Cinta Pertama Nathalie

Cinta Pertama Nathalie
ep. 40


__ADS_3

Npte : bonus up 1 bab buat kalian. Selamat membaca


################################


Keesokan paginya Nath bangun langsung mandi, lalu menyusul papa dan mama yang sudah siap di meja makan.


" Pagi pa.. pagi ma.. " kata Nath sambil duduk di bangku biasa tempat ia duduk di meja makan.


" Pagi sayang. " jawab papa.


" Mama masak nasi goreng seafood kesukaan kamu dan papa lho. " kata mama membangkitkan selera makan anaknya.


" Bi, tolong ambilin nasi goreng buat Nath ya. " pinta mama ke Bi Inah.


" Iya bu. " jawab bi Inah. Tak lama Bi Inah kembali membawakan nasi goreng seafood untuk Nath. " Ini Non Nathalie nasi gorengnya. Dimakan dihabisin non, nanti bibi yang habisin kalau non nggak habisin. " ledek Bi Inah.


" Bisa aja bibi, nanti bibi gemuk kayak dorae*** mau? " jawab Nath cekikikan meledek Bi Inah.


" Hemmm.. " kata Nath sambil mencium aroma makanan kesukaannya.


" Dhika katanya sakit de? " tanya papa.


" iya pa. Kemarin badannya panas banget" jawab Nath pada papanya sbil menyuapkan sendok ke dalam mulutnya.

__ADS_1


" Tuh kan. Kamu sih de, dia jadi sakit. " kata papa menimpali sambil cekikikan.


" papa ihhh.. masa karena Nath. " jawab Nath agak mengambek. Papa dan mama tertawa.


" Mama udah bilangin supaya Nath anter sup ayam buat Dhika. Boleh kan pa? " tanya mama pada suaminya.


" Iya boleh, bawain buah juga ma buat Dhika, nanti kalau Dhika nggak sembuh-sembuh nggak ada lawan papa main catur lagi. Papa main catur sama siapa dong? " kata papa lagi langsung mengundang tawa Nath dan mama.


" Oh ya de, kamu hari ini kuliah berangkat jam berapa? " tanya mama Nath.


" Aku ada kuliah jam 1 doang ma sampai jam 3. Nanti aku langsung berangkat sekalian habis antar sup ke rumah Dhika kali ya. " kata Nath lagi.


" Oh yaudah sayang. " jawab mama.


Tak lama papa berangkat bekerja.


Setelah beberapa jam pekerjaan mereka selesai, lalu mama segera menyuruh Nath mengantar sup nya selagi masih panas dan membawakan beberapa macam buah.


Sebelum bersiap-siap Nath menelpon Dhika terlebih dahulu.


Tuuuttt.. Tuuttt..


" Sayang, kamu masih panas badannya? " tanya Nath pada Dhika.

__ADS_1


" Udah nggak terlalu kok sayang, lagian aku nggak apa-apa. " jawab Dhika.


" Aku mau kerumah kamu, tapi aku masih mau mandi dulu. Rumah kamu nomer berapa ya? " tanya Nath lagi


" Kamu mau kerumah aku? Ok. Nomer rumah aku 2*. Aku tunggu kamu ya sayang. " jawab Dhika.


Setelah telepon ditutup, Nath segera mandi dan berdandan seadanya lalu berangkat ke rumah Dhika membawa sup ayam buatan mama dan buah yang sudah disiapkan ke rumah Dhika yang masih satu komplek perumahan dengannya. Tak lupa Nath juga membawa tas kuliahnya karena ia langsung berangkat ke kampus.


Nath berjalan kaki ke rumah Dhika, karena bagi Nath jalan kaki itu sehat dan hanya jalan masih satu komplek terlalu ringan untuknya. Setelah 15 menitan akhirnya Nath sampai di blok tempat Dhika tinggal. Ia mulai mencari-cari nomer rumah Dhika.


Ehmmm.. harusnya sih disini rumahnya. Tapi kok besar amat ya rumahnya. Ini mah tiga rumah dijadiin satu ya.


kata Nath dalam hati begitu sampai di depan rumah Dhika yang terlihat sangat besar untuknya. Nath memang biasa berjalan dari gerbang depan komplek sampai blok rumahnya, tapi ia tidak pernah memperhatikan rumah-rumah orang disekitarnya.


" Cari siapa non? " tanya pak satpam yang berdiri di pintu pagar rumah Dhika.


" Ehmm.. Maaf permisi pak, apa ini rumahnya Dhika? " tanya Nath dengan sopan.


" Oh iya non. Ini Non Nathalie ya? " tanya pak satpam itu lagi.


" Iya pak. " jawab Nath yang agak bingung sampai pak satpamnya tau namanya.


" Ayo silahkan masuk non, sudah ditunggu didalam. " kata pak satpam sambil membawa Nath masuk ke dalam rumah keluarga Dhika.

__ADS_1


bersambung..


################################


__ADS_2