
################################
Sabtu pagi Dhika menelpon Nath
Tuuutt.. Tuutttt.. Tuutttt..
" Pagi sayang. " sapa Dhika pada Nath setelah teleponnya diangkat
" Pagi.. " jawab Nath.
" Hari ini jangan lupa ya ada janji sama orang tua aku. " kata Dhika lagi.
" Hemmm.. Aku ingat sayang. Hanya aku ragu. " jawab Nath
" Tenang sayang, ada aku. Lagipula orang tua aku akan suka sama kamu. " jawab Dhika. " Nanti aku jemput jam 1 ya sayang, dan kamu nggak boleh khawatirkan apapun. " jawab Dhika lagi. Nath mengiyakan permintaan kekasihnya.
Lalu mereka mengakhiri teleponnya. Nath langsung bergegas mandi, lalu sarapan bersama mama dan papa.
" Sayang, nanti papa dan mama mau pergi ya. Kamu ada rencana pergi sama Dhika? " tanya papa Nath sambil makan sarapan pagi mereka.
__ADS_1
" Iya pa, nanti Nath pergi sama Dhika jam 1.Papa sama mama memangnya mau kemana? " tanya Nath balik
" Papa sama mama mau ada acara teman kantor papa sayang. Nggak apa-apa kan? " tanya mama. Nath mengangguk.
Setelah sarapan selesai, mama dan Nath membersihkan meja makan dan mencuci piring. Sementara bi Inah sedang mencuci pakaian mereka. Papa sendiri mulai bersiap untuk pergi. Mama pun setelah selesai beres-beres langsung bersiap.
Nath memilih-milih baju yang akan ia kenakan pada saat kerumah Dhika. Nath tampak sangat gugup sekali.
" Sayang, mama papa berangkat dulu ya. " kata mama pada Nath.
" Iya ma, hati-hati. " jawab Nath
" Papa pulangnya nanti malem banget de, kamu nanti kalau pulang malam bilang Bi Inah ya. Takut Bi Inah tungguin kamu kasihan. " kata papa lagi.
Lalu mama dan papa pergi. Nath melanjutkan memilih sepatu yang akan ia pakai. Setelah semua selesai, Nath tidur-tiduran sebentar membayangkan apa yang akan terjadi nanti, membayangkan saja membuat jantung Nath berdegup kencang.
Hah.. mudah-mudahan semua baik-baik saja.
Kata Nath dalam hati sambil menghela nafas. Jam pun terasa begitu cepat Sudah jam 12 dan Nath mulai mandi bersiap-siap karena Dhika sebentar lagi akan datang menjemput.
__ADS_1
Kira-kira jam 1 kurang, Dhika sudah datang. Lalu ia masuk ke ruang tamu setelah di bukakan pintu oleh Bi Inah. Setelah Dhika menunggu kira-kira 10 menit tak lama Nath keluar dari kamar memakai dress berwarna navy dengan sepatu berwarna sama. Nath duduk di samping Dhika. Wangi tubuh Nath yang habis mandi bercampur dengan harum parfume yang Nath pakai terasa menyatu dan membuat Dhika ingin terus menciumnya.
" Mau berangkat sekarang? " tanya Nath pada Dhika.
" Hmm.. yuk kita berangkat. " jawab Dhika sambil mengelus pipi Nath.
Dhika mau membawa Nath kerumahnya, tapi ia menggunakan mobil. Padahal rumahnya hanya berbeda blok dari rumah Nath. Hanya butuh waktu kira-kira 10 menit untuk sampai di rumah Dhika dari rumah Nath. Tapi Dhika tau kalau Nath pasti berdandan cantik, karena itu ia tidak mau merusak dandanan pacarnya.
Nath dan Dhika menuju mobil untuk berangkat setelah berpamitan pada Bi Inah. Sesampainya di dalam mobil, Nath menahan tangan Dhika yang ingin memakaikan Nath seat belt.
" Kenapa sayang? " tanya Dhika bingung sehingga Dhika tidak jadi memakaikan Nath seat belt. .
" Ehmm.. boleh aku tanya sesuatu sama kamu? " tanya Nath agak terbata-bata. Dhika mengangguk. " Kenapa kamu mau ngenalin aku ke orang tua kamu? " tanya Nath penasaran.
Dhika tersenyum mendengar pertanyaan Nath. " Itu karena aku mau serius sama kamu sayang, aku berharap hubungan kita ini nggak cuma pacaran aja. " jawab Dhika. " Walaupun aku nggak tau nantinya hubungan kita kayak gimana, yang aku lakuin sekarang ini cuma pembuktian kalau aku nggak mainin kamu. " jawab Dhika lagi menjelaskan pada Nath.
" Boleh aku peluk kamu? " tanya Nath sambil tersenyum. Dhika hanya membalas tersenyum. Tanpa menunggu jawaban dari Dhika, Nath langsung memeluk Dhika dengan erat. Seakan menunjukkan bahwa Nath sangat bahagia.
bersambung..
__ADS_1
################################
🙋♀: Hai.. jangan lupa like, comment and share ya.. trims