
################################
Selesai makan malam, waktu masih menunjukkan pukul 7 malam. Para mahasiswa diperbolehkan jalan-jalan dengan syarat harus kembali ke kamar masing-masing sebelum jam 11 malam.
Nath dan Kevin sedang duduk di lobby hotel sambil ngobrol.
" Kamu sekamar dengan Nadia ya Nath? " tanya Kevin pada Nath.
" Iya.. " jawab Nath singkat.
" Belakangan ini kamu jadi dekat dengan Nadia, apa Nadia baik padamu Nath? " tanya Kevin lagi yang jelas makin membuat Nathalie penasaran.
" Ya, dia baik padaku Vin. Ada apa memangnya? " tanya Nath balik pada Kevin.
Belum sempat Kevin menjawab pertanyaan Nath, tiba-tiba Jay dan Anton datang menghampiri Nath.
" Nath.. Nath.. Ayo ikut kita. " kata Anton pada Nath.
" Kenapa?? Ada apa memangnya? " tanya Nath lagi bingung.
" Nath, Dhika hampir tenggelam di laut. " Kata Jay sambil menarik tangan Nath.
Nathalie langsung lari mendengar berita dari Anton dan Jay tanpa berpikir panjang. Nath terus mengikuti Anton dan Jay ke arah pantai. Kevin mengikuti Nath yang berlari dari belakang. Nadia melihat mereka panik juga ikut berlari mengikuti mereka.
__ADS_1
" Sebelah sana Nath " kata Jay menunjuk ke arah di balik batu yang sangat besar yang berada di pinggir pantai.
Nath berlari duluan ke balik batu besar itu sambil msnangis. Nath sangat ketakutan kalau ternyata memang benar Dhika tenggelam, karena ia sendiri tidak bisa berenang.
Saat berlari ke balik batu besar, Nath sangat terkejut ketika melihat Dhika sedang memegang sebuket bunga mawar berwarna merah dan putih yang dihias dengan pita-pita berwarna pink. Dhika berdiri di kelilingi oleh lilin-lilin kecil yang membentuk hati.
" Selamat ulang tahun sayang. " kata Dhika kepada Nath.
Nath menangis sekencang-kencangnya. Entah ia terharu atau karena tadi ketakutan.
" Lho kok kamu malah tambah nangis sih sayang? " tanya Dhika bingung.
" Sorry.. sorry bro.. gue tadi bilang lo tenggelam. Dia panik banget. Habis gue bingung cari alesan supaya dia mau ikut kita. " jawab Jay sambil tertawa kecil.
" Maaf ya sayang udah buat kamu takut, dan selamat ulang tahun pacarku. " kata Dhika sambil mencium kening Nath dan menghapus air matanya. Kevin melihat kejadian itu perlahan-lahan pergi meninggalkan mereka.
" Ini bunga kesukaan kamu. " kata Dhika lagi sambil memberikan bunga yang daritadi ia pegang. Nath menerima bunga itu, lalu memeluk tubuh Dhika sangat erat.
" Terima kasih. " jawab Nath.
Lalu Anton datang membawa kue ulang tahun yang entah disiapkan dimana oleh mereka.
Dhika, Anton, Jay dan Nadia menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Nathalie.
__ADS_1
" Lo teman Nath? " tanya Jay kepada Nadia. Lalu Nadia mengangguk, kemudian Anton dan Jay mengajak Nadia pergi.
Anton dan Jay sengaja memberikan waktu untuk Dhika dan Nathalie berduaan saja.
Dhika dan Nath duduk berdua mengahadap ke laut, menikmati indahnya pemandangan laut di malam hari dan juga angin yang begitu kencang membuat mereka duduk berdekatan agar merasa lebih hangat.
" Kalian jahat, kakiku sampai lemas karena terus berlari. Perasaanku juga jadi campur-campur dengar kamu tenggelam. " kata Nath dengan nada agak kesal karena dibohongi. Dhika tertawa melihat ekspresi Nath, lalu ia memeluk tubuh Nath yang agak ngambek.
" Tapi Kamu kok bisa tau kalau hari ini aku ulang tahun? " tanya Nath heran.
" Aku tau dari mama kamu, dan semalam bahkan kak Reno ingetin aku lagi, ia pikir aku tidak tau tanggal ulang tahun kamu. " jelas dhika lada Nath
" Ahh si Kak Reno malah ngingetin ke kamu, padahal semalam udah aku bilangin supaya nggak bilang ke kamu, jadi kamu tidak tau. " gerutu Nath.
" Percuma sayang, aku kan tau dari mama kamu duluan. Jadi langsung aku simpen di tanggalan handphone deh. " kata Dhika lagi meledek.
Nath tertawa, ia sangat bahagia sekali. " Nath, tutup mata kamu. " kata Dhika lagi menyuruh Nath untuk menutup matanya. Nath mengikuti perintah Dhika.
Lalu tiba-tiba Dhika mengeluarkan sebuah kotak berukuran kecil dari kantong jaketnya
bersambung..
################################
__ADS_1