia sangat cerdik dan licik.
Ketiga penjahat aneh ini, merasa terganggu meeting nya, dengan suara kenalpot Vespa bututnya Rojali yang super berisik dan antik.
Maka mereka berniat menghajar si kribo yang norak dan berpakaian amburadul, bagai mahluk dari jaman tempo dulu sekitar tahun 60an.
Dengan langkah yang sangat mantap mereka bertiga berjalan mendekati si kribo yang sedang jongkok memandangi ban Vespa bututnya yang kempes.
Namun tiba tiba si kumis tipis menahan langkah mereka bertiga, dan berkata,
" Tunggu dulu !!
Sepertinya orang kribo itu agak aneh dan kurang waras "
Ucap Si Kumis Tipis dengan dahi berkerut, karena dia sangat cerdik dan waspada.
Kedua rekannya menghentikan langkah mereka, dan memperhatikan si kribo,
Dan si Jang kiss berkata,
" Iya benar juga bos, orang kribo itu sangat aneh dan norak,
coba perhatikan rambutnya agak gundul sebelah kirinya, mirip banget campuran antara Jamur dan Brokoli,
udah gitu celana jeans apaan tuh, banyak rumbai-rumbai ga jelas, mirip penyanyi disko tahun 60an,
Dan lihat itu jempol kakinya yang hitam, goyang goyang dari balik sepatunya yang udah jebol ",
Si Jang kiss bergidik ngeri dan jijik melihat Rojali.
Si Buncit yang udah kesel dari tadi, karena Rojali mengganggu acara penyemprotan bala bala dan gorengan dari mulutnya, lalu berkata,
" Mungkin si kribo kurang asem ini agak idiot,
bagaimana kalo kita tes aja bos ? biar aku aja yang menghajarnya supaya kapok ",
Ujar si Buncit bersemangat.
Si Kumis Tipis mengernyitkan dahinya lalu tersenyum dan berkata,
" Baiklah kalian coba dekati dulu si kribo itu,
coba lihat dulu reaksi si kribo itu, coba tanya aja dulu basa basi, biar aku tunggu disini ",
Ujar Si Kumis Tipis dengan cerdik.
__ADS_1
Maka si Buncit dan si Jang kiss pun mendekati Rojali yang sedang jongkok seperti kodok, dengan rambut kribo yang mirip gado gado, campuran jamur dan brokoli.
Si Jang kiss ber dehem dan pura pura ramah,
padahal niatnya mau nyopet,
" Saudara kribo, ada yang bisa kami bantu ?
Anda sepertinya kebingungan atau kehilangan sesuatu gitu loh ",
Ujar si Jang kiss, basa basi dengan senyum yang dipaksakan, hingga tampak dia seperti menyeringai menahan pipis.
Rojali yang sedang jongkok dan konsentrasi melihat lihat, apakah ada paku di ban belakang nya itu menoleh pada si Jang kiss yang berdiri tepat di belakangnya,
Rojali menoleh ke atas dan berkata,
" Sungguh kaget daku, kirain jelangkung ,
masbro sangat tinggi dan langsing , bagai gasing , terimakasih banyak masbro atas perhatiannya, ini nampaknya ban Vespa ku kempes ",
Ujar Rojali sambil jongkok dan cengengesan.
Si Jang kiss sangat kesal dan jengkel dengan kata kata Rojali yang membuatnya tersinggung di katakan mirip jelangkung,
namun dia berusaha menahan diri, dengan
melakukan pernafasan perut.
Si Buncit yang udah gemes banget sama Rojali, langsung menghardik si kribo,
" Hey !!!
Bocah kribo kurang ajar,
bunyi Vespa butut kamu
itu sungguh berisik dan mengganggu tau !! ",
Ucap si Buncit sambil melotot marah, dan siap menendang pa*tat Rojali .
Rojali dengan wajah yang bengong dan cuek bebek, sambil jongkok memandang si Buncit
lalu tersenyum dan berkata,
" Sungguh kaget diriku untuk yang kedua kalinya, kirain trampolin hehehehe diet masbro...diet... ",
Ujar Rojali sambil cekikikan melihat si perut buncit.
Si Buncit sangat berang, wajahnya yang bulat
menjadi merah dan seperti keluar asap,
Rojali melihat si Buncit memerah wajahnya,
malah tambah ketawa cekikikan, dan berkata,
" Mas bro seperti nya memang harus diet loh demi kesehatan masbro sendiri,
kalo perut buncit kayak gitu, sangat rentan kena diabetes dan serangan jantung, apalagi kalo dilihat lihat masbro tampaknya darah tinggi juga ",
Ujar Rojali menasehati.
__ADS_1
Si Buncit benar benar sudah sangat marah pada Rojali, dia langsung berusaha mau menarik rambut kribo Rojali yang ngeselin.
Rojali masih tetap jongkok sambil cengengesan dan berkata,
" Maaf daku ga berniat menghina loh masbro,
daku hanya ngingetin tentang kesehatan ",
Ujar Rojali sambil dengan mudah menghindari tangkapan si Buncit.
Si buncit makin penasaran, karena semakin dia berusaha untuk menangkap rambut kribo Rojali, namun rambut kribo itu bagai punya mata dan bisa menghindar dengan mudah dari tangkapan tangannya,
" Gila, si kribo ini lincah banget dan licin banget kayak belut ",
Ujarnya dalam hati.
Si Jang kiss yang melihat itu, segera bergerak dengan kecepatan kilat untuk membantu si Buncit untuk menangkap Rojali,
namun mereka gagal menangkap si kribo yang lincah ini.
Si Buncit dengan nafas ngos-ngosan berkata,
" Kribo brengsek, kalo kamu jantan ayo adu panco denganku, berani ga ? tapi kalo kamu kalah rambutmu yang kribo itu aku botakin, gimana ? ",
Tantang si Buncit dengan sangat yakin atas kekuatan nya.
Rojali tersenyum dan berkata,
" Tuh kan apa aku bilang, masbro harus diet, itu nafas udah ngos-ngosan gitu, nantang panco segala lagi,
tapi baiklah demi kesehatan masbro daku layani, kalo situ yang kalah, push seratus kali ya supaya kurus hehehehe ",
Ujar Rojali sambil cengengesan.
Si Buncit yang sangat yakin dengan kekuatan ototnya, tersenyum mengejek dan berkata,
" Oke !!
Deal ya, kalo kamu kalah, rambut kamu yang mirip jamur dan brokoli itu harus gundul plontos !! "
Ujar Si Buncit dengan sangat percaya diri.
Akhirnya mereka berdua bersiap siap adu panco.
Si Jang kiss diam diam nyopet surat berwarna merah jambu yang terselip di belakang celana jeans cutbray disko Rojali,
Dia mengira isi amplop surat merah jambu itu
adalah uang.
Rojali bersiap siap adu panco,
sambil menarik nafas dalam dalam, dan matanya membuka dan menutup, merem melek.
Si Buncit makin sebal melihat muka Rojali yang bagai meremehkannya itu.
Dan adu panco pun di mulai.....
**************************
...Ikuti terus yaa kisah Rojali, yang kocak jenaka,...
__ADS_1
...jangan lupa dukung Author dengan kasih jempolnya 😁👍👍...