
################################
Ahhh.. Kayaknya butuh liburan dulu nih
Kata Nath dalam hati. Lalu ia menelepon Reno dan berbicara padanya kalau Nath mau main kesana, dan Reno menyetujuinya. Lalu Nath meminta Reno supaya ijin ke mama mereka. Nath menghampiri mama nya, dan memberikan telepon dari Reno ke mamanya. Akhirnya mama mengijinkan Nath kesana menggunakan travel. Kurang lebih 2 jam akhirnya Nath sampai di tempat tinggal kakaknya, Reno.
" Kakak.. aku kangen." kata Nath sambil memeluk kakaknya.
" Kakak juga kangen de. " jawab Reno. Reno mengajak Nath masuk dan menyuruh Nath mandi lalu makan.Mereka memesan makanan via aplikasi online.
Sambil makan, Reno mulai bertanya pada Nath.
" Jadi kenapa lagi kamu sama Dhika de? " tanya Reno tepat sasaran. Nath yang sedang minum langsung tersedak. " Kayaknya tebakan kakak tepat sasaran. " kata Reno lagi sambil tertawa.
Kemudian Nath menceritakan kejadian yang ia alami kepada kakaknya.
" Yaudah nggak usah dipikirin dulu, kamu istirahat aja sana. Kakak mau beli pulsa dulu ke depan. " kata Reno lagi kepada Nath.
Reno hanya beralasan mau membeli pulsa, sebenarnya ia menghubungi Dhika untuk menanyakan ceritanya dari versi Dhika.
" Ka, apa kabar? " tanya Reno.
" Baik ka, cuma agak lagi nggak enak badan aja. " jawab Dhika.
__ADS_1
" Nath di tempat gue sekarang, di bandung. " kata Reno.
" Hah?? Serius kak? " tanya Dhika kaget.
" Iya. Serius. Makanya sebenarnya kalian ada masalah apa? " tanya Reno.
Lalu Dhika menceritakan kesalahpahaman yang terjadi hingga rencana Dhika mengajak Nath menemui orang tuanya, karena permintaan orang tuanya.
" Oh gitu. Jadi Nath keburu salah paham ya. " kata Reno.
" Kak, boleh saya jemput Nath besok? tapi rahasiain dari Nath ya kak. " tanya Dhika.
" Boleh, kebetulan gue bingung kalau gue kerja nih anak sama siapa? Masa sendirian. " kata Reno. Dhika tertawa, lalu mengucapkan terima kasih pada Reno.
" Dhik, Nath nggak masuk lho. Kemana dia? " tanya Kevin pada Dhika.
" Ada ditempat kakaknya dia. " jawab Dhika.
" Oh gitu, kalian belum baikan? " tanya Nadia ingin tau.
" Iya belum, tapi gue nanti nyusulin Nath kesana. Jangan ada yang bilang sama Nath ya. " Kata Dhika lagi.
" Siappp. " jawab Kevin dan Nadia.
__ADS_1
" Lo yakin mau ke sana? Lo aja sakit. Badan lo udah kayak kompor abis masak buat hajatan tau. " kata Jay.
" Nggak. Gue kuat. " jawab Dhika.
" Dasar BUCIN. " kata Anton lagi.
Hari itu Dhika pulang kuliah sekitar jam 4 sore. Lalu ia pergi bersama Jay ke Bandung, menyusul Nath setelah Kak Reno kemarin memberikan share location padanya. Mereka pergi dengan mobil Jay, karena mobil Jay lebih besar ukurannya. Jay yang membawa mobil karena Dhika sedang tidak enak badan.
Di jalan Dhika mencoba mengirim pesan pada Nath.
Dhika : Sayang, kamu masih marah sama aku ya? maafin aku ya sayang. Aku rindu sama kamu.
Tak lama Nath membalas pesan Dhika.
Nath : Aku udah nggak marah kok, maaf ya sayang aku juga nggak mau dengar alasan kamu dulu.
Dhika sangat senang karena Nath sudah tidak marah lagi. Tapi dia harus menahannya hingga ia sampai disana.
" Yes, Nath sudah nggak marah lagi. Cepat Jay kita harus cepat sampai disana. " kata Dhika pada Jay
" Siap bosku, mahal nih bayarannya. " kata Jay meledek.
Jay sangat senang karena Dhika sekarang sangat bahagia.
__ADS_1
Sebagai teman dari semenjak SMA, Jay tau kalau pacar Dhika sebelum-sebelumnya sering kali memanfaatkan Dhika karena ia dari keluarga berada. Tapi sekarang bersama Nathalie, Jay melihat kalau mereka berdua sama-sama tulus mencintai. Dan sebagai sahabat ia turut bahagia.