Cinta Pertama Nathalie

Cinta Pertama Nathalie
ep. 74


__ADS_3

################################


Hemm.. acara kantor. Pasti nanti Nathalie ikut hadir di acara itu. Akhirnya aku bisa ketemu lagi dengannya. Aku akan berusaha mendekatinya.


Kata Andrew dalam hati menyemangari dirinya yang benar-benar menyukai Nathalie.


Keesokan harinya, Papa Nath dan Andrew kembali ke Jakarta. Hanya perjalanan beberapa jam, mereka sampai di Jakarta.


" Om Ferdi, biar saya antar pulang. Mobil saya kan di parkir di sini. " kata Andrew menawarkan diri mengantar Papa Nath pulang.


" Tidak perlu, om akan pulang naik taxi. Kamu pulang dan beristirahatlah. Besok kita akan meeting dan mengadakan pesta merayakan keberhasilan kita. " jelas papa Nath pada Andrew.


" Baiklah om. " jawab Andrew. " Ehmm.. apakah Nathalie.. ah maksud saya apakah keluarga om semua akan ikut hadir dalam pesta nanti om? " tanya Andrew gugup.


" Tentu saja. " jawab papa Nath. " Ok. Om pulang ya. " kata papa Nath lagi kemudian berjalan ke lobby untuk mencari taxi.


Andrew merasa senang, karena ia akan benar-benar bertemu dengan Nath. Setelah melamun sesaat, ia berjalan ke arah basement untuk mengambil mobilnya yang diparkir disana.


Sesampainya di rumah, papa Nath disambut oleh Nath dan mama.


" Yey.. papa pulang. " teriak Nath melihat papa nya memasuki teras rumah.


" Lho.. papa kok nggak kabarin kami kalau pulang. Kan bisa mama sama Nath jemput ke bandara. Dan bukannya papa baru pulang besok ya? " tanya mama Nath.

__ADS_1


" Nggak apa-apa sayang. Memang harusnya besok, tapi pekerjaan sudah selesai. Dan papa merasa lebih baik di rumah. Oleh karena itu papa langsung memutuskan untuk pulang. " kata papa.


Mama dan Nath tertawa.


" Bilang aja kalau papa rindu sama mama. " ledek Nath.


Papa mencubit hidung Nath " Kamu ini bisa saja, tuh papa bawakan kamu oleh-oleh. " kata papa lagi.


Nath terlihat senang begitu papa bilang membawakan oleh-oleh untuknya. Nath segera membuka koper yang papa bawa. Mama dan Papa tertawa melihat Nath yang masih bertingkah seperti anak kecil.


" Mandi dulu pa, terus istirahat. Sudah makan belum? " tanya mama khawatir.


" Belum. Papa mandi dulu deh. " jawab papa.


" Oh ya sayang, Andrew tadi titip salam untukmu. " kata papa lagi pada Nath yang sibuk mengacak-acak isi koper papa yang berisi oleh-oleh.


" Ya pa, salam balik untuknya. " jawab Nath asal.


Tak lama Dhika datang ke rumah Nath setelah ia pulang kerja. Sementara Nath masih di kamar sehabis mandi.


Tuttt... Tuttt.


( handphone Nath berbunyi )

__ADS_1


Nath : Hai..


Dhika : Hai sayangku.. kamu lagi ngapain?


Nath : Aku di kamar lagi tiduran aja. Kamu udah pulang kerja?


Dhika : Aku kangen kamu.


Nath : Ya sayang.. aku juga..


Dhika : Kalau gitu kamu keluar ya, aku didepan rumah kamu.


Nath terkejut mendengar jawaban Dhika kalau ia ada di depan rumah. Nat cepat-cepat berlari ke luar, dan ternyata benar Dhika ada teras rumahnya. Nath berlari ke arah Dhika lalu memeluknya. Dhika terkejut dan tentu saja senang.


" Apa kamu sangat sibuk sayang? " tanya Nath manja.


" Maaf sayang, karena ada proyek baru papa juga beberapa kali ke Bali. Dan ada beberapa proyek juga yang lain. Kalau papa tidak jalan, biasanya aku yang disuruh maju. Tapi kalau papa yang datang, berarti aku meng handle pekerjaan papa aku. Maafin aku ya Dan tentu saja aku kangen banget sama kamu. " jawab Dhika memeluk erat Nath.


Tak lama Nath melepaskan pelukannya dari Dhika. Lalu mengajak Dhika duduk di teras. Mereka ngobrol-ngobrol karena sebulan lebih mereka tidak bertemu. Hanya lewat telepon atau video call.


bersambung..


################################

__ADS_1


__ADS_2