Cinta Pertama Nathalie

Cinta Pertama Nathalie
ep. 71


__ADS_3

################################


Mereka semua tertawa karena pertemuan keluarga itu terlihat berjalan lancar.


" Iya pak Radja, pantas saja Dhika terlihat begitu pintar, berani, bertanggung jawab, dan sopan. " jawab papa Nath menyanjung Dhika.


" Om bisa saja. " jawab Dhika tersenyum.


" Iya Pak Ferdi, jangan terlalu menyanjung Dhika. Nathalie juga sangat pintar, sopan dan sangat cantik. Makanya Dhika sangat mencintai Nath sepertinya. " kata papa Dhika.


" Karena baru kali ini dia berani ajak pacar ke rumah dan mengenalkan pada orang tuanya. " timpal mama Dhika yang membuat Dhika dan Nath malu.


Mereka semua tertawa mendengar jawaban dari mama dan papa Dhika.


" Bener lho, Dhika ini kalau kesini saya sering ajak main catur. " kata papa Nath lagi.


Mereka berbincang-bincang lalu tak lama Bi Inah keluar membawa minuman dan kue-kue. Lalu mama Nath mempersilahkan keluarga Dhika untuk menikmati camilan dulu.

__ADS_1


" Jadi begini Pak Ferdi, kedatangan kami kemari untuk membahas soal lamaran. Apakah bapak menerima kalau Dhika akan melamar Nathalie? " tanya papa Dhika memastikan.


" Ya kemarin Dhika sudah secara langsung tanya ke saya, dan saya sangat bahagia karena Dhika benar-benar bertanggung jawab dan melindungi Nath. Tentu saja saya setuju kalau Dhika akan melamar Nath. " jawab papa Nath.


Mereka semua mengucap syukur mendengar berita bahagia ini.


" Nah untuk acara lamarannya bagaimana Pak Ferdi? Untuk semua acara pesta tentu urusan kami, tapi mengenai tanggal dan waktu bagaimana ya? Mengingat kita juga ada urusan bisnis di Bali? " tanya papa Nath.


" Ya.. ya.. itu juga sedang saya pikirkan. Karena perkiraan 1bulan lebih saya harus pantau dulu disana. Kemungkinan 2 bulan ke depan baru bisa melaksanakan acara lamaran. Bagaimana Pak Radja? " tanya papa Nath meminta persetujuan.


" Saya nggak masalah Ferdi. Tanggalnya nanti tinggal kita bicarakan. Mengingat ini untuk kebaikan perusahaan dan juga kebahagiaan anak-anak kita. Bagaimana Dhika dan Nathalie? " tanya papa Dhika.


" Kalau begitu mari kita makan siang dulu, kami sudah menyiapkan hidangan dan mudah-mudahan keluarga Dhika akan memyukainya. " ajak mama Nath.


Lalu papa Nath mengajak papa Dhika ke ruang makan, begitu juga mana nath beserta mama Dhika. Tinggallah Reno, Dhika dan Nath.


" Dhik, yuk makan. " ajak Reno pada Dhika.

__ADS_1


" Iya kak, kakak duluan aja. Dhika masih mau ngobrol sama Nath. " jawab Dhika sambil tersenyum ke arah Nath.


Reno memberi isyarat kalau ia mengerti. Lalu ia ikut menuju ruang makan dan ikut berbincang-bincang bersama keluarga Dhika.


Sementara Dhika dan Nath,


" Kamu kok nggak makan? " tanya Nath.


" Nggak, aku nanti saja. Biar para orang tua dulu yang makan. " jawab Dhika sambil mendekat ke arah Nath. Dhika menggandeng Nath, lalu mengajak Nath ke arah teras san duduk di sana. " Kamu tau, kamu cantik banget hari ini. " kata Dhika lagi yang langsung membuat Nath malu.


" Kamu makin pinter ngegombal sih sayang. " jawab Nath.


Dhika tertawa " Kamu ini, mana pernah aku ngegombalin kamu, semua yang aku bilang ke kamu itu jujur dari hati. Semua yang aku lakuin ke kamu itu tulus sayang. " jawab Dhika lagi.


Nath terdiam, memang benar yang Dhika katakan. Karena di depan orang lain atau teman-temannya, Dhika tidak pernah sekalipun merayu atau mengeluarkan kata-kata gombal untuknya.


bersambung..

__ADS_1


################################


__ADS_2