
################################
Lalu Nathalie pergi menemui Andrew. Andrew terlihat berpakaian kerja rapi.
" Andrew.. " sapa Nathalie.
" Nath, kebetulan ketemu kamu. " kata Andrew. " Ayo ikut aku. " kata Andrew lagi sambil menarik tangan Nath
Nath terlihat sedikit menepis tangan Andrew.
" Tunggu dulu, kamu mau ajak aku kemana? " tanya Nath bingung.
" Kamu harus lihat sendiri Nath, Dhika tunangan kamu dekat dengan cewek lain. " kata Andrew.
" Nggak.. nggak mungkin. " jawab Nath.
" Kamu nggak percaya? nih aku punya foto. Ada yang kirimin aku foto mereka. " kata Andrew sambil menunjukkan foto Dhika bersama dengan seorang perempuan di cafe.
" Menurutku ini foto biasa, mungkin memang mereka terlibat dalam satu bisnis. " jawab Nath masih merasa kalau foto itu wajar.
" Makanya kamu ikut aku sekarang. Hari ini mereka bertemu lagi, biar kamu buktikan sendiri. " jawab Andrew.
__ADS_1
Setelah berpikir panjang akhirnya Nath ikut dengan Andrew. Sepanjang jalan Nath juga tidak banyak bicara karena ia terus berpikir apakah benar Dhika yang sangat ia cintai telah menduakannya.
Akhirnya Andrew mengajak Nath berhenti ke salah satu cafe di dekat kantor Dhika.
Andrew sibuk dengan handphone nya sementara Nath masih menunggu Dhika, karena Nath sendiri memang melihat mobil Dhika terparkir di parkiran cafe itu. Pikiran Nath kacau saat itu, ia yang awalnya tenang dan sangat percaya jadi berpikir banyak macam.
Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya Dhika keluar dari cafe. Ya benar kata Andrew kalau Dhika keluar dengan seorang cewek cantik dan sexy dengan pakaian kerjanya yang wajahnya sama persis dengan cewek yang tadi Andrew tunjukkan.
Nath keluar dari mobil Andrew, mencoba agak lebih dekat dengan posisi Dhika dan cewek itu berada. Nath masih mencoba berpikir sejernih mungkin kalau memang mereka tidak ada hubungan apa-apa, sampai tiba-tiba cewek itu merangkul leher Dhika, dan Dhika terlihat memegang tubuh cewek itu. Nath merasa sedih dan hancur melihat pemandangan itu.
Nath segera berlari menghindari Dhika dan cewek itu, tiba-tiba..
( suara klakson mobil)
Nath hampir saja tertabrak mobil. Karena suara klakson mobil itulah, Dhika jadi melihat kalau Nath ada disana. Dhika mencoba mengejar Nath.
" Nath.. " teriak Dhika.
Tapi Nath terus berlari sambil menangis.
Jangan-jangan Nath melihat kejadian saat Maudy mau jatuh dan aku menolongnya, Nath jadi salah paham.
__ADS_1
kata Dhika dalam hati.
Dhika mengejar Nath lalu menangkap tangan Nath supaya Nath berhenti. Dhika melihat mata Nath yang masih ada air matanya. Hati Dhika serasa hancur melihat kekasihnya menangis, terlihat dari mata Nath kalau Nath saat itu sangat sedih.
Dhika memegang kedua pundak Nath, memaksa Nath agar ia melihat ke arah Dhika.
Nath melihat mata Dhika dengan tatapan yang sangat sedih.
" Jangan ganggu aku lagi. " kata Nath sambil menepis tangan Dhika, lalu Nath pergi meninggalkan Dhika.
Dhika merasa sangat terpukul dengan apa yang baru saja terjadi. Ia mengira-ngira apa yang sebenarnya terjadi. Ia mencari Maudy, berharap Maudy masih disana dan bisa membantu menjelaskan pada Nath. Tapi ternyata Maudy sudah tidak ada di depan cafe. Lalu timbul banyak pertanyaan di kepala Dhika.
Kenapa Nath bisa ke cafe itu?
Siapa yang memberi tau Nath? Siapa yang menghasut Nath? lalu apa tujuannya?
Dhika mencoba menenangkan pikiran, dan kembali ke mobilnya untuk kembali ke kantor. Di perjalanan saat kembali ke kantor, Dhika menelpon Jay sahabatnya.
bersambung..
################################
__ADS_1