Cinta Pertama Nathalie

Cinta Pertama Nathalie
ep. 77


__ADS_3

################################


Dhika mulai mencium dan mengulum bibir Nath. Sangat lembut dan terasa hangat, tetapi semakin lama semakin menuntut.


Nath awalnya gelagapan mendapatkan ciuman yang begitu panas dari Dhika. Lama-lama Nath mengimbangi ciumannya.


Dhika mengulum dan menggigit bibir Nath agar Nath membuka mulutnya.


" Ehm.. ah.. " desah Nath.


Lalu Dhika memasukkan lidahnya, menyusuri mulut Nath. Menghisap dan mencecap bibir Nath agar Nath menjulurkan lidahnya. Dhika menghisap lidah Nath sehingga Nath melingkarkan tangannya pada leher Dhika karena Nath merasa begitu panas dan lemas.


Akhirnya Dhika melepaskan ciuman panasnya dan menatap mata Nathalie sebentar.


Nafas mereka berdua terdengar tidak beraturan.


Kemudian ia kembali mencium Nath di bagian leher, membuat tubuh Nath bergetar karena geli dan juga panas. Ciumannya naik ke telinga, Dhika menggigit kecil telinga Nath membuatnya kembali mendesah karena itu adalah titik sensitif Nath.


" Akhh.. " desah Nath lagi sambil menjambak rambut Dhika karena sangat geli.


Dhika kembali pada leher jenjang Nath. Ia menciumi leher Nath di bagian bawah telinga. Terus turun hingga mencium pundak Nath dan menghisap kuat disana dan berhasil membuat tanda merah di pundak Nath.


Dhika melepas ciumannya, melihat ke arah Nathalie. Mata Nath masih terpejam dan tangannya masih mencengkram erat pundak Dhika.

__ADS_1


" Maaf sayang. " kata Dhika sambil mencium kening Nath.


Nath langsung membuka mata, melihat ke arah kekasihnya yang ternyata sedang memandanginya.


" Aku cinta kamu, jangan cemburu lagi ya sayang. " kata Nath sambil langsung memeluk Dhika. Dhika mencium pucuk kepala Nath.


Dalam pelukan Dhika, Nath memukul perlahan ke dada Dhika yang bidang. " Lain kali jangan mencium aku seperti ini di tempat umum. " kata Nath.


" Maafkan aku sayang, aku janji. " jawab Dhika yang sudah bisa tertawa kecil.


Akhirnya Dhika sudah tidak terbawa perasaan cemburu lagi.


Sebelum pergi dari tempat itu, Dhika memeriksa tubuh Nath yang ia berikan tanda merah, karena Dhika takut terlihat oleh orang lain. Tapi untungnya masih tertutup oleh bajunya Nath.


Mereka berdua menghampiri papa dan mama Nathalie yang sedang berkumpul bersama rekan bisnis lain.


" Sayang, kamu sama Dhika? Mama pikir kamu kemana. " kata mama Nath. Nath tersenyum


" Iya tante. " jawab Dhika nggak enak.


" Yaudah kalau sama Dhika mah, takut bosan kalau Nath hanya sendirian. " kata mama lagi.


" Lho.. ini kan putra Pak Radja dari perusahaan Radja Group. " kata salah satu rekan bisnis papa Nath.

__ADS_1


" Iya, ini Dhika putra tunggal Pak Radja. " jelas Papa Nath.


" Jadi Nathalie sudah punya pasangan sendiri ya? " tanya teman papa tadi.


" Ya om, kami akan segera melangsungkan acara lamaran. " jawab Dhika cepat.


" Wah.. anak sekarang sungguh sangat bersemangat. Saya suka. " timpal rekan bisnis papa Nath yang lain.


" Waduh, padahal tadinya om berencana untuk melamar Nath untuk anak om. " kata satu orang lagi.


" Wah. Kalau itu tidak mungkin bisa. Karena anak saya sangat menjaga yang sudah jadi miliknya. " tiba-tiba Papa Dhika datang lalu merangkul Dhika. Papa dan Mama Dhika menghampiri mereka yang sedang mengobrol.


Sontak mereka semua tertawa.


" Acara lamaran mereka sebentar lagi, tentu saja rekan bisnis dari Radja Group akan diundang. " lanjut Papa Dhika.


" Kalau begitu kami tunggu undangan lamarannya Pak Radja. " sambung salah satu orang tadi.


Mereka semua tertawa.


Sedang asik saling mengobrol, Dhika pamitan pada orang tuanya, begitu juga dengan Nath. Karena mereka berdua punya acara sendiri.


bersambung..

__ADS_1


################################


__ADS_2