Cinta Pertama Nathalie

Cinta Pertama Nathalie
ep. 32


__ADS_3

################################


Dhika akan berulang tahun hari Jumat minggu ini, Dhika juga tidak memberitahukan kepada Nath tentang ulang tahun nya.


Ulang tahun Dhika bertepatan dengan ulang tahun papanya.


Dan biasanya mereka mengadakan acara ulang tahun yang mewah.


Jumat malam Di rumah Dhika.


" Ka, besok acara ulang tahun kita rayain di kantor papi ya, papi udah siapin semuanya. Sekalian supaya kamu ketemu sama rekan-rekan bisnis papi. " kata papa Dhika pada Dhika.


" Iya pi. Tapi aku masih canggung pi" jawab Dhika.


" Santai, kamu harus belajar bagaimana menghadapi dunia bisnis dari sekarang. " jawab papa Dhika lagi.


Orang tua Dhika sangat sibuk, karena papa dan mamanya bekerja. Terkadang mereka sering berpergian keluar kota bahkan ke luar negri. Dhika sudah terbiasa dari kecil hanya dirumah bersama asisten rumah tangga. Walaupun begitu, papa dan mama Dhika selalu menyempatkan waktunya untuk Dhika setiap Dhika membutuhkan mereka. Karena itu Dhika yang sudah terbiasa sendiri jadi lebih mandiri.

__ADS_1


Sabtu pagi, Nath libur dan Dhika juga libur. Sekitar jam 11 siang tiba-tiba Dhika sudah datang ke rumah Nath.


Dhika ijin ke mama Nath kalau ia ingin mengajak Dhika bertemu orang tuanya. Tapi Dhika meminta mama Nath untuk merahasiakannya dulu dari Nath.


Karena Dhika takut kalau Nath panik duluan dan malah tidak mau datang.


" Nath, aku mau ajak kamu jalan-jalan. " kata Dhika.


" Mau kemana? " tanya Nath lagi


" Iku aja, aku udah ijin sama mama kamu. Ya kan tante? " kata Dhika lagi memberi kode pada mama Nath yang masih ada bersama mereka.


Nath ganti baju dan merias diri, Nath memakai baju casual, karena ia sendiri tidak tau akan dibawa kemana oleh Dhika, yang pasti Nath tau kalau hari itu orang yang sangat ia cintai sedang berulang tahun. Tapi Nath sedang berpura-pura kalau ia tidak tau Dhika ulang tahun.


Selesai siap-siap dan membawa tasnya, Dhika langsung mengajak Nath berangkat. Selama perjalan Nath juga sangat bingung sebenarnya ia akan dibawa kemana.


Lalu setelah menempuh perjalanan, Dhika masuk ke dalam parkiran sebuah mall lain. Dhika mengajak Nath masuk, Nath sendiri bingung sebenarnya apa tujuan Dhika ke mall itu.

__ADS_1


Sampai di mall tersebut, Dhika masuk ke dalam toko gaun wanita, ia membantu Nath memilih gaun yang cantik untuknya. Setelah mencoba-coba beberapa baju akhirnya Dhika menyukai satu baju berwarna salem yang menunjukkan kulit putih mulus Nath. Dhika juga mengambilkan sepasang sepatu high heels berwarna senada yang semakin membuat Nath terlihat begitu cantik


" Gimana sayang? Apakah aku cocok memakainya? " tanya Nath sambil mendekat ke arah Dhika dan sedikit berputar. Dhika tersenyum melihat Nath yang begitu cantik hingga ia tidak mampu mengalihkan pandangannya dari Nathalie.


" Kamu sangat cantik sayang. " jawab Dhika.


" Kita mau kemana? Kenapa aku berganti pakaian seperti ini? " tanya Nath bingung. Tapi Dhika tidak menjawab.


Lalu Dhika mengajak Nath untuk ke salon, setelah ia membayar baju dan sepatu yang langsung digunakan oleh Nath. Soal keuangan Dhika tidak pernah merasa kekurangan, ia selalu memegang kartu debit, karena uang jajan yang diberikan orang tuanya juga selalu cukup. Bahkan Dhika sendiri mampu mencari uang dari hasil pertandingan-pertandingan yang selalu ia ikuti. Dhika benar-benar anak yang mandiri.


Mereka menuju ke sebuah salon di dalam mall itu.


Nath langsung dibawa oleh petugas salon untuk dirapikan rambutnya, sementara Nath sambil memulas ulang dandanan di wajahnya agar terlihat lebih fresh dan menyesuaikan dengan dress yang sedang ia kenakan.


Selama ditinggal Nath, Dhika juga membeli setelan tuxedo di toko langganannya di mall itu. Ia langsung memakainya juga lalu menunggu Nath lagi.


bersambung..

__ADS_1


################################


__ADS_2