
################################
Pak satpam tadi membawa Nath ke ruang tengah milik keluarga Dhika. Nath yang merasa terkagum-kagum dengan segala kemewahan rumah beserta barang-barang yang ada disana hanya menunduk saja sambil berjalan mengikuti langkah kaki pak satpam. Memang Dhika pernah bilang kalau orang tuanya bekerja, papanya juga pemilik perusahaan, tapi Nath tidak menyangka kalau benar-benar semewah ini.
Sampai di ruang tengah Nath dipersilahkan duduk, kemudian seorang ibu cukup berumur menghampirinya.
" Non Nathalie tunggu sebentar ya, Dhika mungkin sedang mandi. Mau dibuatkan teh? " tanya ibu tersebut.
" Tidak usah bu, terima kasih. Jangan repot-repot. " jawab Nath dengan sopan.
" Kalau begitu ibu tinggal ya. Kalau ada apa-apa panggil aja saya. Saya Bu Asri, saya ada di luar ruangan ini non. " kata ibu itu lagi yang ternyata bernama Bu Asri. Nath hanya membalas perkataan Bu Asri dengan senyuman.
Lalu Bu Asri pergi, Nath jadi merasa canggung.
" Sayang, maaf ya aku tadi lagi mandi. " kata Dhika yang tiba-tiba datang menghampiri Nath yang tengah duduk di sofa.
__ADS_1
" Kamu udah sehat? " tanya Nath.
" Udah dong. " jawab Dhika cepat. Lalu Nath reflek memeriksa kening Dhika dengan tangannya.
" Masih agak panas tau. Bandel kamu ih. " kata Nath sambil mencubit lengan Dhika yang langsung membuat Dhika tertawa. " Oh ya, aku bawa sup ayam buatan mama untuk kamu. Tapiii.. " kata Nath lagi tapi ia ragu untuk memberikan sup ayam buatan mamanya tadi karena mungkin Dhika disini makan disajikan oleh koki yang berpengalaman dan masakan yang enak.
" Mana? Sini aku makan, aku belum sarapan tadi. " kata Dhika sambil membuka tempat yang Nath bawa. " Bu.. bisa minta tolong bawakan peralatan makan kesini? " kata Dhika pada Bu Asri. Bu Asri mengangguk lalu menyuruh salah satu asisten untuk mengambil barang permintaan Dhika.
" Kamu tuh masa nyuruh-nyuruh sih, kan bisa ambil sendiri. " kata Nath sedikit berbisik pada Dhika.
" Oh gitu. Terus mama papa kamu sekarang lagi kerja ya? " tanya Nath.
" Ada kok. " jawab Dhika cepat lalu sehabis itu tertawa terkekeh. " Boong deh. mereka lagi kerja. " kata Dhika lagi. Nath kesal dibohongi lalu menghujani lengan Dhika dengan cubitan. Dhika tertawa sambil menahan tangan Nath yang terus berusaha mencubit lengannya terus.
" Permisi den Dhika. Ini peralatan makan yang tadi diminta. " kata seorang asisten rumah tangga yang tiba-tiba datang membuat Nath menghentikan cubitannya pada Dhika.
__ADS_1
" Oh ya, terima kasih. " jawab Dhika. " Aku mau makan sup ayam buatan mama kamu dulu ya. " kata Dhika pada Nath sambil membuka tempat yang tadi Nath bawa. Lalu langsung memakannya, Nath senang melihat Dhika makan banyak.
" Buahnya dimakan juga ya. " kata Nath pada Dhika. Lalu nath menceritakan obrolan dengan papanya Nath tadi pagi soal papa yang menyuuruh membawakan buah untuk Dhika. Dhika jadi ikut tertawa mendengarnya.
Selesai makan, Dhika langsung gosok gigi sementara asisten rumah tangga nya membersihkan meja dan peralatan sehabis Dhika makan. Dan Nath masih duduk di ruang tamu sambil menunggu Dhika.
" Kita ke taman belakang yuk Nath. " kata Dhika tiba-tiba memecah lamunan Nath. Lalu Dhika menggandeng tangan Nath menuju taman belakang rumah Dhika.
Pemandangannya indah banget. Banyak bunga juga yang mekar.
kata Nath dalam hati begitu sampai di taman belakang rumah Dhika.
bersambung..
################################
__ADS_1