Cinta Pertama Nathalie

Cinta Pertama Nathalie
ep. 47


__ADS_3

################################


Dhika dan Nath sampai di kampus. Mereka melihat Anton dan Jay yang sedang menunggu Dhika dan Nath datang di depan gerbang kampus.


" Nath. " panggil seseorang yang ternyata Nadia.


" Iya, sini Nadia. " ajak Nath kepada Nadia.


Dhika, Nath dan Nadia menghampiri Jay dan Anton. Jay sering mencuri pandangan pada Nadia. Mungkin sebelumnya pun sering, hanya teman-temannya yang tidak sadar. Nath, Dhika dan Anton melihat gelagat Jay senyum-senyum.


Lalu mereka berjalan menuju ke dalam kampus, ke kelas mereka masing-masing.


Selesai mata kuliah pertama. Nath menemui Dhika di lantai 3 kampus mereka sesuai janjian mereka tadi di mobil.


Dhika mengirim pesan pada Jay


" Jay.. kumpul bahas kemarin. Di gudang lantai 3.Cepet gue udah di dalam. " kata Dhika mengirim pesan pada Jay.


Sementara Nath mengirim pesan pada Nadia.

__ADS_1


" Nadia, tolongin aku ambil barang di gudang lantai 3 sekarang ya. Aku di dalam. " kata Nath mengirim pesan pada Nadia.


Jay dan Nadia yang mendapat pesan dari sahabatnya langsung menuju tempat yang dimaksud. Dhika tidak lupa menelpon Anton memberi tau kalau Dhika dan Nath memiliki rencana.


Nadia sampai duluan di gudang lantai 3 itu.


" Nath. " panggil Nadia sambil berjalan masuk ke dalam gudang yang menyala lampunya.


" Lho Nadia. Kok disini? " tanya Jay bingung melihat Nadia di dalam gudang itu juga padahal kata Dhika mau membahas soal kejadian kemarin, nggak mungkin ada sangkut pautnya dengan Nadia pikir Jay dalam hati. Nadia pun kaget melihat Jay yang juga datang ke gudang itu.


Ceklek.. ceklek.. ( pintu ditutup dan dikunci)


Jay dan Nadia kaget pintu gudang nya ditutup dan dikunci.


" Good Luck. " kata Dhika singkat memberi isyarat.


Jay terkekeh melihat pesan singkat dari sahabatnya.


Bocah Sial

__ADS_1


pikir Jay dalam hati. Mau nggak mau Jay tetap tenang dan mencoba senatural mungkin seolah-olah kalau dia juga tidak tau apa-apa.


" Handphone ku nggak dapat sinyal. " kata Jay pada Nadia.


" Ah masa? " tanya Nadia sambil mengambil handphone nya dari dalam tas lalu mengeceknya. " Oh iya, aku juga nggak ada sinyal. " kata Nadia.


Patss..


Tiba-tiba lampu gudang mati.


" Akhh.. " teriak Nadia. Jay langsung berdiri mendekat pada Nadia.


" Nadia tenang. Aku disini. " jawab Jay mencoba menenangkan Nadia sambil mengusap bahu Nadia.


Seketika Nadia ingat kejadian saat ia mengunci Nathalie karena suruhan Siska. Saat itu malah Nath sendiri disini. Ia menyadari betapa sedihnya Nath saat itu. Tanpa sadar Nadia berpegangan pada lengan Jay lalu menceritakannya pada Jay hal yang sangat ia sesali saat itu.


" Udah nggak apa-apa. Justru dengan kejadian itu kalian jadi dekat kan? " kata Jay lagi. Nadia mengangguk mengiyakan perkataan Jay.


" Sebenernya aku sering memperhatikan kamu. Tapi aku baru berani mengatakan sekarang. Apa mungkin aku punya kesempatan dekat sama kamu? " tanya jay tiba-tiba pada Nadia sambil menyenderkan tubuhnya di dinding yang ada di belakangnya, membuat Nadia kaget sekaligus senang, karena Nadia sebenarnya punya perasaan yang sama pada Jay. " Kamu mau jadi pacarku? Eh... Ehmmm.. tapi aku ngga maksa kamu untuk jawab sekarang kok. Aku bisa menunggu. " kata Jay lagi sambil berdiri dengan benar karena gugup.

__ADS_1


bersambung..


################################


__ADS_2