
################################
Pagi hari setelah Nath terbangun dari tidurnya ia mengecek handphone nya. Ternyata banyak missed call dari Dhika dan juga beberapa chat. Lalu Nath menelepon Dhika.
Tuutt.. Tuuttt..
" Morning my princess.. " jawab Dhika mengangkat telepon dari Nath.
" Morning.. maaf ya semalem aku tidur cepat. Langsung pules sampai pagi. " jelas Nath.
" Iya nggak apa-apa.. Aku nanti jemput kamu ya sayang. Kamu siap-siap dulu aja. " kata Dhika lagi.
Lalu mereka menutup telepon, dan Nath cepat-cepet bersiap.
Selesai mandi, Nath langsung menuju ruang makan untuk makan bersama papa dan mama nya.
Sampai di ruang makan ternyata papa sudah selesai makan, dan sudah siap berangkat.
" Lho papa tumben pagi banget berangkatnya?? " tanya Nath heran. Karena papa nya tidak pernah berangkat sepagi ini. Padahal jam baru menunjukkan pukul 6 pagi.
__ADS_1
" Papa hari ini ke Yogyakarta sayang, seminggu disana. Kamu sih semalem langsung tidur sampai pagi. " jawab papa tersenyum.
" Oh gitu.. yaudah papa hati-hati ya. " kata Nath.
" Iya sayang, kamu juga. Kalau pergi sama pacar nggak boleh pulang malem. Ngerti kan? " kata papa mengingatkan sambil mencium kening anak tercintanya. Nath memberikan kedua jempol tangannya tanda mengerti karena Nath sedang makan.
Setelah papa berangkat, Nath membantu mama membereskan makanan habis sarapan tadi. Lalu Nath kembali ke kamar untuk menyiapkan buku-buku yang akan dibawa.
Setelah itu Nath duduk di meja belajar mengingat-ingat kembali kejadian kemarin dengan Siska.
Apa yang akan terjadi hari ini ya? apa Siska bakal nyamperin aku lagi? tapi kenapa dia ngancam-ngancam aku? toh antara Dhika dan Siska tidak ada hubungan apa-apa. Aku harus kuat, harus semangat, nggak boleh takut.
Dalam hati Nath menyemangati dirinya sendiri. Tak lama Dhika menelpon, mengabarkan kalau ia sudah di teras rumahnya. Nath cepat-cepat keluar menemui Dhika.
" Hayo.. ngomongin apa?? Ngomongin Nath ya? " tanya Nath curiga melihat mama dan Dhika ngobrol.
" Rahasia ya Dhika. Nath jangan dikasih tau. " kata mama sekongkol dengan Dhika. Nath jadi curiga, tapi pada saat Nath tanya ke Dhika katanya tidak bicara apa-apa.
Lalu Dhika mengajak Nath untuk berangkat, di jalan mereka sambil ngobrol.
__ADS_1
" Kamu tumben kemarin tidur cepat sayang? " tanya Dhika memegang tangan,memecah lamunan Nath, sambil mengendarai motor besarnya.
" Nggak apa-apa, aku cuma capek aja kemarin. Tau-tau udah pules sampai pagi. " jawab Nath sambil senyum-senyum. Nath tidak menceritakan soal Siska kemarin pada Dhika, karena ia tidak mau menambah beban pikiran Dhika apalagi Dhika beberapa hari lagi akan tanding basket.
Sesampainya di kampus, Nath turun duluan di depan gerbang kampus, sementara Dhika memarkirkan motornya di parkiran samping kampus. Nath masuk duluan ke kelas karena Nath dan Dhika merahasiakan hubungan mereka dulu.
Dari kejauhan Siska dan Niken melihat Nath datang bersama Dhika. Hal itu membuat Siska semakin marah.
" Gila ya tuh cewek, sama Dhika iya sama Kevin iya. " kata Niken.
" Tunggu aja, gue bakal bikin perhitungan sama dia. " kata Siska kesal.
Nampaknya Siska dan Niken benar-benar kesal pada Nath.
Nath menuju ruang kelasnya, sementara Dhika menuju kelasnya masing-masing.
Hari ini Nath merasa lega karena Siska dan Niken tidak mengahampirinya. Padahal awalnya Nath sudah kepikiran kalau hari ini Siska akan nekat lagi.
Beberapa hari Nath kuliah merasa tenang karena bisa kuliah dengan santai.
__ADS_1
bersambung...
################################